Atrium (anatomi)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Atrium
Diagram of the human heart (cropped).svg
Gambar bagian depan jantung menunjukkan serambi
Rincian
Bagian dariJantung
SistemSistem peredaran darah
Pengenal
Bahasa LatinAtrium
MeSHD006325
TAA12.1.00.017
FMA85574
Daftar istilah anatomi

Atrium atau serambi jantung adalah ruang jantung bagian atas dimana darah masuk ke dalam jantung. Ada dua atrium dalam jantung – atrium kiri berhubungan dengan paru paru, dan atrium kanan yang berhubungan dengan sistem sirkulasi darah balik. Serambi jantung menerima darah, ketika otot jantung berkontraksi, otot jantung memompa darah ke ventrikel. Semua binatang dengan sistem sirkulasi darah tertutup mempunyai pasti setidaknya satu atrium (manusia mempunyai dua atrium).

Simpul[sunting | sunting sumber]

Simpul sinoatrial[1] (SA) terletak di aspek belakang di atrium kanan, medial terhadap muara vena kava superior. Sel simpul sinoatrial adalah sekelompok sel alat pacu jantung yang secara spontan mendepolarisasi untuk menciptakan aksi potensial. Aksi potensial jantung kemudian menyebar ke dua atrium yang menyebabkan kontraksi, mendorong darah supaya mengalir ke dalam ventrikel.

Simpul atrioventrikular[2] (AV) adalah simpul lain yang terlibat dalam sistem konduksi listrik jantung. Simpul ini terletak di antara atrium dan ventrikel.

Fungsi[sunting | sunting sumber]

Atria kanan menerima darah masuk kejantung dari seluruh tubuh melalui vena kava superior dan inferior. Vena kava superior mengembalikan darah tanpa oksigen dari bagian kepala, leher dan dada ke atria kanan. vena kava inferior mengembalikan darah tanpa oksigen dari tubuh bagian bawah (kaki, punggung, perut, dan panggul) ke atria kanan.

Atria kiri menerima darah masuk ke jantung dari vena pulmonaris. Vena pulmonaris menghubungkan atrium kanan dengan paru-paru dan membawa darah mengandung oksigen ke jantung.

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "ScienceDirect". www.sciencedirect.com. Diakses tanggal 2019-04-19. 
  2. ^ "ScienceDirect". www.sciencedirect.com. Diakses tanggal 2019-04-19. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]