Balado
Tampilan
| Balado | |
|---|---|
Udang Balado Untuk Merayakan Pesta | |
| Nama lain | Balado Goreng |
| Tempat asal | |
| Daerah | Sumatera Barat |
| Dibuat oleh | Minangkabau |
| Suhu penyajian | Panas |
Balado merupakan teknik memasak khas Minangkabau dengan cara menumis cabe giling dengan berbagai rempah, biasanya bawang merah, bawang putih, dan jeruk nipis.[1] Cabe yang lazim digunakan adalah cabe keriting merah, walaupun kenyataannya masakan balado dengan cabe hijau juga populer.
Sebenarnya penggunaan kata Balado sendiri digunakan setelah kata benda, Misalnya Ikan Balado (Ikan+Cabe), Gulai Balado, Sayur Bayam Balado, Dendeng Balado. Bukan Balado dendeng maupun Balado Ikan. Penggunaan kata Balado sebelum kata benda merupakan penyalahgunaan bahasa sehingga menghilangkan arti sebenarnya dalam bahasa aslinya bahasa Minangkabau
Galeri
[sunting | sunting sumber]- Aneka Balado
- Bada (sejenis ikan) balado
- Baluik (belut) balado
- Dendeng (daging sapi kering) balado
- Talua (telur) balado
- Terong balado
- Udang balado
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ News, Tagar (2017-12-23). "Mengenal Asal Usul Balado Kuliner Khas Minang". TAGAR. Diakses tanggal 2023-02-19.

