Dadabhai Naoroji

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Dadabhai Naoroji
दादाभाई नौरोजी
Dadabhai Naoroji.jpg
Dadabhai Naoroji pada sekitar tahun 1890
Anggota Parlemen
untuk Finsbury Tengah
Masa jabatan
1892–1895
Pendahulu Frederick Thomas Penton
Pengganti William Frederick Barton Massey-Mainwaring
Mayoritas 3
Informasi pribadi
Lahir (1825-09-04)4 September 1825
Bombay, India Bitania
Meninggal dunia 30 Juni 1917 (usia 91)
Partai politik Liberal
Afiliasi
politik lain
Kongres Nasional India
Pasangan Gulbaai
Tempat tinggal London, Britania Raya
Profesi Akademisi, pemimpin politik
Komite Dewan Legislatif Mumbai
Tanda tangan

Dadabhai Naoroji (lahir di Bombay, India Bitania, 4 September 1825 – meninggal 30 Juni 1917 pada umur 91 tahun), yang dikenal sebagai Pria Tua Besar India, adalah seorang intelektual, pengajar, pedagang kapas, dan pemimpin politik dan sosial India awal keturunan Parsi. Ia adalah seorang anggota parlemen Partai Liberal dalam Dewan Rakyat Britania Raya antara 1892 dan 1895, dan orang Asia pertama yang menjadi anggota Parlemen Britania Raya,[1] selain anggota parlemen Inggris-India David Ochterlony Dyce Sombre yang dicabut karena korupsi.

Naoroji juga dikenal karena mendirikan Kongres Nasional India, bersama dengan A.O. Hume dan Dinshaw Edulji Wacha. Bukunya Kemiskinan dan Ketiadaan Peran Inggris di India meraih perhatian karena menampilkan kekayaan India di Inggris. Ia juga anggota Second International bersama dengan Kautsky dan Plekhanov.

Kehidupan awal[sunting | sunting sumber]

Naoroji lahir di Mumbai dalam sebuah keluarga Parsi berbahasa Gujarati dan dididik di Elphinstone Institute School.[2] Ia diwalikan oleh Maharaja Baroda Sayajirao Gaekwad III dan memulai kehidupan publiknya sebagai Dewan (Menteri) untuk Maharaja pada 1874. Menjadi seorang Athornan (pendeta yang diangkat), Naoroji mendirikan Rahnumae Mazdayasne Sabha (Paduan pada Wadah Mazdayasne) pada 1 Agustus 1851 untuk mengembalikan agama Zoroastrian ke kemurnian dan kesederhanaan aslinya. Pada 1854, ia mendirikan publikasi berbahasa Gujarati, Rast Goftar (atau Penyeru Kebenaran), untuk mengklarifikasikan konsep-konsep Zoroastrian dan mempromosikan reformasi sosial Parsi.[3] Pada 1855, ia dipilih menjadi Profesor Matematika dan Filsafat Alam di Elphinstone College, Bombay,[4] menjadikannya orang India pertama yang meraih jabatan akademik. Ia berkunjung ke London pada 1855 untuk menjadi mitra dalam Cama & Co, membuka sebuah lokasi di Liverpool untuk perusahaan India pertama yang didirikan di Britania Raya. Pada 1859, ia mendirikan perusahaan dagang kapasnya sendiri, Dadabhai Naoroji & Co. Later, ia menjadi profesor bahasa Gujarati di University College London.

Patung Dadabhai Naoroji, dekat Flora Fountain, Mumbai

Pada 1867, Naoroji membantu mendirikan Asosiasi Hindi Timur, salah satu organisasi pendahulu dari Kongres Nasional India dengan tujuan mengambil berbagai sudut pandang India menurut masyarakat Inggris. Asosiasi tersebut merupakan alat dalam melawan tindakan propaganda yang dibuat oleh Ethnological Society of London yang, dalam sesinya pada 1866, berusaha untuk merendahkan bangsa Asia ketimbang Eropa. Asosiasi ini kemudian memenangkan dukungan dari masyarakat Inggris dan memiliki pengaruh dalam Parlemen Inggris. Pada 1874, ia menjadi Perdana Menteri Baroda dan anggota Dewan Legislatif Mumbai (1885–88). Ia juga merupakan anggota Asosiasi Nasional India yang didirikan oleh Sir Surendranath Banerjee dari Kalkutta beberapa tahun sebelum mendirikan Kongres Nasional India di Bombay, dengan praktik dan tujuan yang sama. Dua kelompok tersebut kemudian digabung dalam KNI, dan Naoroji terpilih menjadi Presiden Kongres pada 1886. Naoroji menerbitkan Kemiskinan dan Ketiadaan Peran Inggris di India pada 1901.

Naoroji pada 1892.

