C sharp

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Judul yang benar dari artikel ini adalah C#. penggantian tanda # dikarenakan keterbatasan teknis.
C#
C Sharp wordmark.svg
ParadigmaTerstruktur, imperatif, berorientasi objek, berbasis kejadian, task-driven, fungsional, generic, reflektif, bersamaan
KeluargaC
Dirancang olehMicrosoft
pengembangMicrosoft
Rilis perdana2000; 20 tahun lalu (2000)[1]
Rilis stabil
8.0[2] / 23 September 2019; 10 bulan lalu (2019-09-23)
Tipe SistemStatis, dinamis,[3] kuat, aman, nominatif, diinferens sebagian
PlatformCommon Language Infrastructure
LisensiKompilator Roslyn: MIT/X11[4]

.NET Core CLR: MIT/X11[5]

Kompilator Mono: GPLv3 dan MIT/X11

DotGNU: GPL dan LGPL
Ekstensi nama berkas.cs
Websitecsharp.net
Implementasi utama
Visual C#, .NET Framework, Mono, .NET Core, DotGNU (dihentikan), Universal Windows Platform
Dialek
, Spec#, Polyphonic C#, Enhanced C#
Terpengaruh oleh
C++,[6] , Eiffel, F#,[a] Haskell, Icon, J#, J++, Java,[6] ML, Modula-3, Object Pascal[7]
Mempengaruhi:
Chapel,[8] Clojure,[9] Crystal,[10] D, J#, Dart,[11] F#, Hack, Java,[12][13] Kotlin, Nemerle, Oxygene, Ring,[14] Rust, Swift,[15] Vala, TypeScript
https://docs.microsoft.com/en-us/dotnet/csharp/, https://docs.microsoft.com/de-de/dotnet/csharp/

C# (dibaca: C sharp) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang berorientasi objek yang dikembangkan oleh Microsoft sebagai bagian dari inisiatif kerangka .NET Framework. Bahasa pemrograman ini dibuat berbasiskan bahasa C++ yang telah dipengaruhi oleh aspek-aspek ataupun fitur bahasa yang terdapat pada bahasa-bahasa pemrograman lainnya seperti Java, Delphi, Visual Basic, dan lain-lain) dengan beberapa penyederhanaan. Menurut standar ECMA-334 C# Language Specification, nama C# terdiri atas sebuah huruf Latin C (U+0043) yang diikuti oleh tanda pagar yang menandakan angka # (U+0023). Tanda pagar # yang digunakan memang bukan tanda kres dalam seni musik (U+266F), dan tanda pagar # (U+0023) tersebut digunakan karena karakter kres dalam seni musik tidak terdapat di dalam keyboard standar.

Tujuan Desain[sunting | sunting sumber]

Standar European Computer Manufacturer Association (ECMA) mendaftarkan beberapa tujuan desain dari bahasa pemrograman C#, sebagai berikut:

  • Bahasa pemrograman C# dibuat sebagai bahasa pemrograman yang bersifat bahasa pemrograman general-purpose (untuk tujuan jamak), berorientasi objek, modern, dan sederhana.
  • Bahasa pemrograman C# ditujukan untuk digunakan dalam mengembangkan komponen perangkat lunak yang mampu mengambil keuntungan dari lingkungan terdistribusi.
  • Portabilitas programmer sangatlah penting, khususnya bagi programmer yang telah lama menggunakan bahasa pemrograman C dan C++.
  • Dukungan untuk internasionalisasi (multi-language) juga sangat penting.
  • C# ditujukan agar cocok digunakan untuk menulis program aplikasi baik dalam sistem klien-server (hosted system) maupun sistem embedded (embedded system), mulai dari perangkat lunak yang sangat besar yang menggunakan sistem operasi yang canggih hingga kepada perangkat lunak yang sangat kecil yang memiliki fungsi-fungsi terdedikasi.
  • Meskipun aplikasi C# ditujukan agar bersifat 'ekonomis' dalam hal kebutuhan pemrosesan dan memori komputer, bahasa C# tidak ditujukan untuk bersaing secara langsung dengan kinerja dan ukuran perangkat lunak yang dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman C dan bahasa rakitan.
  • Bahasa C# harus mencakup pengecekan jenis (type checking) yang kuat, pengecekan larik (array), pendeteksian terhadap percobaan terhadap penggunaan Variabel-variabel yang belum diinisialisasikan, portabilitas kode sumber, dan pengumpulan sampah (garbage collection) secara otomatis.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pada akhir dekade 1990-an, Microsoft membuat program Microsoft Visual J++ sebagai sebuah langkah percobaan untuk menggunakan Java di dalam sistem operasi Windows untuk meningkatkan antarmuka dari Microsoft Component Object Model (COM). Akan tetapi, akibat masalah dengan pemegang hak cipta bahasa pemrograman Java, Sun Microsystems, Microsoft pun menghentikan pengembangan J++, dan beralih untuk membuat pengganti J++, kompilernya dan mesin virtualnya sendiri dengan menggunakan sebuah bahasa pemrograman yang bersifat general-purpose. Untuk menangani proyek ini, Microsoft merekrut Anders Helsberg, yang merupakan mantan karyawan Borland yang membuat bahasa Turbo Pascal, dan Borland Delphi, yang juga mendesain Windows Foundation Classes (WFC) yang digunakan di dalam J++. Sebagai hasil dari usaha tersebut, C# pun pertama kali diperkenalkan pada bulan Juli 2000 sebagai sebuah bahasa pemrograman modern berorientasi objek yang menjadi sebuah bahasa pemrograman utama di dalam pengembangan di dalam platform Microsoft .NET Framework.

