Enamel

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Untuk produk teknologi yang memiliki istilah mirip, lihat Surat elektronik

Letak enamel pada gigi

Enamel atau email adalah lapisan luar gigi yang bisa dilihat.[1] Lapisan ini mengandung 5% air dan 95% zat inorganik hidroksi apalit (senyawa kalsium fospat) dan zt organik (protein dan mukopolisakarida).[1] Enamel merupakan bagian paling terkuat dalam tubuh manusia.[1] [2]. Bagian ini bahkan lebih kuat daripada tulang].[2] Akan tetapi, enamel retan dengan asam dan penumpukan bakteri. Enamel bisa menjadi larut atau rusak jika terkena zat tersebut.[2]

Mencegah kerusakan enamel[sunting | sunting sumber]

Sebagian besar dokter gigi menyarankan agar tidak minum banyak soda.[2] Hal ini karena adanya kandungan gula dan asam di dalam minuman tersebut yang bisa melarutkan enamel.[2] Hal ini juga berlaku untuk minuman diet karena mengandung asam korosif bahkan jika minuman tersebut tidak mengandung banyak gula.[2] Selain itu soda rasa jeruk memiliki kadar asam tinggi daripada soda lainnya dan karena itu lebih berisiko untuk diminum.[2] Minuman olahraga dan minuman energi juga mengandung kadar asam yang tinggi asam sehingga harus dihindari.[2]

Fungsi enamel[sunting | sunting sumber]

  • Enamel berfungsi untuk melindungi gigi dari kerusakan.[2] Ketika mengunyah gigi berisiko untuk rusak karena adanya aktivitas mengunyah makanan.[2]
  • Saraf-saraf di gigi sensitif terhadap suhu, makanan panas atau dingin dapat menyebabkan gigi sakit.[2] Akan tetapi, enamel akan membuat gigi tidak akan sakit ketika seseorang makan atau minum sesuatu yang panas atau dingin.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c Ichtiar Baru Van Hoeve; Hasan Shadily. Ensiklopedia Indonesia, Jilid 7. Jakarta: PT Ichtiar Baru van Hoeve. 
  2. ^ a b c d e f g h i j k l "Tooth Enamel". Diakses tanggal 31 Mei 2014.