Bahasa Neo-Aram

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Neo-Aram
Aram Modern
Distribusi
geografis:
Irak, Iran, Suriah, Turki dan diaspora Asiria
Rumpun bahasa:Afroasiatik
Pembagian:
Glottolog:aram1259  (Aramaic)[1]

Bahasa Neo-Aram atau bahasa Aram Modern adalah ragam bahasa Aram yang dituturkan dari abad pertengahan hingga masa modern. Bahasa ini berkembang dari bahasa Aram Kekaisaran lewat dialek Aram Pertengahan sekitar tahun 1200 M.

Istilah ini tidak mencakupi bahasa Aram yang digunakan sebagai bahasa sastra, suci, atau klasik saat ini, seperti misalnya bahasa Aram Targum, Suryani, atau Mandaik Klasik, tetapi bahasa-bahasa klasik ini berpengaruh terhadap bahasa Neo-Aram.

Dialek Neo-Aram Timur Laut dan Neo-Aram Tengah kebanyakan dituturkan oleh orang Asiria yang menjadi jemaat Gereja Timur Asiria, Gereja Katolik Kaldea, Gereja Ortodoks Suryani, Gereja Timur Kuno, Gereja Pentakosta Asiria, dan Gereja Evangelis Asiria. Bangsa Asiria tersebar di wilayah Irak, Suriah timur laut, Turki tenggara, dan Iran barat laut.

Jumlah penutur bahasa Neo-Aram yang fasih saat ini diperkirakan berkisar antara 575.000 hingga 1.000.000.

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Nordhoff, Sebastian; Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2013). "Aramaic". Glottolog. Leipzig: Max Planck Institute for Evolutionary Anthropology. 

Bacaan lanjut[sunting | sunting sumber]

  • Poizat, Bruno (2008). Manuel de Soureth (dalam bahasa Prancis). Paris: Geuthner. hlm. 271. ISBN 978-2-7053-3804-6. 
  • Père Jean Rhétoré (1912). Grammaire de la Langue Soureth (dalam bahasa Prancis). Mossoul: imprimerie des Pères Dominicains. hlm. 255. 
  • Costaz, Louis (1963). Syriac-English Dictionary. imprimerie catholique de Beyrouth. hlm. 421. 
  • Oraham, A.J. (1941). Oraham's Dictionary of the stabilized and enriched Assyrian Language and English. hlm. 576. 
  • Sabar, Yona (2002). A Jewish Neo-Aramaic Dictionary. Harrassowitz. ISBN 978-3-447-04557-5. 
  • Sabar, Yona (2003). "Aramaic, once a great language, now on the verge of extinction," in When Languages Collide: Perspectives on Language Conflict, Language Competition, and Language Coexistence, Joseph, DeStefano, Jacobs, Lehiste, eds. The Ohio State University Press. hlm. 222–234. ISBN 978-0-8142-0913-4. 
  • Waltisberg, Michael (2016). Syntax des Ṭuroyo (= Semitica Viva 55). Wiesbaden: Otto Harrassowitz Verlag. ISBN 978-3-447-10731-0.