Bumbu tabur

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Bumbu tabur atau seasoning powder atau bumbu perasa merupakan bumbu yang fungsinya untuk memberikan raza pelezat pada snack kering misalnya: makaroni goreng, tela-tela, emping, kerupuk, keripik, kentang goreng, jagung bakar dan jagung manis.

Rasa[sunting | sunting sumber]

Rasa untuk bumbu tabur ini ada berbagai macam rasa antara lain : bumbu tabur rasa keju, bumbu tabur rasa balado, bumbu tabur rasa barbeque, bumbu tabur rasa jagung manis, bumbu tabur rasa jagung bakar, bumbu tabur rasa ayam bawang, dan lain-lain. Bumbu tabur ini digunakan sesuai dengan snack apa yang akan dibuat.

Kualitas[sunting | sunting sumber]

Kualitas bumbu tabur ini juga berbeda-beda. Kualitas bumbu tabur yang baik antara lain :

  1. Butiran-butiran atau partikel-partikel lebih halus dan kering.
  2. Bumbu tabur juga dapat larut dalam minyak.
  3. Warnanya memakai pewarna makanan dengan kualitas tinggi, sehingga warna tidak menempel di mulut/lidah ketika dimakan.
  4. Memakai perasa makanan yang asli dan bukan sekadar aroma.
  5. Memakai kandungan vetsin yang wajar untuk dikonsumsi.

Pemakaian[sunting | sunting sumber]

Cara pengaplikasian bumbu tabur secara optimal dapat dilakukan seperti ini : Bumbu tabur diberikan kepada makanan ringan yang masih dalam keadaan panas. Setelah diberikan, diamkan selama 2 hingga 3 menit lalu setelah itu baru diaduk sampai merata. Hal ini terjadi karena pori-pori makanan yang melebar ketika panas, sehingga bumbu tabur dapat melekat dengan baik di makanan ringan.

Standar pemakaian bumbu tabur adalah sebagai berikut : Untuk rasa yang standar, berikan bumbu tabur sebesar 5%-7% dari berat produk matang. Untuk rasa yang lebih kuat lagi, berikan 10% dari berat produk matang. Misalnya jika untuk 2 Kg produk matang, maka diberikan bumbu tabur 1 ons - 2 ons.

Lihat Pula[sunting | sunting sumber]