Daun hidup
| Daun hidup
| |
|---|---|
| Biophytum sensitivum | |
| Taksonomi | |
| Kerajaan | Plantae |
| Ordo | Oxalidales |
| Famili | Oxalidaceae |
| Genus | Biophytum |
| Spesies | Biophytum sensitivum DC., 1824 |
| Tata nama | |
| Basionim | Oxalis sensitiva (mul) |
Biophytum sensivum, juga dikenal sebagai daun hidup,[1] atau rumput krambilan adalah spesies tumbuhan dalam genus Biophytum dari famili Oxalidaceae . Hal ini umumnya ditemukan di Kerala, lahan basah Nepal, India tropis dan di negara-negara Asia Tenggara lainnya dan digunakan untuk tujuan pengobatan di Nepal dan India . Tumbuhan ini juga merupakan gulma umum di rumah kaca tropis, tetapi daun hidup sangat sensitif terhadap tungau laba-laba . Investigasi telah dilakukan ke kimia tanaman, aktivitas biologis, dan penggunaan obat.[2] Mirip dengan putri malu, daun selebaran daun hidup mampu bergerak cepat sebagai respons terhadap rangsangan mekanis seperti sentuhan.
Penggunaan
[sunting | sunting sumber]Analisis kimia telah menunjukkan bahwa bagian tanaman kaya akan senyawa seperti amentoflavone, cupressuflavone, dan isoorientin . Ekstraknya secara tradisional diyakini bersifat antibakteri, anti-inflamasi, antioksidan, antitumor, radioprotektif, kemoprotektif, antiangiogenetik, penyembuhan luka, imunomodulator, anti-diabetes, dan kardioprotektif.[2]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Arti kata daun - Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online". kbbi.web.id. Diakses tanggal 2023-05-31.
- 1 2 Sakthivel, KM; Guruvayoorappan, C (2012). "Biophytum sensitivum: Ancient medicine, modern targets". J Adv Pharm Technol Res. 3: 83–91. doi:10.4103/2231-4040.97279. PMC 3401679. PMID 22837955. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)