Bakteriologi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Antonie van Leeuwenhoek yang merupakan ahli mikrobiologi pertama dan orang pertama yang mengamati bakteri menggunakan mikroskop.

Bakteriologi merupakan cabang ilmu mikrobiologi yang mempelajari tentang bakteri, termasuk mempelajari morfologi, ekologi, genetika dan biokimia dari bakteri dan berbagai aspek lain yang berhubungan dengan bakteri.[1] Bakteriologi juga mempelajari mengenai identifikasi, klasifikasi, dan juga karakterisasi dari spesies bakteri.[2]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Metode modern dari teknik bakteriologi dimulai pada tahun 1870-1885 dengan diperkenalkannya penggunaan pewarna dan penemuan metode pemisahan campuran organisme pada pelat media nutrisi yang dipadatkan dengan gelatin atau agar. Penemuan lainnya yaitu pada tahun 1880 dan 1881, ketika Louis Pasteur berhasil melakukan imunisasi pada hewan yang sakit akibat bakteri. Penelitiannya tersebut menghasilkan studi tentang pencegahan serta pengobatan penyakit dengan menggunakan vaksin dan serum imun (yang sekarang dikenal imunologi). Selain itu, para ilmuwan juga menyadari bahwa bakteri berperan penting dalam bidang pertanian dan industri susu.[1]

Dalam bidang kesehatan atau medis[sunting | sunting sumber]

Bakteriologi dapat diterapkan dalam bidang kesehatan yang berkaitan dengan pembusukan makanan, termasuk jus buah, susu, sirup dan sejenisnya akibat adanya patogen.[3] Kemajuan awal dalam penerapan bakteriologi patogen berasal dari identifikasi dan karakterisasi bakteri yang terkait dengan suatu penyakit tertentu. Saat ini, sebagian besar penyakit bakteri pada manusia dan agen etiologinya telah diidentifikasi, meskipun masih terdapat beberapa jenis bakteri yang berkembang dan terkadang muncul, misalnya penyakit legionnaires, TBC dan sindrom TS. Selain itu, kemajuan pesat dalam bakteriologi telah mampu menghasilkan banyak vaksin yang efektif, misalnya vaksin polisakarida, vaksin PCV, vaksin difteri, dan vaksin tetanus, serta beberapa vaksin lain misalnya vaksin kolera, dan vaksin tifoid.[4]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "Bacteriology | science". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-11-27. 
  2. ^ "Bacteriology: the study of bacteria | Bacteria". web.archive.org. 2011-07-24. Diakses tanggal 2020-11-02. 
  3. ^ Ph. D., Biomedical Sciences; B. A., Physics and Mathematics; Facebook, Facebook; Twitter, Twitter. "Pasteurization: What It Means and How It Changes Food". ThoughtCo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-11-28. 
  4. ^ Hurst, Logan (2019-06-16). Bacteriology (dalam bahasa Inggris). Scientific e-Resources. hlm. Kata pengantar – Xiii. ISBN 978-1-83947-341-8. 

Lihat pula[sunting | sunting sumber]