Lompat ke isi

Bendungan Tiga Ngarai

Bendungan Tiga Ngarai
三峡大坝
Tampak bendungan pada September 2009
Peta
Peta interaktif dari Bendungan Tiga Ngarai
三峡大坝
NegaraTiongkok
LokasiSandouping, Distrik Yiling, Hubei
Koordinat30°49′23″N 111°00′12″E / 30.82306°N 111.00333°E / 30.82306; 111.00333
TujuanPengendalian banjir, pembangkit listrik, navigasi
StatusBeroperasi
Awal konstruksi14 Desember 1994
Tanggal pembukaan2003[1]
Biaya konstruksi¥203 miliar (US$31.765 miliar)[2]
PemilikChina Yangtze Power (anak perusahaan China Three Gorges Corporation)
Bendungan dan saluran pelimpah
Jenis bendunganBendungan gravitasi
MembendungSungai Yangtze
Tinggi181 m (594 ft)
Panjang2.335 m (7.661 ft)
Lebar (puncak)40 m (131 ft)
Lebar (dasar)115 m (377 ft)
Volume bendungan272 juta m3 (356 juta cu yd)
Kapasitas saluran pelimpah116.000 m3/s (4.100.000 cu ft/s)
Waduk
MembentukWaduk Tiga Ngarai
Kapasitas total393 km3 ([convert: unit tak dikenal])
Daerah tangkapan air1.000.000 km2 (390.000 sq mi)
Luas permukaan1.084 km2 (419 sq mi)[3]
Panjang maksimum600 km (370 mi)[4]
Elevasi normal175 m (574 ft)
Pembangkit listrik
Tanggal pengoperasian2003–2012
JenisKonvensional
Tinggi tekan hidrolikRated: 806 m (2.644 ft)
Maximum: 113 m (371 ft)[3]
Turbin32 × 700 MW
2 × 50 MW Francis-type
Kapasitas terpasang22,500 MW
Faktor kapasitas45%
Produksi tahunan1.016 TWh (3.660 PJ) (2018)
Lokasi konstruksi Bendungan Tiga Ngarai, 26 Juli 2004
Bendungan Tiga Ngarai menerima air, 26 Juli 2004
Pengangkat kapal untuk lalu lintas sungai untuk melewati bendungan ini, Mei 2004

Bendungan Tiga Jurang atau Bendungan Tiga Ngarai atau Dam Tiga Jurang (Hanzi sederhana: 三峡大坝; pinyin: Sānxiá Dàbà) terletak di Sungai Yangtze (sungai ketiga terpanjang di dunia) di Sandouping, Yichang, provinsi Hubei, Cina. Konstruksi dimulai pada 1994. Bendungan ini akan menjadi bendungan hidroelektrik terbesar di dunia ketika diselesaikan pada tahun 2009. Penampungan ini memulai pengisian pada 1 Juni 2003, dan akan menempati wilayah Tiga Jurang yang indah, antara kota Yichang, Hubei, dan Fuling, Chongqing.

Seperti bendungan lain yang sedang dibangun, bendungan ini juga merupakan bendungan yang kontroversial menyangkut benar salahnya proyek ini. Pihak yang mendukung menunjuk kepada keuntungan ekonomi dari pengawasan banjir dan tenaga hidroelektrik. Pihak penentang mengkhawatirkan masa depan 1,9 juta orang yang akan dipindahkan; hilangnya lokasi arkeologikal dan budaya yang berharga; dan juga dampaknya terhadap lingkungan.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Ma, Yue (26 November 2010). "Three Gorges Dam". Stanford University. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 April 2016. Diakses tanggal 13 Februari 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. "Three Gorges Dam Hydro Electric Power Plant, China". Power Technology. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Mei 2018. Diakses tanggal 27 Mei 2018.
  3. 1 2 "Three Gorges Project" (PDF). Chinese National Committee on Large Dams. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 5 Maret 2014. Diakses tanggal 1 Januari 2015.
  4. Engineering Geology for Society and Territory – Volume 2: Landslide Processes. Springer. 2014. hlm. 1415. ISBN 978-3-319-09057-3.
  1. New Scientist report on greenhouse gas production by hydroelectric dams. Diarsipkan 2008-05-18 di Wayback Machine.
  2. Topping, Audrey Ronning. Environmental controversy over the Three Gorges Dam. Earth Times News Service.
  3. article by ABB on use of HVDC-technology for distribution of power generated at the Three Gorges Dam

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]