Bahan bangunan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Beton dan tulangan baja yang digunakan untuk membangun sebuah lantai.

Bahan bangunan adalah setiap bahan yang digunakan untuk tujuan konstruksi. Banyak bahan alami, seperti tanah liat, pasir, kayu dan batu, bahkan ranting dan daun telah digunakan untuk membangun bangunan. Selain dari bahan alami, produk buatan banyak digunakan, dan beberapa lagi kurang sintetik. Industri pembuatan bahan bangunan didirikan di banyak negara dan penggunaan bahan-bahan tersebut biasanya dibagi ke dalam perdagangan khusus tertentu, seperti pertukangan, pipa, atap dan pekerjaan isolasi. Acuan ini berhubungan dengan tempat tinggal manusia dan struktur termasuk rumah.

Sifat fisik[sunting | sunting sumber]

Berat jenis[sunting | sunting sumber]

Berat jenis merupakan berat satuan volume yang tidak memperhitungkan volume dari rongga-rongga udara dan pori-pori. Nilai berat jenis diperoleh melalui pembagian antara berat bahan bangunan dalam keadaan kering dibagi dengan volumenya tanpa rongga-rongga udara dan pori-pori. Volume absolut dari berat jenis sama dengan volume benda padat.[1]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ T, Panennungi., dan Nurlita Pertiwi (2018). Ilmu Bahan Bangunan (PDF). Makassar: Badan Penerbit UNM. hlm. 5. ISBN 978-602-5554-20-9.