Conraua goliath

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
?Goliath frog
Goliath Frog.jpg
Status konservasi
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Amphibia
Ordo: Anura
Famili: Ranidae
Genus: Conraua
Spesies: C. goliath
Nama binomial
Conraua goliath
(Boulenger, 1906)
RangeMapConrauaGoliath.png


Conraua goliath atau Katak Goliath adalah spesies katak terbesar yang tersisa di Bumi.[1] Katak ini dapat tumbuh hingga 13 inci (33 cm) panjang dari moncong hingga ekor, dan bobot hingga 3 kg. Katak ini memiliki kisaran habitat yang relatif kecil, terutama di Afrika Barat (dekat negara Gabon).[2] Katak Goliath dapat hidup sampai 15 tahun.[2] Katak goliath memakan kalajengking, serangga dan katak kecil. Katak ini memiliki pendengaran tajam tetapi tidak punya kantung vokal.[2]

Habitat[sunting | sunting sumber]

Katak goliath biasanya ditemukan di sungai-sungai berarus deras dengan dasar berpasir di negara-negara Afrika Barat, Kamerun dan Guinea Khatulistiwa.[2] Sungai-sungai ini biasanya mengandung banyak sekali oksigen yang dapat mereka gunakan untuk bernapas.[2] Sungai-sungai ini sebenarnya mencakup rentang dari 125 mil terakhir (200 km) dari cekungan Sanaga di Kamerun ke utara sampai 30 mil terakhir (50 km) dari daerah aliran Sungai Benito di Guinea Khatulistiwa di selatan.[3] Sistem sungai di mana katak ini hidup sering ditemukan di daerah yang berbatuan padat, daerah yang sangat lembap dengan suhu relatif tinggi.[2]

Reproduksi[sunting | sunting sumber]

Seperti semua amfibi lainnya, air merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi reproduksi katak ini.[4] Pada laki-laki akan membangun daerah pembibitan bersama dan di dalam sungai dengan mendorong batu ke pola setengah lingkaran. Tidak banyak yang diketahui tentang reproduksi katak goliath itu, namun sebagian ulama Afrika telah mulai melakukan penelitian lebih karena alasan medis.[5]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ (en) Crump, M.L. (2003). Grzimek's Animal Life Encyclopedia, 2nd ed., Vol. 6 Amphibians, Gale, page. 180
  2. ^ a b c d e f (en) Duellman, W.E., ed. (1999). Patterns of Distribution of Amphibians: A Global Perspective, 325, The Johns Hopkins University Press. Page 210-232
  3. ^ (en) Sabater-Pi, J. (1985). Contribution to the biology of the Giant Frog (Conraua goliath, Boulenger). Amphibia-Reptilia, 6(2), page 143-153
  4. ^ (en) Amiet (2004). Conraua goliath. 2006 IUCN Red List of Threatened Species. IUCN 2006. Diakses 11 May 2006. Database entry includes a range map and justification for why this species is endangered
  5. ^ (en) Duméril, A.M.C. and G. Bibron (1841). Erpétologie Générale; ou, Histoire Naturelle Complète des Reptiles, Librairie Encyclopédique de Roret, page. 659

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Media[sunting | sunting sumber]