Bank devisa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Bank devisa adalah bank yang dapat melakukan kegiatan jual-beli secara keseluruhan dengan menggunakan mata uang asing hingga ke luar negeri.[1] Pelayanan bank devisa melingkupi pembayaran ke luar negeri dan jual-beli valuta asing. Bank devisa juga dapat mengeluarkan surat kredit, cek perjalanan, inkaso dan tabungan dalam pasar valuta asing.[2] Kinerja bank devisa dinilai berdasarkan hasil analisa rasio laporan keuangan yang meliputi permodalan, kualitas aset, rentabilitas, likuiditas dan kepatuhan.[3] Bank devisa dipilih dari bank non devisa yang telah memenuhi berbagai persyaratan tertentu.[4]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Azis, Azlina (Februari 2015). "Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Devisa dan Bank Non Devisa di Indonesia". Jurnal Fekon. 2 (1): 6. 
  2. ^ Suharyono, dan Sunarto, N. (Juli 2016). "Dampak Krisis Global terhadap Non Performing Loan Bank Devisa Nasional". Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis. 4 (1): 68. 
  3. ^ Hartanti (Juni 2018). "Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Bank Devisa Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (2013-2017)". Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga. 1 (2): 69. doi:10.36778/jesya.v1i2.12. ISSN 2599-3410. 
  4. ^ Manuputty, S.R.A., dan Sunarto, H. (Februari 2013). "Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Devisa dan Bank Non Devisa di Indonesia". Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan. 9 (1): 5.