Lompat ke isi

Yakuza: Perbedaan antara revisi

1 bita ditambahkan ,  11 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (-diantara +di antara)
Tidak ada ringkasan suntingan
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-diantara +di antara))
Kaum Bakuto (penjudi), punya sejarah yang unik. Awalnya mereka disewa oleh [[Shogun]] untuk berjudi melawan para pegawai konstruksi dan irigasi. Tindakan ini dilakukan agar gaji para pegawai konstruksi dan irigasi habis di meja judi dan tenaga mereka bisa disewa dengan harga murah.
 
Jenis judi yang biasa dilakukan adalah menggunakan kartu ''Hanafuda'' dengan sistem permainan mirip ''[[Black Jack]]''. Tiga kartu dibagikan dan bila angka kartu dijumlahkan, maka angka terakhir menunjukkan siapa pemenang, diantaradi antara sekian banyak ''kartu sial'' kartu berjumlah 20 adalah yang paling sering disumpahi orang, karena berakhiran nol. Salah satu konfigurasi kartu ini adalah kartu dengan nilai (8-9-3) yang dalam bahasa Jepang menjadi Ya-Ku-Za yang kemudian menjadi nama asal Yakuza.
 
Dari kaum Bakuto ini juga muncul tradisi menandai diri dengan [[tato]] disekujur badan (disebut ''irezumi'') dan ''yubitsume'' (potong jari) sebagai bentuk penyesalan ataupun sebagai hukuman. Awalnya hukuman ini bersifat simbolik, karena ruas atas jari kelingking yang dipotong membuat pemilik tangan menjadi lebih sulit memegang pedang dengan mantap. Hal ini menjadi simbol ketaatan terhadap pimpinan.
692.563

suntingan