Cylindrophiidae

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Cylindrophiidae
Cyl ruffus 061212 2025 tdp.jpg
Ular kepala-dua, Cylindrophis ruffus
Klasifikasi ilmiah
Kingdom: Animalia
Filum: Chordata
Subfilum: Vertebrata
Kelas: Reptilia
Ordo: Squamata
Subordo: Serpentes
Famili: Cylindrophiidae
Fitzinger, 1843
Genus: Cylindrophis
Wagler, 1828[1]

Cylindrophiidae atau ular-pipa asia adalah suku ular primitif yang menyebar di sebagian wilayah Asia Selatan hingga Tenggara, termasuk di Indonesia. Anggota suku ini umumnya berukuran kecil hingga sedang, dan tidak berbisa.[2] Ular pipa hidup sebagai ular penggali yang semi-fossorial; lebih banyak mengembara di atas tanah, namun tersembunyi di balik serasah, pepagan yang merenggang, dan aneka penutup tanah yang agak longgar; jarang menyelusup ke dalam tanah atau lumpur[3].

Kepalanya sedikit memipih datar, dengan leher tidak jelas terbedakan dari tubuhnya yang bulat torak dan gempal. Sisik-sisik ventral serupa saja bentuknya dengan sisik-sisik dorsal. Ekornya pendek, dengan sisik ujung yang membesar dan memipih. Hewan jantan memiliki tonjolan serupa duri di kanan-kiri lubang duburnya.[2]

Sebelumnya, suku ini terdiri dari ular-ular marga Cylindrophis dan Anomochilus; akan tetapi marga yang akhir itu sekarang dipisahkan ke dalam suku yang tersendiri, Anomochilidae. Ular-ular Cylindrophiidae dibedakan dari kerabat dekatnya anggota suku Anomochilidae dengan adanya celah dagu (mental grove); perisai nasal yang saling bersentuhan; dan tidak adanya perisai preokular.[4]

Cylindrophis[sunting | sunting sumber]

Ular-ular Cylindrophis memiliki semua ciri Cylindrophiidae, ditambah dengan beberapa karakter berikut. Kepala tertutupi oleh perisai (sisik-sisik besar) yang terletak simetris; lubang hidung (nostril) terletak pada sebuah perisai nasal; tanpa sisik-sisik loreal maupun preokular; mata berukuran kecil, namun terbedakan dari sisik-sisik di sekelilingnya; ekornya pendek dan tumpul[5]. Sisik-sisik di badan halus (tak berlunas) dan berkilau membiaskan pelangi (iridescent)[3].

Sisik-sisik dorsal (punggung) tersusun dalam 17-23 deret; sisik-sisik ventral (perut) terkadang sedikit membesar[6].

Agihan geografis[sunting | sunting sumber]

Jenis-jenis Cylindrophis tersebar luas di Sri Lanka, Burma, Thailand, Vietnam, Kamboja, Malaysia, dan Indonesia (Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Kepulauan Aru).

Spesies[sunting | sunting sumber]

Kajian baru-baru ini[6] menambah jumlah jenis Cylindrophis yang telah diberi nama menjadi 13 spesies. Kajian tersebut juga mengelompokkan spesies-spesies tersebut ke dalam empat kelompok berdasarkan jumlah deretan sisik-sisik punggungnya:

1. Sisik dorsal dalam 17 deret di tengah punggung

2. Sisik dorsal dalam 19 deret di tengah punggung

3. Sisik dorsal dalam 21 deret di tengah punggung

4. Sisik dorsal dalam 23 deret di tengah punggung

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ McDiarmid RW, JA. Campbell, & T. Touré. 1999. Snake Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference, Volume 1. Washington, District of Columbia: Herpetologists' League. 511 pp. ISBN 1-893777-00-6 (series). ISBN 1-893777-01-4 (volume).
  2. ^ a b Manthey, U. & W. Grossmann. 1997. Amphibien und Reptilien Südostasiens. Natur und Tier Verlag, Münster, p 413.
  3. ^ a b c Stuebing, RB. 1994. "A new Species of Cylindrophis (Serpentes: Cylindrophiidae) from Sarawak, Western Borneo". Raffles Bulletin of Zoology 42: 967–73.
  4. ^ Das, I., L. Maklarin, KKP. Lim, HH. Tan. 2008. "New Species of Anomochilus from Borneo (Squamata: Anomochilidae)". Journal of Herpetology 42: 584–91. (petikan)
  5. ^ de Rooij, N. 1917. The Reptiles of The Indo-Australian Archipelago II (Ophidia): 35. Leiden :E.J. Brill
  6. ^ a b c d Amarasinghe, AAT., PD. Campbell, J. Hallermann, I. Sidik, J. Supriatna, & I. Ineich. 2015. "Two new species of the genus Cylindrophis Wagler, 1828 (Squamata: Cylindrophiidae) from Southeast Asia". Amphibian & Reptile Conservation 9(1): 34–51.
  7. ^ Wagler, J. 1828. Descriptiones et icones amphibiorum. Vol. 1. Monachii, Stuttgartiae et Tubingae: Sumtibus J.G. Cottae, [1828-]1833. (dalam catatan perbandingan spesimen Cylindrophis resplendens)
  8. ^ Laurenti, J.N. 1768. Specimen medicum, exhibens synopsin reptilium emendatam cum experimentis circa venena et antidota reptilium austracorum, quod authoritate et consensu. p.71 (sebagai Anguis ruffa) Viennae :Typ. Joan. Thomae nob. de Trattnern ...,1768.
  9. ^ Boulenger, GA. 1896. "Descriptions of new reptiles and batrachians obtained by Mr. Alfred Everett in Celebes and Jampea". Annals and Magazine of Natural History Ser. 6(18): 62.
  10. ^ Blanford WT. 1881. "On a collection of reptiles and frogs chiefly from Singapore". Proceedings of Zoological Society London 1881: 215, deskripsi, & ilustrasi.
  11. ^ Linnaeus, C. & L. Salvius 1758. Systema naturae per regna tria naturae, secundum classes, ordines, genera, species, cum characteribus, differentiis, synonymis, locis. Tomus I: 228. Editio decima, reformata. Holmiae : Impensis Direct. Laurentii Salvii, 1758-1759. (sebagai Anguis maculata)
  12. ^ Smith, LA. & I. Sidik. 1998. "Description of a new species of Cylindrophis (Serpentes: Cylindrophiidae) from Yamdena Island, Tanimbar Archipelago, Indonesia". Raffles Bulletin of Zoology 46: 419-24.
  13. ^ Boulenger, GA. 1920. "Descriptions of four new snakes in the collection of the British Museum". Annals and Magazine of Natural History Ser. 9(6): 108.
  14. ^ Boulenger, GA. 1897. "List of the reptiles and batrachians collected by Mr. Alfred Everett in Lombok, Flores, Sumba and Saru, with descriptions of new species". Annals and Magazine of Natural History Ser. 6(19): 506.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]