Domino

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Domino

Domino adalah semacam permainan kartu generik. Di Indonesia biasanya berbentuk kartu kecil berukuran 3x5 cm, berwarna dasar kuning terdapat endol-endol yang berfungsi sebagai pengganti angka. Domino dimainkan menggunakan ubin persegi panjang kecil yang digunakan sebagai kartu Domino, yang merupakan titik terbagi menjadi dua bagian atas dan bawah dibatasi oleh garis di tengah kartu. Poin ini dimaksudkan untuk membedakan nilai dari kartu di satu sisi, sedangkan sisi belakang biasanya dibiarkan kosong.

Domino terkadang menjadi teman untuk sekadar mengisi waktu luang atau sekadar berkumpul dengan teman. Dengan memainkannya suasana akan terlihat lebih akrab. Media dalam bermain domino ini biasanya berupa kartu kecil balok dan bergambar bulat-bulat merah dalam berbagai jumlah dari kartu terkecil dengan nilai kosong hingga kartu tertinggi dengan nilai 6/6.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Domino berasal dari Tiongkok yang dimulai saat festival di Wulin, sebelumnya dikenal sebagai kota HangZhou. Domino yang sering digunakan sebagai media perjudian serta dadu, dijual oleh penjaja keliling barang-barang unik di rezim Raja XiaoZong dari Dinasti Song (1162-1494).[1]

Permainan Tile atau yang kini populer disebut dengan Domino menurut sejarah pertama kali ditemukan di Tiongkok tepatnya pada awal 1120 Masehi. Berdasarkan catatan sejarah dengan ditemukannya potongan-potongan,jalan kembali ke prajurit-pahlawan yang bernama Hung Ming (181-234 M). Sedangkan sejarawan lain percaya bahwa Keung T'ai Kung, pada abad kedua belas SM adalah orang yang pertama kali menciptakan jenis permainan tersebut.Yang Chu sz ubi (Penyelidikan pada hadis All Things) menyatakan bahwa domino diciptakan oleh seorang negarawan pada tahun 1120 Masehi.

Pada catatan sejarah dikatakan bahwa Yang Chu sz ubi dikatakan telah memberi potongan kartu tersebut sebagai salah satu persembahan kepada Kaisar Hui Tsung, dan setelah itu permainan inipun mulai tersebar luas pada saat era pemerintahan putra Hui, Kao-Tsung (1127-1163 M). Meski begitu sumber lain mengatakan jika dokumen yang ini mengacu pada standardisasi dan bukan penemuan permainan domino itu sendiri.

Domino pada awalnya adalah permainan yang paling digemari oleh para bangsawan, Kini permainan ini sudah menjadi salah satu permainan yang sangat populer terlebih di era teknologi internet dan komputerisasi seperti saat ini. Pada dasarnya permainan ini dimainkan secara berkelompok dan sepertinya sudah menjadi tradisi di Indonesia jika domino selalu menjadi teman yang menyenangkan ketika berjaga malam atau diacara-acara tertentu.

Michael Dummett pernah menuliskan salah satu tulisan pendek di bagian Game of Tarot,[2] bersinggungan dengan pengenalan domino di wilayah Eropa terutama Italia, mungkin di Venesia dan Naples, pada abad ke 18. Walaupun kartu domino sudah jelas berasal dari Tiongkok, akibat hal ini sempat terjadi sebuah perdebatan apakah yang pembuatnya berasal dari Eropa ataukah berasal dari Tiongkok ke Eropa pada abad keempat belas atau diciptakan secara independen.

Sejarah domino yang tertulis memunculkan banyak versi yang berbeda. Namun yang jelas dari semua versi itu sepakat bahwa permainan domino pertama kali lahir dan dikenal di Tiongkok.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Lo, Andrew. "The Game of Leaves: An Inquiry into the Origin of Chinese Playing Cards," Bulletin of the School of Oriental and African Studies, University of London, Vol. 63, No. 3 (2000): 389-406.
  2. ^ Game of Tarot

Bacaan lanjutan[sunting | sunting sumber]

  • Pickover, Clifford A. (2002). The Zen of Magic Squares, Circles, and Stars. Princeton: Princeton University Press. ISBN 0-691-11597-4.