Hamdani

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Hamdani (birokrat))
Hamdani
Staf Ahli Mendagri, Hamdani.jpg
Penjabat Gubernur Sumatra Barat
Masa jabatan
18 Februari 2021 – 25 Februari 2021
PendahuluIrwan Prayitno
Alwis (Plh.)
PenggantiMahyeldi Ansharullah
Penjabat Gubernur Bali
Masa jabatan
29 Agustus 2018 – 5 September 2018
PendahuluI Made Mangku Pastika
PenggantiI Wayan Koster
Informasi pribadi
Lahir23 Februari 1962 (umur 60)
Painan, Pesisir Selatan, Sumatra Barat
KebangsaanIndonesia
Suami/istridr. Rose Dinda Martini, Sp.PD-KGer, FINASIM
Alma materUniversitas Andalas
Universitas Sriwijaya
Universitas Trisakti
PekerjaanAparatur sipil negara
ProfesiBirokrat

Dr. Hamdani, M.M., M.Si., Ak. (lahir 23 Februari 1962) adalah birokrat Indonesia yang menjabat Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Bidang Ekonomi dan Pembangunan.[1] Ia pernah ditunjuk menjadi Penjabat Gubernur Sumatra Barat (2020) dan Penjabat Gubernur Bali (2018).

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Hamdani menyelesaikan pendidikan Sarjana Akuntansi di Universitas Andalas (1987). Kemudian, ia meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Sriwijaya (1997) dan Magister Sains Akuntansi dari Universitas Andalas (2007). Pada 2019, ia meraih gelar Doktor Akuntansi dari Universitas Trisakti.[2]

Karier[sunting | sunting sumber]

Hamdani berkarier di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumatra Barat. Pada 2008, ia diangkat sebagai Staf Ahli Gubernur Sumatra Barat Bidang Ekonomi dan Keuangan. Ia bekerja di bawah tiga gubernur yaitu Gamawan Fauzi, Marlis Rahman, dan Irwan Prayitno. Pascagempa bumi Sumatra Barat 2009, Hamdani berperan besar dalam menata kembali data aset dan laporan keuangan yang banyak terkubur dan hilang.[3] Ketika itu Pemerintah Provinsi Sumatra Barat berhasil meraih penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).[4]

Pada 2010, ia diangkat sebagai Direktur Anggaran Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di bawah menteri Gamawan Fauzi. Kemudian, pada 2014 ia diangkat sebagai Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Bidang Ekonomi dan Keuangan. Pada 2015, jabatan itu berganti nama menjadi Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Bidang Ekonomi dan Pembangunan.[2]

Pada 2018, ia ditunjuk Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sebagai Penjabat Gubernur Bali.[5] Kemudian pada 2020, ia ditunjuk Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebagai Penjabat Gubernur Sumatra Barat.[6]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ https://www.kemendagri.go.id/page/read/27/staf-ahli-menteri
  2. ^ a b "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-02-25. Diakses tanggal 2021-02-25. 
  3. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-02-25. Diakses tanggal 2021-02-25. 
  4. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-02-25. Diakses tanggal 2021-02-25. 
  5. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-11-24. Diakses tanggal 2021-02-25. 
  6. ^ https://www.sumbarprov.go.id/home/news/20122-dr-hamdani-mm-m-si-ak-dilantik-sebagai-pj-gubernur-sumbar[pranala nonaktif permanen]