Ekonomi Botswana

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Ekonomi Botswana
Southern African Development Community Headquarters 20 oct 2009.jpg
Mata uang Pula (BWP)
Statistik
PDB $15,53 miliar (nominal; perkiraan 2013)
$34,0 miliar (PPP; perkiraan 2013)[1]
Pertumbuhan PDB 5,4% (2014)[2]
PDB per kapita $16.400(PPP, 2013)[3]
PDB per sektor Agrikultur 1,9%, industri 35,7%, jasa 62,4% (perkiraan 2013)[1]
Inflasi (IHK) 8,1% (perkiraan 2009)
Penduduk
di bawah garis kemiskinan
20,0% (2011)[4]
Angkatan kerja 1,31 juta (perkiraan 2013)[5]
Pengangguran 17,5% (2011)[4]
Industri utama Berlian, tembaga, nikel, garam, natrium bikarbonat, potash, pemrosesan ternak, tekstik
Peringkat kemudahan melakukan bisnis 56[6]
Eksternal
Ekspor $5,127 miliar (2008)
Komoditas ekspor Berlian, tembaga, nikel, natrium bikarbonat, daging, tekstik
Tujuan ekspor utama European Free Trade Association (EFTA) 87%, Southern African Customs Union (SACU) 7%, Zimbabwe 4% (2000)
Impor $3,931 miliar (2008)
Komoditas impor Bahan pangan, mesin-mesin, barang elektrik, peralatan transportasi, tekstik, bahan bakar dan minyak bumi, produk kayu dan kertas, logam dan produk logam
Pembiayaan publik
Utang publik 5,1% PDB (2008)
Pendapatan $4,556 miliar (2008)
Beban $4,127 miliar (2008)
Bantuan ekonomi $73 juta (1995)
Peringkat utang A (Domestik)
A- (Asing)
A+ (Penilaian T&C)
(Standard & Poor's)[7]
Sumber data utama: CIA World Fact Book

Semenjak kemerdekaannya, ekonomi Botswana mengalami pertumbuhan paling pesat di dunia dengan rata-rata 9% per tahun dari tahun 1966 hingga 1999. Pada permulaan abad ke-21, pertumbuhan ekonomi Botswana sempat terhambat hingga awal tahun 2010-an. Sesudahnya, pertumbuhan ekonomi Botswana kembali mencapai angka 6-7%. Botswana dipuji karena periode pertumbuhannya yang panjang (yang hampir melebihi ekonomi-ekonomi terbesar di Asia). Anggaran Botswana juga mengalami surplus dan pemerintah memiliki banyak cadangan mata uang asing.

Pertumbuhan ekonomi Botswana yang luar biasa didasarkan pada penambangan berlian, kebijakan fiskal yang baik, bantuan keuangan dan teknis dari dunia internasional, dan kebijakan luar negeri yang berhati-hati. Negara ini dianggap sebagai negara yang paling bersih dari korupsi di Afrika menurut Transparency International. Menurut satu perkiraan, Botswana memiliki pendapatan nasional bruto (berdasarkan keseimbangan kemampuan berbelanja) terbesar keempat di Afrika, sehingga standar hidupnya kurang lebih setara dengan Meksiko dan Turki.[8]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]