Arjuna (sinetron)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Arjuna
Poster Arjuna.jpg
Genre
PembuatMD Entertainment
Penulis skenarioSakti Wibowo
Penulis ceritaSakti Wibowo
SutradaraFindo Purwono HW
Pemeran
Penggubah lagu temaSarah Saputri
Lagu pembuka"Arjuna" — Sarah Saputri
Lagu penutup"Arjuna" — Sarah Saputri
Negara asalIndonesia
Bahasa asliBahasa Indonesia
Jmlh. musim1
Jmlh. episode14
Produksi
Produser eksekutifShania Punjabi
Produser
KameraMulti-kamera
Durasi60 menit
Rumah produksiMD Entertainment
DistributorMNC Media
Rilis
Jaringan asliMNCTV
Tanggal tayang asli8 Juni (2015-06-08) –
22 Juni 2015 (2015-6-22)
Pranala luar
Situs web produksi

Arjuna adalah sinetron kolosal Indonesia produksi MD Entertainment yang ditayangkan perdana 8 Juni 2015 pada pukul 21.00 WIB di MNCTV. Sinetron ini disutradarai oleh Findo Purwono HW dan dibintangi oleh Rico Verald, Dewi Octaviany, David Chalik, dan Puadin Redi.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Ketika hendak melahiran Arjuna (Rico Verald), sebuah cahaya keluar dari perut Dewi Kunti (Devy Zulianty Nasution). Lantas terbang ke awan dan menghilang. Arjuna lahir tanpa nyawa. Kerajaan Amarta heboh, Pandu Dewanata sangat sedih. Yudistira (David Chalik), sang kakak sulung yang berhati lembut juga terpukul. Sedang Bima kakak keduanya yang berangasan sangat marah. Dia akan mengobrak-abrik kahyangan, menganggab ra dewa tidak adil, tetapi Semar menyadarkan dan menasehatinya.

Di sisi lain, Keluarga Korawa sangat senang. Mereka berharap Anak-anak Pandu yang lain juga mati, karena kelak akan menjadi pesaing mereka.

Semar, sang pamomong lalu menyarankan pada Pandu agar naik ke Kahyangan, untuk mengadukan masalah itu pada Batara Guru. Pandu pun berangkat ke Kahyangan.

Ternyata cahaya yang keluar dari perut Kunti adalah sukma Arjuna. Sukma itu muncul di Kahyangan Kawidaren, tempat para bidadari, berujud seorang pemuda yang bernama Wiji Mulya. Semua bidadari jatuh cinta pada ketampanan Wiji Mulya. Kegemparan tersebut menimbulkan kemarahan para dewa yang lalu menyerangnya. Terjadi pertarungan. Ternyata Wiji Mulya sangat sakti, tidak mudah dikalahkan. Pada saat itu Prabu Pandu muncul di kayangan dan meminta kembali putranya. Betara Guru memberi kesaktian pada Arjuna. Lalu berpesan pada Pandu agar menjaga puteranya. Mereka diperkenankan balik ke bumi.

Arjuna tumbuh menjadi remaja. Bersama keempat saudaranya: Yudistira, Bima, Nakula dan Sadewa, dia rajin belajar olah kanoragan. Ia menuntut ilmu pada siapapun. Antara lain pada Resi Dorna, Begawan Krepa, Begawan Kesawasidi, Resi Padmanaba, dan banyak pertapa sakti lainnya.

Selain mengajari Pandawa, Resi Dorna juga menjadi guru para Korawa, saudara sepupu Pandawa yang berjumlah seratus orang, dan berwatak jahat. Namun, keluarga Pandawa lebih pintar dari Korawa. Mereka dengan cepat menguasai pelajaran yang diberikan Resi Dorna.

Korawa mendekati Dorna secara khusus, sering memberinya hadiah. Membuat Dorna pilih kasih. Dia lebih konsen pada Korawa. Tapi, Pandawa tetap lebih baik dari Korawa.

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Pemeran Peran
Rico Verald Arjuna
Dewi Octaviany Sembadra
David Chalik Yudhistira
Puadin Redi Bima
Ario Gumilang Nakula
Agung Saga Sadewa
Fitri Ayu Drupadi
Deivy Zulyanti Nasution Kunthi
N/A Pandudewanata
Barry Prima Bhisma
Alex Sukamto Destarastra
Shirin Safira Gandari
N/A Widura
Choky Adriano Duryudana
Reyden Afexi Dursasana
Arief Nilman Burisrawa
Novi Harau Citraksa
Tommy Raja Citraksi
Dian Sidik Karna
Chairil JM Abiyasa
Ryan Deye Sengkuni
Muhamad Nurul Huda Durna
Teddy Uncle Drupada (Sucitra)
Firman Maliksyah Cakil
Wan Afox Semar
Ganis Djoko Bagong
Sentot Bege Petruk
Nurul Bento Gareng
Keterangan
  • N/A: Not Available

Pranala luar[sunting | sunting sumber]