Art Jog

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Art Jog adalah festival, pameran, dan pasar seni rupa kontemporer yang digelar tahunan, Art Jog digelar di lokasi Taman Budaya Yogyakarta (sampai tahun 2015), dan sejak tahun 2016 bertempat di Jogja National Museum (JNM) .[2] [3] Acara ini pertama kali diadakan pada tahun 2008 dengan nama Jogja Art Fair yang merupakan rangkaian acara Festival Kesenian Yogyakarta XX. [4][5][6] Pada tahun 2009 Jogja Art Fair tidak lagi menjadi bagian dari Festival Kesenian Yogyakarta dan pada tahun 2010 mengubah namanya menjadi Art Jog. [7] Art Jog diselenggarakan oleh Heri Pemad Art Management yang berbasis di Yogyakarta.[7]

Suasana Art Jog 2013, sebanyak 360 lembar plat drum minyak menutup bagian depan Taman Budaya Yogyakarta.[1]

Jogja Art Fair #2[sunting | sunting sumber]

Jogja Art Fair kedua mengangkat tema Spacing Contemporary, dilaksanakan pada 18 Agustus sampai 5 September 2009 di lokasi Taman Budaya Yogyakarta.[2] Jogja Art Fair #2 mengundang seniman dari berbagai kota, antara lain: Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta.[2] Karya yang diseleksi berjumlah 2952 karya dalam 837 proposal yang diterima komite Jogja Art Fair.[2] Karya yang lolos seleksi berjumlah 218 karya hasil seleksi Aminudin TH Siregar sebagai kurator.[3] Karya yang ditampilkan antara lain dalam bentuk lukisam, grafiti, mural, dan video.[3]

Art Jog 2010[sunting | sunting sumber]

Art Jog 2010 berlangsung pada 16-29 Juli 2010 di Taman Budaya Yogyakarta, dengan tema Indonesia Art Now.[4] Karya yang masuk untuk diseleksi berjumlah 1455 karya yang diseleksi oleh anggota komite antar lain: Eko Nugroho, Yudi Sulistyo, dan Budi Adi Nugroho.[4] Karya yang lolos seleksi dan ditampilkan dalam Art Jog 2010 berjumlah 158 karya.[4] Karya yang ditampilkan diperjualbelikan dengan harga yang telah ditentukan oleh pihak seniman dan penyelenggara.[4]

Art Jog 2011[sunting | sunting sumber]

Art Jog 2011 diselenggarakan pada 16-29 Juli 2011 di Taman Budaya Yogyakarta, pada acara tahun 2011 tidak memiliki tema, Aminudin T.H. Siregar mengatakan bahwa temanya adalah acara Art Jog itu sendiri.[5] Art Jog 2011 menyeleksi 3.500 karya dari 1.770 kandidat, hasil seleksi yang didapat menampilkan 251 karya yang terdiri dari lukisan, patung, instalasi, dan video dari 165 seniman.[5]

Art Jog 2012[sunting | sunting sumber]

Art Jog 2012 diselenggarakan pada 4-28 Juli 2012 di Taman Budaya Yogyakarta dengan tema "Looking East — A Gaze upon Indonesian Contemporary Art".[6][7] Karya yang ditampilkan berjumlah 192 karya yang terdiri dari 93 lukisan, 44 instalasi, 25 foto, 12 patung, 11 video, dan 7 artikel.[7] Karya dipamerkan secara bergilir karena terbatasnya tempat, awalnya sekitar 70 % karya ditampilkan, setelah ada karya yang terjual maka setelah itu karya lainnya menggantikan tempatnya.[7]

Art Jog 2013[sunting | sunting sumber]

Art Jog 2013 diselenggarakan pada 6-20 Juli 2013 di Taman Budaya Yogyakarta dengan tema “Maritime Culture".[8] Acara ini memiliki tiga kategori pameran, yaitu: Commission Work, Special Presentation, dan Art Fair.[8] Commission Work berupa instalasi komidi putar dengan diameter 6 meter bertajuk “Mencari Lunang" karya Iwan Effendi dan Papermoon.[8] Special Presentation diisi oleh seniman kelahiran Austria, Stefan Sagmeister.[8] Art Fair menampilkan 115 seniman dari berbagai daerah antara lain: Australia, Bali, Bandung, Jakarta, Magelang, Malaysia, Semarang, Solo, Tokyo, Amerika Serikat, dan Yogyakarta.[8]

Art Jog 2014[sunting | sunting sumber]

Art Jog 2014 diselenggarakan pada 7-22 Juni 2014 di Taman Budaya Yogyakarta dengan tema "Legacies of Power".[9] Mengangkat tema politik yang bersamaan dengan tahun pemilihan umum di Indonesia.[9] Salah satu karya yang terpajang di depan Taman Budaya berjudul "Goni Kabinet" karya Samsul Arifin berupa instalasi 150 figur boneka berbahan karung goni.[9]

Art Jog 2015[sunting | sunting sumber]

Jika sebelumnya penamaan ART|JOG selalu diiringi dengan tahun pelaksanaan (ART|JOG|14) maka tahun ini konsep tersebut diubah, tidak diikuti dengan tahun melainkan jumlah pagelaran. Sehingga pada tahun 2015 tajuk acara ART|JOG digubah menjadi ART|JOG|8 (bukan ART|JOG|15), dan akan diberlakukan untuk penyelenggaraan ke depan (ART|JOG|9, ART|JOG|10 dst). Hal ini dilakukan untuk menghindari kerancuan dari banyak kalangan yang selama ini menganggap bahwa jumlah tahun di belakang merupakan jumlah penyelenggaraan acara.

