Lompat ke isi

Billy Mambrasar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Billy Mambrasar
LahirGracia Josaphat Jobel Mambrasar
17 Desember 1988 (umur 37)
Serui, Papua, Indonesia
KebangsaanIndonesia
AlmamaterInstitut Teknologi Bandung (S.T.)
Universitas London (BSc)
Universitas Harvard (Ed.M.)
Universitas Nasional Australia (MBA)
St Hugh’s College, Oxford
PekerjaanStaf Khusus Presiden
Dikenal atasPendiri Yayasan Kitong Bisa

Gracia Josaphat Jobel Mambrasar (lahir 17 Desember 1988),[1] umumnya dikenal sebagai Billy Mambrasar, adalah seorang pemuda asal Papua pendiri Yayasan Kitong Bisa, yang bergerak dalam bidang pendidikan informal, menyediakan penddikan untuk anak-anak kurang mampu dengan fokus di Papua dan Papua Barat.[2] Billy Mambrasar menjabat sebagai salah satu dari 11 Staf Khusus Presiden Joko Widodo untuk periode kedua (2019-2024). Billy juga merupakan delegasi Indonesia untuk Y20 Saudi Arabia 2020.[3]

Latar Belakang

[sunting | sunting sumber]

Billy lahir dari keluarga dengan ekonomi rendah Kepulauan Yapen, Papua. Billy terlahir di keluarga yang sederhana, yang menggantungkan hidupnya dengan berjualan di pasar untuk dapat bertahan hidup.[4] Sebelum bergabung dalam Pemerintahan, Billy Mambrasar pernah bekerja sebagai seorang insinyur di Perusahaan Minyak dan Gas Inggris, yaitu: BP. Di perusahaan tersebut, Billy pernah tergabung dalam tim engineering, untuk mengerjakan proyek gas Tangguh. Billy kemudian mengundurkan diri dari pekerjaan tersebut, untuk mendirikan Yayasan Kitong Bisa. Billy Mambrasar juga ada seorang pebisnis dan ikut mendirikan beberapa unit unit usaha bersama rekan-rekannya, untuk dapat mendukung operasi dari Yayasan Kitong Bisa tersebut.

Karier dan Bisnis

[sunting | sunting sumber]

Setelah memutuskan untuk mengakhiri kariernya sebagai seorang Insinyur di BP, Billy kemudian memutuskan untuk menjadi seorang wirausahawan sosial hingga tahun 2019. Di akhir tahun tersebut, Billy Mambrasar diangkat menjadi Staf Khusus Presiden Joko Widodo.[5]

Billy lahir dari keluarga penjual kue. Billy mendapatkan beasiswa menempuh pendidikan SMA di Jayapura dari Pemerintah Provinsi Papua. Ia kemudian diterima di Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB.

Duta SDG Indonesia

[sunting | sunting sumber]

Billy Mambrasar juga adalah seorang duta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDG Indonesia tahun 2019-2021, ditunjuk oleh Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dan telah diundang berbicara di berbagai forum baik Nasional maupun internasional.[6] Dalam tugasnya sebagai Duta SDGs, Billy aktif mengadvokasi dalam acara-acara seminar nasional, maupun internasional, untuk mengurangi jumlah sampah plastik di lautan Indonesia.[7]

Selain itu, Billy Mambrasar juga telah mengadakan berbagai pelatihan bisnis di berbagai tempat di Indonesia, untuk mendorong terciptanya pengusaha muda dari Tanah Papua yang akan membantu meningkatkan perekonomian dan mengurangi kemiskinan di Papua.[8]

Staf khusus Presiden Joko Widodo

[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2019 Billy Mambrasar juga ditunjuk oleh Presiden RI Joko Widodo untuk mengawasi proses pembangunan pusat pembinaan kewirausahaan di Provinsi Maluku[9] dan Provinsi Papua yang disebut dengan Papua Youth Creative Hub.[10] Harapan dengan adanya pusat pengembangan wirausahawan muda di kedua provinsi ini, harapannya adalah adanya pengurangan tingkat kemiskinan dan pengangguran di kedua provinsi tersebut.[11]

Pendidikan

[sunting | sunting sumber]
Billy Mambrasar di matrikulasi di St Hugh's College, Universitas Oxford.

Billy Mambrasar menyelesaikan gelar S1 dalam bidang teknik, dari Institut Teknologi Bandung, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan. Billy Mambrasar kemudian mendapatkan gelar Master dalam Bidang Administrasi Bisnis, dari Universitas Nasional Australia, dan lulus dengan dinobatkan sebagai Student of the Year pada tahun 2015[12] dan kemudian menempuh pendidikannya di St Hugh's College, Universitas Oxford.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. https://indonesiainside.id/news/nasional/2019/08/30/diaspora-indonesia-asal-papua-berharap-jayapura-kembali-pulih
  2. https://nasional.kompas.com/read/2019/11/22/06000701/yang-spesial-untuk-7-staf-khusus-milenial-jokowi?page=all
  3. https://news.detik.com/berita/d-4794225/jejak-billy-mambrasar-anak-penjual-kue-dari-papua-yang-jadi-stafsus-jokowi
  4. https://nasional.kompas.com/read/2019/11/21/17311561/ini-7-staf-khusus-baru-jokowi-dari-kalangan-milenial
  5. Liputan6.com (2019-10-25). "Duta SDGs Indonesia Kritisi Masalah Polusi Sampah di Forum Internasional". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-10-14. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  6. TV, CNBC Indonesia. "Penerapan SDGs di Indonesia". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 2025-10-14.
  7. "Stafsus Billy: Saya Ingin Lahirkan 100 Pengusaha Per Tahun". Tribunnews.com. 2025-10-13. Diakses tanggal 2025-10-14.
  8. https://www.vivanews.com/bisnis/ekonomi/36720-cerita-billy-rayu-jokowi-biayai-rp204-miliar-pusat-kreativitas-maluku%5B%5D
  9. Okezone (2019-10-29). "Jokowi Luncurkan Papuan Youth Creative Hub, Pusat Pengembangan Startup di Jayapura : Okezone News". https://news.okezone.com/. Diakses tanggal 2025-10-14.
  10. "Presiden Jokowi Penuhi Janji Luncurkan Papuan Youth Creative Hub: 'Silicon Valley Indonesia'". Tribunnews.com. 2025-10-13. Diakses tanggal 2025-10-14.
  11. "Gracia Billy Yosaphat Y Mambrasar | Australian National University". www.anu.edu.au (dalam bahasa Inggris). 2015-03-24. Diakses tanggal 2025-10-14.