Arsitektur tropis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Arsitektur tropis merupakan jenis arsitektur yang sesuai diterapkan pada lingkungan yang memiliki iklim tropis. Jenis arsitektur tropis terbagi menjadi arsitektur tropis lembap dan arsitektur tropis kering.[1] Pada arsitektur tropis, kenyamanan bangunan ditentukan oleh kondisi bangunan dan kondisi lingkungan di sekitar bangunan. Dari segi kondisi bangunan, struktur dan letak bangunan serta bahan bangunan menjadi faktor utama terhadap kenyamanan pemakaian arsitektur tropis. Sementara itu, suhu ruangan, kelembapan relatif, dan pergerakan udara menjadi faktor penentu dari segi lingkungan yang termasuk ke dalam kenyamanan panas.[2]

Bentuk[sunting | sunting sumber]

Arsitektur tropis merupakan bentuk penyesuaian bangunan dengan iklim tropis. Lingkungan yang sesuai untuk membuat arsitektur tropis ialah lingkungan yang selalu terkena sinar matahari, curah hujan yang banyak dan kelembapan yang tinggi. Penerapan arsitektur tropis juga pada tempat-tempat yang dekat dengan alam. Contoh penerapan arsitektur tropis secara tradisional adalah pada rumah-rumah tradisional yang ada di Indonesia. Bahan bangunan yang digunakan sebagian besar diperoleh dari sumber daya alam di sekitar tempat bangunan didirikan. Sedangkan arsitektur tropis modern lebih mengutamakan perancangan pencahayaan alami dan ventilasi alami dengan tetap menggunakan bahan bangunan alami. Ciri utama dari arsitektur tropis adalah penggunaan pintu dan jendela yang berperan sebagai ventilasi alami. Ciri lain dari bangunan yang menerapkan arsitektur tropis ialah pembuatan langit-langit yang cukup tinggi yang umumnya mempunyai plafon yang rata dengan bagian atap tanpa ada loteng.[3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Sari, L.H, Zahriah dan Zuhrina. (2019). Pengaruh Karakter Arsitektur Tropis pada Desain Rumah Belanda. Banda Aceh: Syiah Kuala University Press. hlm. 11. ISBN 978-623-7086-36-9. 
  2. ^ Abdulrahman, I., dan Wibowo, H. (2018). "Penerapan Arsitektur Tropis pada Bangunan Komunal: Studi Kasus: Desain Asrama Haji Jawa Barat" (PDF). Prosiding Temu Ilmiah IPLBI 2018: C042–C043. 
  3. ^ Siahan, R.M., dan Ihsan, H. (2007). Rumah Tropis: 40 Desain Rumah Tinggal + Denah + Gambar Perspektif (edisi ke-7). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. hlm. 9. ISBN 979-22-0351-6.