Babur

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Babur
Padishah
Babur idealisiert.jpg
Sebuah potret Babur, dari naskah ilustrasi awal Baburnama 1589-90[1]
Flag of the Mughal Empire (triangular).svg Kaisar Mughal ke-1
Berkuasa30 April 1526 – 26 Desember 1530
PenerusHumayun
Lahir(1483-02-14)14 Februari 1483
Andijan, Mughalistan (sekarang Uzbekistan)
Wafat26 Desember 1530(1530-12-26) (umur 47)
Agra, Kesultanan Mughal (sekarang India)
Pemakaman
WangsaTimurid
Nama lengkap
Zahir-ud-din Muhammad Babur
AyahUmar Shaikh Mirza II, Amir dari Fergana
IbuQutlugh Nigar Khanum
PasanganAisha Sultan Begum
Zaynab Sultan Begum
Masuma Sultan Begum
Maham Begum
Dildar Agha Begum
Gulnar Agha Begum
Gulrukh Begum
Afghani Agha Begum
Nargul Agha Begum
Saliha Sultan Begum
AnakPutra:
Humayun
Kamran Mirza
Askarī Mirzā
Hindal Mirzā
Altun Bishik (dugaan putra)
Putri:
Fakhr-un-Nissa
Gulrang Begum
Gulbadan Begum
Gulchehra Begum
AgamaIslam

Zāhir ud-Dīn Muḥammad bin ʿOmar Sheikh (ﻇﻬﻴﺮ ﺍﻟﺪﻳﻦ محمد بابر), atau lebih dikenali sebagai Babur (lahir 14 Februari 1483 – meninggal 26 Desember 1530 pada umur 47 tahun) ialah seorang penakluk Muslim dari Asia Tengah yang mendirikan wangsa Mughal di India. Baginda merupakan keturunan langsung Timur melalui keluarga bapaknya, dan juga keturunan Genghis Khan melalui keluarga ibunya.[2]

Keluarga[sunting | sunting sumber]

Ayah

  • Umar Sheikh Mirza

Ibu

  • Qutlugh Nigar Khanum

Permaisuri
(Padshah Begum)

  • Maham Begum
    wanita pertama yang menggunakan gelar padshah begum. Dia merupakan istri ketiga Babur.
    • Nasiruddin Muhamad
      putra sulung Babur. Lebih dikenal dengan gelar Humayun, Kaisar Mughal selanjutnya.
    • Barbul Mirza
      meninggal saat masih bayi
    • Faruq Mirza
    • Mehr Jahan Begum
    • Aisan Daulat Begum

Ratu lain

  • Aisha Sultan Begum
    putri ketiga Sultan Ahmed Mirza. Istri pertama dan sepupu Babur.
    • Fakhrun Nissa Begum
      anak sulung Babur, meninggal empat puluh hari setelah lahir
  • Zainab Sultan Begum
    putri Sultan Mahmud Mirza. Istri kedua dan sepupu Babur.
  • Masuma Sultan Begum
    putri kelima sekaligus putri bungsu Sultan Ahmed Mirza, saudari tiri Aisha Sultan Begum. Istri keempat dan sepupu Babur.
    • Ma'suma Sultan Begum
  • Bibi Mubarika Yusufzai
  • Gulrukh Begum
    • Kamran Mirza
    • Askari Mirza
      meninggal di Makkah, Kekaisaran Ottoman
    • Ahmad Mirza
      meninggal muda
    • Shahrukh Mirza
      meninggal muda
    • Gulzar Begum
      meninggal muda
    • Gulrukh Begum
      juga dikenal dengan nama Gulbarg Begum.
  • Dildar Begum
    • Alwar Mirza
      meninggal pada masa kecil
    • Gulchehara Begum
    • Abu'l Nasir Muhammad
      lebih dikenal dengan gelar Hindal Mirza.
    • Gulbadan Begum
    • Gulrang Begum

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Babur
Lahir: 14 Februari 1483 Wafat: 26 Desember 1530
Gelar
Didahului oleh:
Tidak ada
Kaisar Mughal
1526-1530
Diteruskan oleh:
Humayun