ART|JOG|8 diselenggarakan pada 6-28 Juni 2015 di Taman Budaya Yogyakarta dengan tema "Infinity in Flux—The Unending Loop that Bonds the Artist and the Audience." Mengusung Infinity in Flux, tema tersebut menggambarkan angka “8” yang mendefinisikan kali ke-8 ajang seni rupa ini digelar. Delapan merupakan sebuah bilangan bulat dengan garis tak terputus, melambangkan sebuah keabadian dari aliran seni yang lahir pada tahun 1960.[10] Kolektif seniman Indieguerillas pada tahun 2015 menjadi commission artist yang akan membuat commission work yang telah menjadi tradisi sejak Art Jog pertama kali digelar. Karya Indieguerillas tersebut berdampingan dengan karya Yoko Ono berjudul Wish Tree yang didaulat sebagai presentasi spesial yang diletakkan di area pintu masuk TBY.[11]

Art Jog 2016[sunting | sunting sumber]

Art Jog 2016 atau ART|JOG|9 diselenggarakan pada tanggal 27 Mei-27 Juni 2016 di Jogja National Museum (JNM) dengan tema "Universal Influence". Universal Influence berangkat dari sebuah pemahaman bahwa apa yang menjadi kebudayaan global atau universal lahir melalui akumulasi peristiwa yang menyejarah. ART|JOG juga memiliki program Commision Work yang dipercayakan kepada Venzha Christiawan sebagai commissioned artist pada ART|JOG tahun ini. Ia menampilkan karya bertajuk “ISSS -Indonesia Space Science Society". ISSS akan membuat satu antena yang dipasang di sebuah menara setinggi 36 meter dan satu 'grup antena' yang dipasang di atas sebuah instrumen penangkap signal dan frekuensi.[12]

Art Jog 2017[sunting | sunting sumber]

Artjog 2017 atau ART|JOG|10 bertema "Changing Perspective" diselenggarakan pada tanggal 20 Mei sampai 19 Juni 2017. Sejumlah 59 Seniman terlibat dalam pelaksanaan ART|JOG 10. Jogja National Museum digunakan untuk penyelenggaraan acara tersebut.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Karya Fascade Artistik Art Jog 2013, Terlihat Kumuh, Kurang Waktu Penggarapa". Jogjanews.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-05-14. Diakses tanggal 14 Mei 2014. 
  2. ^ a b c "Jogja Art Fair #2 "Spacing Contemporary"". Tourjogja.com. Diakses tanggal 14 Mei 2014. 
  3. ^ a b "Jogja Art Fair : Tampilkan Lebih dari 200 Karya Kontemporer". Indosiar Visual Mandiri. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-05-14. Diakses tanggal 14 Mei 2014. 
  4. ^ a b c d "Art Jog 10, Visual Kontemporer Dan Menyoal Pasar Art Fair". Indonesia Seni. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-05-14. Diakses tanggal 14 Mei 2014. 
  5. ^ a b "Art Jog 2011 making its mark". Jakarta Post. Diakses tanggal 14 Mei 2014. 
  6. ^ "Gajah, Bambu, dan Hantu di Artjog 2012". Dewi Magazine. Diakses tanggal 14 Mei 2014. 
  7. ^ a b c (Inggris) "Art Jog '12: Fresh contemporary art makes for meaningful Indonesian fair". Art Radar Asia. Diakses tanggal 14 Mei 2014. 
  8. ^ a b c d e "ART JOG 13, Menikmati Kreasi Perupa Kontemporer Dunia". National Geographic Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-05-14. Diakses tanggal 14Mei 2014. 
  9. ^ a b c "Art Jog 14, Memaknai Demokrasi Melalui Seni". National Geographic Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-06-08. Diakses tanggal 9 Juni 2014. 
  10. ^ "Menyambut ART|JOG 8, Infinity in Flux". National Geographic Indonesia. 2015-05-19. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-02-17. Diakses tanggal 2017-02-17. 
  11. ^ SkunkWorks. "ART|JOG|8 Akan Dibuka Triawan Munaf Akhir Pekan Ini". www.dewimagazine.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-02-17. 
  12. ^ Indonesia, Femina. "ART|JOG|9, Pesta Seni Rupa Indonesia". www.femina.co.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-02-17.