Etna

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Disambig gray.svg
Untuk kegunaan lain dari Etna, lihat Etna (disambiguasi).
Etna
Catania-Etna-Sicilia-Italy-Castielli CC0 HQ1.JPG
Etna pada tahun 2003
Ketinggian 3.350 m (10.990 kaki)
Lokasi
Letak Sisilia, Italia
Geologi
Jenis Stratovolcano

Gunung Etna (atau Aetna, dan dikenal secara lokal dengan nama Mongibello yang berarti gunung yang indah) adalah gunung berapi aktif di pesisir timur Sisilia, dekat Messina dan Catania, Italia. Ketika Gunung Etna meletus, memberikan pemandangan yang indah, seperti kembang api raksasa.

Etna adalah gunung berapi terbesar di Eropa, gunung paling terpendek dengan ketinggian sekitar 3.320 m dan keliling dasar sepanjang 140 km, membuatnya menjadi gunung tertinggi di Italia di selatan Alpen.

Etna mencakup wilayah seluas 1190 km². Ia adalah yang terbesar di antara gunung-gunung berapi di Italia. Tingginya tiga kali lebih besar dari pesaing terdekatnya, Vesuvius. Etna adalah salah satu gunung teraktif di dunia dan hampir selalu dalam keadaan meletus. Meski demikian, ia tidak dianggap sebagai terlalu berbahaya.

Ahli vulkanologi yang meneliti aktivitas Gunung Etna adalah Salvatore Caffo. Dia bekerja mengamati aktivitas gunung dari kantornya di Taman Nasional Gunung Etna.[1]. Caffo tumbuh besar di Kota Catania yang terletak 30 mil di bawah kawah Gunung Etna.

Kota Nicolosi hanya terletak 12 mil dibawah kawah. Kota ini dibangun lebih dari 800 tahun yang lalu, dan letusan Etna telah membuatnya hancur selama dua kali. Tidak hanya Nicolosi yang terkena dampak dari letusan Etna, ada lebih 20 kota kecil lainnya juga terletak di sekelilingnya. Salah satunya adalah kota Zafferana Etnea berjarak 8 mil dari Nicolosi, pada sisi tengggara Gunung Etna. Kota-kota lain yaitu Linguaglossa dan Randazzo.

Geologi[sunting | sunting sumber]

Gunung Etna terbentuk 600.000 tahun yang lalu, ketika piringan tektonik Afikan dan Eurasioan bertemu jauh di dalam permukaan bumi. Etna adalah serangkaian stratovolcano mempunyai empat kawah dengan dua di antaranya berperan sebagai kawah pusat. Keduanya adalah Bocca Nouva yang berada di posisi timur laut dan Voragine di bagian tenggara. Voragine merupakan kawah terbaru yang dibentuk pada letusan 1978.

Kerucut Pien del Lago adalah fitur baru dari Gunung Etna.

Sejarah erupsi[sunting | sunting sumber]

Letusan Etna telah didokumentasikan sejak 1.500 Sebelum Masehi Sejak itu, telah ada lebih dari 200 letusan, hampir tidak terdeteksi untuk bencana. Pada 122 Sebelum Masehi, erupsi letusan menutup sinar matahari selama beberapa hari dan memuntahkan begitu banyak abu ke Kota Catania. Bencana itu menghancurkan ratusan rumah. Akibat musibah itu, pemerintah Romawi membebaskan pajak warga selama 10 tahun dan mengalokasikan seluruh pengeluaran untuk rekonsiliasi bencana.

Erupsi 1669[sunting | sunting sumber]

Letusan paling kuat terjadi pada tahun 1669 dan merupakan letusan yang paling merusak. Semburan lava dari puncak mengalir mencapai laut lebih dari 16 km. Sebanyak 1.500 orang Catania meninggal dunia akibat gempa bumi yang berporos di bagian bawah. Selanjutnya, warga-warga lokal membuat parit-parit untuk mengalihkan “perhatian” lava supaya tidak mengarah ke kota. Namun sayangnya, lava justru mengarah ke kota lain yaitu Paterno, menyebabkan terjadi sedikit peperangan antar penduduk di dua kota tersebut. Saat itu pembangunan parit tidak selesai, dan membuat lava menerjang tembok kota dan meluluhlantakkan hampir separuh kota Catania.

Erupsi 1852[sunting | sunting sumber]

Letusan besar lainnya terjadi pada 1852, menghasilkan lebih dari 2 miliar kaki kubik lava dan 'menelan' lebih dari 3 mil persegi dasar gunung berapi. [2]

Erupsi 1979[sunting | sunting sumber]

Sementara letusan terpanjang dimulai pada 1979 dan berlangsung selama 13 tahun.

Erupsi 1992[sunting | sunting sumber]

Merupakan erupsi letusan terbesar, berlangsung selama 400 hari. Lava memnutupi hampir seluruh lembah dekat kota Zafferana Etnea. Penduduk kota sangat panik, namun akhirnya lava berhenti hanya beberapa ratus meter sebelum kota. Di tempat itu kini dibangun patung agama sebagai tempat ucapan terima kasih karena telah selamat.

Upaya membangun parit juga dilakukan pada tahun ini. Untuk mencegah aliran lava, pemerintah membangun bendungan-bendungan untuk menghalau aliran lava. Tapi upaya itu tidak berhasil. Pemerintah kota lantas meminta bantuan Marini AS dengan operation volcano buster dengan cara menjatuhkan blok beton dari atas helikopter kargo. Meski tidak menuai sukses besar, cara ini sedikit banyak mampu untuk memperlambat lava sampai ke pemukiman.[3]

Erupsi 2013[sunting | sunting sumber]

Gunung Etna meletus pada tanggal 23 November 2014 (Sabtu).

Erupsi 2015[sunting | sunting sumber]

Gunung Etna memuntahkan abu vulkanik pada tanggal 3 Desember 2015 (Kamis malam). Pada letusan ini, lebih "lembut" dibanding letusan 2013. Saat itu tanda-tanda Etna ingin mengeluarkan lavanya diawali oleh gempa.

Kehidupan masyarakat[sunting | sunting sumber]

Lebih dari 25 persen penduduk Sisilia di lereng Etna bergantung hidup dengan sumber utama pendapatan dari pulau itu. Pulau yang memiliki pertanian yang subur karena kaya tanah vulkanik. Di sekelilingnya tumbuh zaitun, anggur, dan buah-buahan yang lain. Selain itu, pulau itu juga menjadi lokasi pariwisata yang banyak dikunjungi wisatawan.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Waring R, Living With a Volcano, Thomson Heinle, ISBN 978-1-4240-1177-3
  2. ^ http://global.liputan6.com/read/2381846/penampakan-mengerikan-sekaligus-indah-erupsi-gunung-etna
  3. ^ http://intisari-online.com/read/gunung-etna-fakta-tentang-gunung-berapi-