Naoroji pindah ke Inggris sekali lagi dan melanjutkan keterlibatan politiknya. Terpilih untuk Partai Liberal di Finsbury Tengah di pemilihan umum 1892, ia menjadi anggota parlemen India Britania pertama.[5] Ia menolak untuk mengambil sumpah di atas Alkitab karena ia bukan orang Kristen, namun diperbolehkan untuk mengambil sumpah jabatan dalam nama Tuhan di atas salinan Khordeh Awesta. Dalam Parlemen, ia berbicara tentang Pemerintahan Dalam Negeri Irlandia dan keadaan bangsa India. Dalam kampanye dan tugas-tugas politiknya sebagai anggota parlemen, ia dibantu oleh Muhammed Ali Jinnah, kelak nasionalis Muslim dan pendiri Pakistan. Pada 1906, Naoroji kembali terpilih menjadi presiden Kongres Nasional India. Naoroji adalah seorang moderat di Kongres, pada fase saat opini dalam partai tersebut terpecah antara moderat dan ekstrimis. Naoroji adalah mentor Bal Gangadhar Tilak, Gopal Krishna Gokhale dan Mohandas Karamchand Gandhi. Ia menikah dengan Gulbai pada usia sebelas tahun. Ia meninggal di Bombay pada 30 Juni 1917, pada usia 91 tahun. Saat ini, Jalan Dadabhai Naoroji, sebuah jalan warisan di Mumbai, mengambil sebutan dari namanya. Selain itu, Jalan Dadabhai Naoroji di Karachi, Pakistan juga mengambil sebutan dari namanya serta Jalan Naoroji di wilayah Finsbury, London. Sebuah koloni residensial penting untuk para pelayan pemerintahan di selatan Delhi juga dinamai Nauroji Nagar. Cucunya Khrushedben juga terlibat dalam perjuangan kemerdekaan. Pada 1930, ia ditangkap bersama dengan para revolusioner lainnya karena berupaya mengibarkan bendera India di sebuah Kolese Pemerintahan di Ahmedabad.[6]

Karya[sunting | sunting sumber]

  • The manners and customs of the Parsees (Bombay, 1864)
  • The European and Asiatic races (London, 1866)
  • Admission of educated natives into the Indian Civil Service (London, 1868)
  • The wants and means of India (London, 1870)
  • Condition of India (Madras, 1881)
  • Poverty of India
A Paper Read Before the Bombay Branch of the East India Association, Bombay, Ranima Union Press, (1876)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Sumita Mukherjee. "'Narrow-majority' and 'Bow-and-agree': Public Attitudes Towards the Elections of the First Asian MPs in Britain, Dadabhai Naoroji and Mancherjee Merwanjee Bhownaggree, 1885–1906" (PDF). Journal of the Oxford University History Society (2 (Michaelmas 2004)). 
  2. ^ Dilip Hiro (2015). The Longest August: The Unflinching Rivalry Between India and Pakistan. Nation Books. hlm. 9. ISBN 9781568585031. Diakses tanggal 9 December 2015. 
  3. ^ Mohanram, edited by Ralph J. Crane & Radhika (2000). Shifting continents/colliding cultures : diaspora writing of the Indian subcontinent. Amsterdam: Rodopi. hlm. 62. ISBN 9042012617. Diakses tanggal 13 December 2015. 
  4. ^ Sanjay Mistry "Naorojiin ,Dadabhai" in David Dabydeen (et al, eds) The Oxford Companion of Black British History, Oxford: Oxford University Press, 2007, p.336-7
  5. ^ Peters, K. J. (29 May 1946). "Indian Patchwork Is Made of Many Colours". Aberdeen Journal. Diakses tanggal 2 December 2014 – via British Newspaper Archive. ((Perlu berlangganan (help)). 
  6. ^ "Millionaire's daughter arrested". Portsmouth Evening News. 21 August 1930. Diakses tanggal 2 December 2014 – via British Newspaper Archive. ((Perlu berlangganan (help)). 

Bacaan tambahan[sunting | sunting sumber]

  • Rustom P. Masani, Dadabhai Naoroji (1939).
  • Munni Rawal, Dadabhai Naoroji, Prophet of Indian Nationalism, 1855–1900, New Delhi, Anmol Publications (1989).
  • S. R. Bakshi, Dadabhai Naoroji: The Grand Old Man, Anmol Publications (1991). ISBN 81-7041-426-1
  • Verinder Grover, ‘'Dadabhai Naoroji: A Biography of His Vision and Ideas’’ New Delhi, Deep & Deep Publishers (1998) ISBN 81-7629-011-4
  • Debendra Kumar Das, ed., ‘'Great Indian Economists : Their Creative Vision for Socio-Economic Development.’’ Vol. I: ‘Dadabhai Naoroji (1825–1917) : Life Sketch and Contribution to Indian Economy.’’ New Delhi, Deep and Deep (2004). ISBN 81-7629-315-6
  • P. D. Hajela, ‘'Economic Thoughts of Dadabhai Naoroji,’’ New Delhi, Deep & Deep (2001). ISBN 81-7629-337-7
  • Pash Nandhra, entry Dadabhai Naoroji in Brack et al. (eds).Dictionary of Liberal History; Politico's, 1998
  • Zerbanoo Gifford, Dadabhai Naoroji: Britain's First Asian MP; Mantra Books, 1992
  • Codell, J. "Decentering & Doubling Imperial Discourse in the British Press: D. Naoroji & M. M. Bhownaggree," Media History 15 (Fall 2009), 371–84.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]