Dinasti keenam Mesir

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Pahatan pada makam Iny. Saqqara, Mesir, Dinasti ke-6

Daftar Dinasti
pada zaman Mesir Kuno

Periode Predinastik
Periode Protodinastik
Periode Dinasti Awal
ke-1 ke-2
Kerajaan Lama
ke-3 ke-4 ke-5 ke-6
Periode Menengah Pertama
ke-7 ke-8 ke-9 ke-10
ke-11 (hanya Thebes)
Kerajaan Pertengahan
ke-11 (seluruh Mesir)
ke-12 ke-13 ke-14
Periode Menengah Kedua
ke-15 ke-16 ke-17
Kerajaan Baru
ke-18 ke-19 ke-20
Periode Menengah Ketiga
ke-21 ke-22 ke-23
ke-24 ke-25
Periode Akhir
ke-26
ke-27 (Periode Persia Pertama)
ke-28 ke-29 ke-30
ke-31 (Periode Persia Kedua)
Periode Yunani-Romawi
Alexander Agung
Dinasti Ptolemaik
Mesir Romawi
Serbuan Arab

Dinasti keenam Mesir Kuno] adalah dinasti yang dikelompokkan ke dalam periode Kerajaan Lama.

Daftar Firaun[sunting | sunting sumber]

Firaun Dinasti keenam yang dikenal adalah sebagai berikut (tahun-tahun merupakan perkiraan yang belum dapat dipastikan, dengan rentang kesalahan sekitar 10 tahun). Para firaun dinasti ini memerintah sekitar 164 years. Nama Horus dan nama para ratu dikutip dari Dodson and Hilton.

Firaun dinasti keenam
Nama firaun Nama Horus Tahun berkuasa Piramida Ratu
Teti Seheteptawy 2345 – 2323 SM Piramida Teti di Saqqara Khent(kaus III)
Iput I
Khuit
Userkare 2323 – 2321 SM
Pepi I Nefersahor/Merenre 2331 – 2287 SM Piramida di Saqqara Selatan Ankhesenpepi I
Ankhesenpepi II
Nubwenet
Meritites IV
Inenek-Inti
Mehaa
Nedjeftet
Nemtyemsaf I Merenre 2287 – 2278 SM Ankhesenpepi II
Pepi II Neferkare 2278 – 2184 SM Piramida di Saqqara Selatan Neith
Iput II
Ankhesenpepi III
Ankhesenpepi IV
Udjebten
Merenre II Merenre 2184 SM
Netjerkare Siptah 2184 – 2181 SM

Deskripsi[sunting | sunting sumber]

Dinasti VI dianggap oleh banyak ilmuwan sebagai wangsa terakhir Kerajaan Lama, meskipun The Oxford History of Ancient Egypt [1] memasukkan Dinasti VII dan VIII sebagai bagian Kerajaan Lama. Manetho menulis bahwa para raja ini memerintah dari Memphis, karena piramid-piramid mereka dibangun di Saqqara, sangat dekat satu sama lain.[2]

Teti[sunting | sunting sumber]

Dinasti VI didirikan oleh Teti, yang menikah dengan Iput, umumnya diyakini sebagai putri Firaun Dinasti V, Unas. Manetho menyatakan bahwa Teti akhirnya dibunuh oleh pengawalnya sendiri, tetapi tidak ada sumber-sumber kontemporer yang memastikan hal ini.[3]

Pepi I[sunting | sunting sumber]

Dalam dinasti ini, dikirimkan sejumlah ekspedisi ke Wadi Maghara di Semenanjung Sinai untuk menambang turquoise dan tembaga, serta juga tambang-tambang di Hatnub dan Wadi Hammamat. Firaun Djedkara mengirimkan ekspedisi dagang ke negeri Punt di selatan dan ke Byblos di utara, sedangkan Pepi I mengirimkan ekspedisi tidak hanya ke lokasi-lokasi tersebut, tetapi juga sejauh Ebla sekarang terletak di Suriah.

Pepi II[sunting | sunting sumber]

Firaun yang paling terkemuka dari dinasti ini adalah Pepi II, yang dicatat memerintah selama 94 tahun,[4] salah satu raja yang memerintah paling lama dalam sejarah. Menurut Midras, Firaun pada waktu bangsa Israel keluar dari Mesir bernama Adikam dan hanya memerintah singkat selama 4 tahun, tetapi Firaun sebelumnya, yang setelah kematiannya Musa kembali ke Mesir (Keluaran 2:23; 4:19), bernama Malul, yang memerintah dari usia 6 tahun sampai 100 tahun, selama 94 tahun.[5] Informasi ini sama dengan data mengenai Pepi (or Phiops) II yang diketahui dari tulisan sejarawan-imam Mesir Manetho, dari abad ke-3 SM, maupun dari catatan papirus Mesir kuno, "Daftar Raja Turin".[6]

Nitiqret[sunting | sunting sumber]

Dalam bahasa Yunani nama Nitiqret dikenal sebagai Nitokris, seorang firaun perempuan yang diyakini oleh para pakar bukan saja sebagai Firaun perempuan pertama, namun juga Ratu pertama di dunia, meskipun sekarang diterima bahwa nama ini merupakan kesalahan alih aksara dari firaun laki-laki Neitiqerty Siptah.

Kebangkitan para bangsawan[sunting | sunting sumber]

Patung duduk seorang pejabat pada kursi blok. Limestone. Dinasti ke-6. Dari Mesir. The Petrie Museum of Egyptian Archaeology, London

Dengan meningkatnya jumlah inskripsi biografi dalam makam-makam bukan keluarga raja,[7] pengetahuan mengenai sejarah kontemporer Mesir kuno juga meluas.[8] Misalnya, dapat diketahui adanya rencana pemberontakan yang gagal terhadap Pepi I.[9]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Ian Shaw ed., The Oxford History of Ancient Egypt, 2000
  2. ^ Sir Alan Gardiner, Egypt of the Pharaohs, Oxford University Press 1964, p. 91
  3. ^ Naguib Kanawati, Conspiracies in the Egyptian Palace: Unis to Pepy I, Routledge 2003, p.157
  4. ^ Ian Shaw, The Oxford History of Ancient Egypt, Oxford University Press 2000, p.116
  5. ^ Sefer HaYashar dan The Prayer of Asenath (suatu karya pseudepigrafa kuno) memuat informasi ini, meskipun Sefer HaYashar hanya menyebutkan lama pemerintahan 94 tahun tanpa mencatat usia Malul.
  6. ^ Brad Aaronson, "When Was the Exodus?" (Kapan terjadinya Exodus?) - Jewish Action, Spring 1995.
  7. ^ J. H. Breasted, Ancient Records of Egypt, Part One, Chicago 1906, §§282-390
  8. ^ Ian Shaw, The Oxford History of Ancient Egypt, Oxford University Press 2000, p.115
  9. ^ J. H. Breasted, Ancient Records of Egypt, Part One, Chicago 1906, §310

Pustaka[sunting | sunting sumber]

  • Aidan Dodson, Dyan Hilton: The Complete Royal Families of Ancient Egypt. The American University in Cairo Press, London 2004.