Bayu Indrawan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Dr. Eng. Bayu Indrawan
Bayu Indrawan.jpg
Center of Waste Management Indonesia
Informasi pribadi
Lahir 3 Agustus 1985 (umur 33)
Palembang, Indonesia
Tinggi 1,65 m (5 ft 5 in)
Pasangan Ifada Wulandari (2012–present)
Anak Ayunda Qurratu Aini
M. Faindra Aljazari
Alma mater Tokyo Institute of Technology
Universitas Indonesia
Universitas Sriwijaya
Universitas IBA
Situs web http://bayu.in

Dr. Eng. Bayu Indrawan, peneliti dan ahli di bidang pengolahan sampah[1] dan energi terbarukan[2], telah bekerja secara intensif di sektor energi dan lingkungan sejak tahun 2003. Dia banyak diundang pada berbagai seminar internasional, lokakarya dan juga memberikan keynote speaker di beberapa konferensi internasional[3][4][5][6][7][8]. Dia juga diundang untuk menghadiri beberapa program internasional profesional bergengsi, misalnya International Visitor Leadership Program (IVLP) pada tahun 2014 oleh U.S. Department of State[9].

Bayu Indrawan menerima Doktoral Degree (Dr. Eng.) di Environmental Science and Technology (Tokyo Institute of Technology, Jepang) dengan fokus pada waste to energy technology yang didukung oleh Ministry of Education, Culture, Sports, Science and Technology (MEXT), Jepang[10] dengan beasiswa yang didanai penuh. Ia memperoleh double degree di Teknik Elektro (Universitas Sriwijaya) dan Ekonomi (Universitas IBA), dan juga mendapatkan gelar Master di Teknik Elektro (Universitas Indonesia) dalam bidang energi terbarukan.

Sebagai salah satu lulusan doktor termuda dari Indonesia, dia adalah member dari Waste-to-Energy Research & Technology Council, Japan Institute of Energy, and The International Solid Waste Association. Dr. Eng. Bayu Indrawan adalah Pendiri dan Direktur Center of Waste Management Indonesia, pusat penelitian terkait pengelolaan sampah yang pertama berbasiskan teknologi di Indonesia dengan tujuan melayani masyarakat[11] dan semua pemangku kepentingan dengan membantu lingkungannya menjadi hijau dan bersih melalui penelitian, pengembangan dan implementasi sistem pengelolaan sampah terpadu dan berkelanjutan[12]. Dia juga mengabdi sebagai dosen dan peneliti di Universitas Indonesia[13] [14] dan Surya University, salah satu pelopor universitas berbasis riset di Indonesia[15].

Bayu Indrawan adalah teknologi inovator[16] untuk pengolahan sampah dengan hidrotermal[17], mengimplementasikan teknologi pengolahan sampah terintegrasi pertama kali di Indonesia dalam skala komersial[18][19][20][21] yang berlokasi di Tangerang, Summarecon Serpong[22]. Dia juga mengembangkan dan mengimplementasikan konversi plastik menjadi bahan bakar cair dengan teknologi pirolisis dalam skala pilot dan komersial di Indonesia[23][24][25].

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Insight w/Desi Anwar on Twitter". Twitter. Retrieved 2016-06-09.
  2. ^ "GREENPEACE: Cheap, low-carbon electricity for all Indonesians". Greenpeace Philippines. Retrieved 2016-06-09.
  3. ^ "Keynote Address". MAROCENET. 2014-11-25. Retrieved 2016-05-25.
  4. ^ "Keynote". Renewable Energy & Green Technology Conference. 2014-03-19. Retrieved 2016-05-25.
  5. ^ "Keynote Speaker". International Conference on "Green Growth and Energy for ASEAN 2014". Retrieved 2016-05-25.
  6. ^ "Seminar | Building Management". www.intipesan.co.id. Retrieved 2016-05-25.
  7. ^ "Seminar Nasional “Kreatif Teknologi untuk Lingkungan”". www.cwm.or.id. Retrieved 2016-05-25.
  8. ^ "International workshop: Green energy and growth in ASEAN 2014". www.vast.ac.vn. Retrieved 2016-06-09.
  9. ^ "Indonesia Masih ‘cuek’ dengan Potensi dan Karya Anak Bangsa". rri.co.id. Retrieved 2016-05-25.
  10. ^ "Manajemen Sampah Berdaya Komersial - Pokja AMPL : Air Minum dan Penyehatan Lingkungan". www.ampl.or.id. Retrieved 2016-06-09.
  11. ^ "Dompet Dhuafa Gagas Program Sampah Jadi Bahan Bakar". news.metrotvnews.com. Retrieved 2016-05-25.
  12. ^ "Center of Waste Management Indonesia". www.cwm.or.id. Retrieved 2016-05-25.
  13. ^ "Greenpeace: listrik murah dan rendah karbon bagi warga Indonesia". Greenpeace Indonesia. Retrieved 2016-05-25.
  14. ^ "Website Staff UI". staff.ui.ac.id. Diakses tanggal 2017-11-21. 
  15. ^ "Advancing Science and Technology. Fostering Innovation. Surya University" (PDF).
  16. ^ Celebes TV - Pemberdayaan Masyarakat Miskin Ala Dompet Dhuafa & Pengolahan Sampah, 2012-05-26, retrieved 2016-05-25
  17. ^ "Inovasi Online Vol.15/XXI/November 2009 - Konversi Sampah Perkotaan Menjadi Bahan Bakar". io.ppijepang.org. Retrieved 2016-06-09.
  18. ^ "Teknologi Hidrotermal, Solusi Sampah Perkotaan". www.cwm.or.id. Retrieved 2016-05-25.
  19. ^ "Pengolahan Sampah Perkotaan dengan Teknologi Hidrotermal Pertama di Indonesia". www.cwm.or.id. Retrieved 2016-06-09.
  20. ^ "Sampah Kukar Bisa Jadi Batu Bara | Kaltim Post". kaltim.prokal.co. Retrieved 2016-06-09.
  21. ^ "Pusat Pengelolaan Ekoregion Kalimantan : Kukar Olah Sampah Jadi Bahan Bakar Setara Batubara". kalimantan.menlh.go.id. Retrieved 2016-05-25.
  22. ^ Wonderful Living - Hidrotermal, Solusi Sampah Perkotaan, 2016-03-13, retrieved 2016-05-25
  23. ^ "Dompet Dhuafa Gagas Program Sampah Jadi Bahan Bakar". news.metrotvnews.com. Retrieved 2016-06-09.
  24. ^ "Doyan 'Nyampah', OlahSampah.com Gebrak Komunitas Kota Besar". LensaIndonesia.com. 2012-08-25. Retrieved 2016-06-09.
  25. ^ "Sampah Plastik, Pengganti Bahan Bakar". olahsampah.com. Retrieved 2016-06-09.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]