Injeksi beton

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Injeksi beton adalah upaya untuk memperbaiki struktur beton dari konstruksi bangunan. Perbaikan telah dilakukan untuk mengembalikan fungsi dan kekuatan beton yang terkait erat dengan pekerjaan bocor dan kedap air. Dengan cara ini, konstruksi bangunan dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi mereka. Selain itu, kondisi ruangan yang sebelumnya bermasalah mungkin normal. Contohnya adalah area basement bangunan. Retak pada bagian atas beton tidak akan berisiko jatuhnya bagian tersebut.

Mekanisme tindakan ini adalah menyuntikkan cairan beton ke dalam retakan dengan bantuan injektor. Alat ini memiliki kekuatan 6 kg per meter persegi. Hasilnya adalah beton yang rusak asli dapat dikembalikan utuh.

Jenis[sunting | sunting sumber]

  • High Pressure Injection
    Merupakan metode injeksi beton menggunakan perangkat tekanan tinggi. Bahan yang digunakan adalah poliuretan (PU). Retak teknis ini adalah pilihan terbaik untuk memperbaiki struktur beton. Beton cair dapat memberikan hasil maksimal yang menembus celah terkecil.
  • Cement Admixture Injection
    Menggunakan bahan kimia tambahan, itu larut ke dalam bubur beton. Bahan kimia ini diberikan karena berbagai alasan. Salah satunya adalah zat yang sangat berguna untuk mengontrol durasi integrasi.
    Bahan tambahan seperti pekerja dapat memperlambat atau menambah waktu yang dibutuhkan untuk mencampur beton. Ada juga bahan yang bisa mengurangi jumlah air selama proses pengadukan. Kemampuan ini sangat berguna sehingga kemerosotan beton memiliki nilai yang lebih tinggi. Nilai resesi itu sendiri adalah indikator yang menunjukkan kekuatan dispersif beton. Ini adalah keuntungan dari metode injeksi campuran semen.
  • Cement Based Waterplug
    Sedangkan metode waterplug base cement adalah metode perbaikan beton menggunakan semen yang memiliki sifat tahan air. Dengan cara ini rongga beton dapat dipadatkan lagi dan mampu tahan terhadap air.

Langkah[sunting | sunting sumber]

Mengurangi kecelakaan kerja menjadi hal yang wajib dilakukan dalam sebuah proyek pembangunan. Personel atau para pekerja proyek harus memasang beton agar beton yang digunakan dalam proyek tahan lama sehingga dengan membuat batch beton ini, beton yang rusak akan menjadi normal. Namun, ketika memberikan suntikan pada beton, metode yang tepat harus diperhitungkan untuk menghindari risiko buruk yang bisa terjadi. Suntik injeksi pada beton ini sangat mudah dilakukan bagi mereka mereka yang ahli di bidangnya. Tetapi jika ada sedikit kesalahan dalam injeksi, kerusakan fatal akan sangat mudah terjadi. Jadi saat membuat suntikan ini, Anda harus memperhatikan metode yang benar. Bukan hanya kesalahan kecil dalam membangun rumah yang rusak parah. Sekarang, untuk injeksi beton ini, ada cara yang bisa dipertimbangkan. Berikut ini adalah tahap-tahap yang wajib diterapkan.

  1. Hacking/Pengikisan Pada Area Permukaan Beton. Hacking/Pengikisan Pada Area Permukaan Beton, Ini adalah langkah awal sebelum Anda memasuki fase injeksi. Karena itu, Anda perlu menembus pori-pori pada beton hingga Anda menemukan permukaan yang kokoh. Mengapa itu harus mencarii permukaan yang kokoh? Karena permukaan yang keras akan lebih mudah disuntikkan.
  2. Membersihkan Area beton. Setelah proses hacking pada permukaan beton selesai, Anda bisa membersihkan permukaan beton dari berbagai debu kotoran yang masih menempel di permukaan. Tujuan pembersihan ini bertujuan supaya kotoran tak mengganggu saat proses injeksi. Jika ada sedikit kekotoran, bisa dipastikan injeksi tidak akan maksimal. Oleh karena itu, ketika membersihkan kotoran, harus diperiksa secara menyeluruh hingga dibersihkan.
  3. Proses Pemasangan Beksiting Dan Pengecoran. Hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah menginstal backstocking dan casting. Tetapi sebelum melakukan metode ini, Anda harus membasahi beton dengan MV cicabond. Kemudian lakukan instalasi bekisting. Gunakan Seacragout 215 atau Penggunaan Betondong yang kualitasnya sama-sama baik sehingga pemasangannya tidak membutuhkan waktu yang lama dan lebih mudah.
  4. Khusus beton kecil Pemasangan menggunakan agregat 22 mm. Sikagrout 215 hanya dapat dilekatkan pada beton yang memiliki area luas. Jika beton memiliki area permukaan yang sempit dan kecil dan dapat menggunakan total 25 mm dengan kawat cakar ayam. Pasang kedua bahan ke area beton. Tutup dengan bekisting setelah dipasang. Pastikan untuk menyediakan selang grouting. Selang ini akan digunakan untuk memudahkan pemasangan beton. Untuk menyesuaikan bekisting, tambahkan celah bekisting menggunakan steker penyesuaian cepat. Resor berikutnya hampir sepanjang hari. Jika semua kara selesai, dan dapat menggunakan Cyclagot 215 untuk membuat suntikan. Untuk kapasitas tekanan dan tekanan dapat menambahkan sekitar 1-3 kali dan kemudian api beberapa menit. Terakhir, pastikan untuk menghapus selang nat dan biarkan semua bahan mengering pada hari berikutnya.