Banjar, Buleleng

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Koordinat: 8°11′23″S 114°58′06″E / 8.189755°S 114.968330°E / -8.189755; 114.968330

Banjar
Indonesia Buleleng Banjar district location map.svg
Peta lokasi Kecamatan Banjar
Negara Indonesia
ProvinsiBali
KabupatenBuleleng
Pemerintahan
 • CamatGede Santika,SH
Populasi
 • Total71,890 jiwa (2.016)[1]
68,960 jiwa (2.010)[2] jiwa
Kode pos
81152
Kode Kemendagri51.08.04 Edit the value on Wikidata
Luas173,28 km²[1]
Desa/kelurahan17 desa[1]
Situs webbanjar.bulelengkab.go.id

Banjar adalah sebuah kecamatan di kabupaten Buleleng, provinsi Bali, Indonesia.[3] Kecamatan ini berjarak sekitar 17 Km dari Singaraja, ibu kota Kabupaten Buleleng ke arah barat. Pusat pemerintahannya berada di Desa Banjar.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

Utara Laut Bali
Timur Kecamatan Buleleng dan Kecamatan Sukasada
Selatan Kecamatan Busung Biu dan Kabupaten Tabanan
Barat Kecamatan Seririt

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Pembagian administratif[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Banjar terdiri dari 17 desa, sebagai berikut;

  1. Banjar
  2. Banjar Tegeha
  3. Banyuatis
  4. Banyuseri
  5. Cempaga
  6. Dencarik
  7. Gesing
  8. Gobleg
  9. Kaliasem
  10. Kayuputih
  11. Munduk
  12. Pedawa
  13. Sidetapa
  14. Tampekan
  15. Temukus
  16. Tigawasa
  17. Tirtasari

Demografi[sunting | sunting sumber]

Penduduk Kecamatan Banjar, Buleleng untuk proyeksi tahun 2016 berjumlah 71.890 jiwa terdiri dari 35.590 laki-laki dan 36.300 perempuan dengan nilai sex rasio 98,04.[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d "Kecamatan Banjar dalam Angka 2017". Badan Pusat Statistik Indonesia. 2018. Diakses tanggal 4 Oktober 2019. 
  2. ^ "Penduduk Indonesia Menurut Desa 2010" (PDF). Badan Pusat Statistik. 2010. Diakses tanggal 14 Juni 2019. 
  3. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]