Lompat ke isi

Daun kacang: Perbedaan antara revisi

3 bita dihapus ,  8 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Tag: BP2014
Tidak ada ringkasan suntingan
'''Lembayung''' merupakanadalah nama lain dari daun [[Kacang Panjang]] yang sering dimanfaatkan sebagai bahan sayur yang lezat untuk dimakan dan banyak diminati. <ref name="daunka">{{cite book|title=Cerdas Memilih Sayuran|author=Lanny Lingga|publisher=AgroMedia Pustaka|isbn=979-006-306-7|location=Jakarta}}</ref> Daun ini memiliki tekstur yang kasar sehingga yang sebaiknya dikonsumsi sebagai sayuran [[hijau]] adalah daun yang masih muda.<ref name="lembayung">{{cite book|title=Budi Daya Kacang Panjang|author=Asripah|publisher=AZKA Press|isbn=978-979-1211-37-6}}</ref> Lembayung sangat rentan rusak akibat serangan hama diantaranya ulat grayak ''[[Spodoptera litura F.]]'', kutu putih ''[[Aleurodicus dispersus Russell]]'', kutu daun ''[[Myzus persicae]]'', kepik ''[[Anoplocnemis phasiana]]'', ngengat ''[[Plusia chalcites]]'' dan ulat penggulung daun ''[[Lamprosema indicata Fabbricus]]''. <ref name="hama">{{cite book|title=Benih Kacang Panjang|author=Setijo Pitojo|publisher=Kanisius|location=Yogyakarta|year=2006|isbn=979-21-1058-5}}</ref> Telur Ulat Grayak terletak di bagian bawah daun, berkelompok yang terdiri dari 30-700 telur per kelompok ditutupi bulu halus berwara dokelat muda, dan membutuhkan waktu 3 hari untuk menetas kemudian larva akan memakan lapisan [[epidermis]]/ kulit luar daun.<ref name="hama">{{cite book|title=Benih Kacang Panjang|author=Setijo Pitojo|publisher=Kanisius|location=Yogyakarta|year=2006|isbn=979-21-1058-5}}</ref> Induk betina dari kutu putih meletakkan telur-telurnya di bawah permukaan daun dalam bentuk lingkaran seperti spiral dan tertutupi lapisan lilin, setelah menetas kutu putih akan menyesap cairan daun. <ref name="hama">{{cite book|title=Benih Kacang Panjang|author=Setijo Pitojo|publisher=Kanisius|location=Yogyakarta|year=2006|isbn=979-21-1058-5}}</ref> Kutu daun sering dikenal dengan [[aphis]] dapat menyebabkan tepi daun melengkung ke arah bawah, daun mengeriting dan terdapat bercak klorosis. <ref name="hama">{{cite book|title=Benih Kacang Panjang|author=Setijo Pitojo|publisher=Kanisius|location=Yogyakarta|year=2006|isbn=979-21-1058-5}}</ref> Aphis merupakan [[vektor]] (strain) bagi 150 strain virus tanaman. <ref name="hama">{{cite book|title=Benih Kacang Panjang|author=Setijo Pitojo|publisher=Kanisius|location=Yogyakarta|year=2006|isbn=979-21-1058-5}}</ref> Kepik aktif memangsa jaringan daun muda setelah tumbuh dewasa. <ref name="hama">{{cite book|title=Benih Kacang Panjang|author=Setijo Pitojo|publisher=Kanisius|location=Yogyakarta|year=2006|isbn=979-21-1058-5}}</ref> Ngengat ''Plusia chalcites'' meletakkan [[telur]]-telurnya yang berjumlah sekitar 50 butir di bawah permukaan daun, telur berwarna putih dan berubah kekuningan sebelum menetas, setelah menetas larva muda menyerang daun hingga menyebabkan timbulnya bercak-bercak putih pada daun dan hanya tersisa epidermis dan tulang daun, [[larva]] [[dewasa]] hanya menyisakan tulang daun dan pada serangan tingkat lanjut, dapat menurunkan [[produksi]] kacang panjang. <ref name="hama">{{cite book|title=Benih Kacang Panjang|author=Setijo Pitojo|publisher=Kanisius|location=Yogyakarta|year=2006|isbn=979-21-1058-5}}</ref> Ulat penggulung daun biasanya menggulung daun yang masih muda untuk dijadikan tempat tinggal dan sumber makanan. <ref name="hama">{{cite book|title=Benih Kacang Panjang|author=Setijo Pitojo|publisher=Kanisius|location=Yogyakarta|year=2006|isbn=979-21-1058-5}}</ref>
 
==Pengolahan==
1.515

suntingan