Pengalaman Helsberg sebelumnya dalam pendesain bahasa pemrograman seperti Visual J++, Delphi, Turbo Pascal) dengan mudah dilihat dalam sintaksis bahasa C#, begitu pula halnya pada inti Common Language Runtime (CLR). Dari kutipan atas interview dan makalah-makalah teknisnya ia menyebutkan kelemahan-kelemahan yang terdapat pada bahasa pemrograman yang umum digunakan saat ini, misalnya C++, Java, Delphi, ataupun Smalltalk. Kelemahan-kelemahan yang dikemukakannya itu yang menjadi basis CLR sebagai bentukan baru yang menutupi kelemahan-kelemahan tersebut, dan pada akhirnya memengaruhi desain pada bahasa C# itu sendiri. Ada kritik yang menyatakan C# sebagai bahasa yang berbagi akar dari bahasa-bahasa pemrograman lain. [16] Fitur-fitur yang diambilnya dari bahasa C++ dan Java adalah desain berorientasi objek, seperti garbage collection, reflection, akar kelas (root class), dan juga penyederhanaan terhadap pewarisan jamak (multiple inheritance). Fitur-fitur tersebut di dalam C# kini telah diaplikasikan terhadap iterasi, properti, kejadian (event), metadata, dan konversi antara tipe-tipe sederhana dan juga objek.

C# didisain untuk memenuhi kebutuhan akan sintaksis C++ yang lebih ringkas dan Rapid Application Development yang 'tanpa batas' (dibandingkan dengan RAD yang 'terbatas' seperti yang terdapat pada Delphi dan Visual Basic).

Agar mampu mempromosikan penggunaan besar-besaran dari bahasa C#, Microsoft, dengan dukungan dari Intel Corporation dan Hewlett-Packard, mencoba mengajukan standardisasi terhadap bahasa C#. Akhirnya, pada bulan Desember 2001, standar pertama pun diterima oleh European Computer Manufacturers Association atau Ecma International (ECMA), dengan nomor standar ECMA-334. Pada Desember 2002, standar kedua pun diadopsi oleh ECMA, dan tiga bulan kemudian diterima oleh International Organization for Standardization (ISO), dengan nomor standar ISO/IEC 23270:2006.

Fitur-fitur bahasa[sunting | sunting sumber]

C# kadang-kadang dapat disebutkan sebagai bahasa pemrograman yang paling mencerminkan dasar dari CLR dimana semua program-program .NET berjalan, dan bahasa ini sangat bergantung pada kerangka tersebut sebab ia secara spesifik didisain untuk mengambil manfaat dari fitur-fitur yang tersedia pada CLR.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "InfoQ eMag: A Preview of C# 7". 
  2. ^ "What's new in C# 8". 
  3. ^ Torgersen, Mads (October 27, 2008). "New features in C# 4.0". Microsoft. Diakses tanggal October 28, 2008. 
  4. ^ "The Roslyn .NET compiler provides C# and Visual Basic languages with rich code analysis APIs.: dotnet/roslyn". November 13, 2019 – via GitHub. 
  5. ^ "CoreCLR is the runtime for .NET Core. It includes the garbage collector, JIT compiler, primitive data types and low-level classes.: dotnet/coreclr". November 13, 2019 – via GitHub. 
  6. ^ a b Naugler, David (May 2007). "C# 2.0 for C++ and Java programmer: conference workshop". Journal of Computing Sciences in Colleges. 22 (5). Although C# has been strongly influenced by Java it has also been strongly influenced by C++ and is best viewed as a descendant of both C++ and Java. 
  7. ^ Hamilton, Naomi (October 1, 2008). "The A-Z of Programming Languages: C#". Computerworld. Diakses tanggal February 12, 2010. We all stand on the shoulders of giants here and every language builds on what went before it so we owe a lot to C, C++, Java, Delphi, all of these other things that came before us. (Anders Hejlsberg) 
  8. ^ "Chapel spec (Acknowlegements)" (PDF). Cray Inc. 2015-10-01. Diakses tanggal 2016-01-14. 
  9. ^ "Rich Hickey Q&A by Michael Fogus". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-01-11. Diakses tanggal 2017-01-11. 
  10. ^ Borenszweig, Ary. "Crystal 0.18.0 released!". It's heavily inspired by Ruby, and other languages (like C#, Go and Python). 
  11. ^ "Web Languages and VMs: Fast Code is Always in Fashion. (V8, Dart) - Google I/O 2013". Diakses tanggal 22 December 2013. 
  12. ^ Java 5.0 menambahkan beberapa fitur bahasa baru (enhanced for loop, autoboxing, varargs dan anotasi), setelah mereka diperkenalkan di bahasa C# yang mirip dan bersaingan [1] [2]
  13. ^ Cornelius, Barry (December 1, 2005). "Java 5 catches up with C#". University of Oxford Computing Services. Diakses tanggal June 18, 2014. In my opinion, it is C# that has caused these radical changes to the Java language. (Barry Cornelius) 
  14. ^ Ring Team (5 December 2017). "Ring programming language and other languages". ring-lang.net. ring-lang. 
  15. ^ Lattner, Chris (2014-06-03). "Chris Lattner's Homepage". Chris Lattner. Diakses tanggal 2020-05-12. The Swift language is the product of tireless effort from a team of language experts, documentation gurus, compiler optimization ninjas, and an incredibly important internal dogfooding group who provided feedback to help refine and battle-test ideas. Of course, it also greatly benefited from the experiences hard-won by many other languages in the field, drawing ideas from Objective-C, Rust, Haskell, Ruby, Python, C#, CLU, and far too many others to list. 
  16. ^ Bagan sejarah bahasa pemrograman

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

.
Kesalahan pengutipan: Ditemukan tag <ref> untuk kelompok bernama "lower-alpha", tapi tidak ditemukan tag <references group="lower-alpha"/> yang berkaitan