Berudu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Berudu kodok.

Berudu atau kecebong adalah tahap pra-dewasa (larva) dalam daur hidup amfibia. Berudu eksklusif hidup di air dan berespirasi menggunakan insang, seperti ikan. Tahap akuatik (hidup di perairan) inilah yang membuat amfibia memperoleh namanya (amphibia = "hidup [pada tempat] berbeda-beda").

Kebanyakan berudu herbivora, memakan alga dan bagian-bagian tumbuhan. Beberapa spesies merupakan omnivora (pemakan segala).

Budaya populer[sunting | sunting sumber]

Di Indonesia, kecebong/cebong adalah label yang digunakan untuk menyebut (dengan maksud mengolok) pendukung Joko Widodo sejak Pilpres 2014 lalu. Sebutan ini muncul dari kalangan oposisi dengan terinspirasi oleh fakta bahwa beliau gemar memelihara kodok ketika menjadi wali kota Solo dan gubernur Jakarta. Oleh karenanya, segelintir orang menyebut Jokowi sebagai 'raja kodok', sementara cebong/cebongers untuk menyebut pengikutnya.[1] Beberapa tokoh masyarakat telah mengusulkan agar sebutan-sebutan ini dihentikan.[2]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Welle (www.dw.com), Deutsche. "'Cebong' Alias Berudu dan Label Politik Olok-olokan | DW | 27.06.2018". DW.COM. Diakses tanggal 2019-04-14. 
  2. ^ Stefanie, Christie. "'Cebong dan Kampret', Sinisme Dua Kubu Nihil Gagasan". nasional (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-04-14. 

Bacaan lanjutan[sunting | sunting sumber]

  • McDiarmid, Roy W.; Altig, Ronald, ed. (1999). Tadpoles: the Biology of Anuran Larvae. Chicago: University of Chicago Press. ISBN 0226557634.