Lompat ke isi

Antifasisme

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Anggota perlawanan Belanda dengan pasukan Amerika di Eindhoven pada September 1944

Antifasisme adalah gerakan perlawanan terhadap ideologi, kelompok atau individu fasis. Gerakan antifasis dimulai di beberapa negara Eropa pada tahun 1920-an. Contohnya, saat gerakan Fasisme Italia mulai menyebar, organisasi seperti Arditi del Popolo[1] dan Uni Anarkis Italia[2] muncul pada tahun 1919–1921 untuk melawan gerakan tersebut. Gerakan ini kemudian menyebar ke negara-negara lain, dan menjadi gerakan yang sangat penting sebelum dan selama Perang Dunia II ketika negara-negara fasis dari Blok Poros ditentang oleh negara-negara Sekutu dan gerakan perlawanan lainnya. Antifasisme merupakan suatu pergerakan yang memiliki berbagai sudut pandang yang berbeda, seperti demokrasi sosial, nasionalisme, liberalisme, konservatisme, komunisme, Marxisme, kapitalisme, anarkisme, sosialisme, dan sentrisme.

Amerika Serikat

[sunting | sunting sumber]

Sejarawan Dartmouth College, Mark Bray, penulis Antifa: The Anti-Fascist Handbook, menganggap ARA sebagai cikal bakal kelompok antifa modern di Amerika Serikat. Pada akhir 1980-an dan 1990-an, para aktivis ARA melakukan tur bersama band-band punk rock dan skinhead populer untuk mencegah perekrutan anggota Ku Klux Klan, neo-Nazi, dan berbagai supremasi kulit putih lainnya. Moto mereka adalah "Kami pergi ke mana pun mereka pergi", yang berarti mereka akan menghadapi aktivis sayap kanan dalam konser dan secara aktif menyingkirkan materi mereka dari tempat umum. Pada tahun 2002, ARA mengganggu pidato Matthew F. Hale, ketua kelompok supremasi kulit putih World Church of the Creator, di Pennsylvania, yang mengakibatkan perkelahian dan dua puluh lima penangkapan. Pada tahun 2007, Rose City Antifa, kemungkinan kelompok pertama yang menggunakan nama antifa, dibentuk di Portland, Oregon. Kelompok antifa lainnya di Amerika Serikat memiliki silsilah yang berbeda. Pada tahun 1987 di Boise, Idaho, Koalisi Barat Laut Melawan Pelecehan Berbahaya (NWCAMH) dibentuk sebagai tanggapan atas pertemuan tahunan Aryan Nation di dekat Danau Hayden, Idaho. NWCAMH menyatukan lebih dari 200 organisasi publik dan swasta yang berafiliasi, dan membantu masyarakat di enam negara bagian—Colorado, Idaho, Montana, Oregon, Washington, dan Wyoming. Di Minneapolis, Minnesota, sebuah kelompok bernama Baldies dibentuk pada tahun 1987 dengan tujuan untuk melawan kelompok neo-Nazi secara langsung. Pada tahun 2013, cabang-cabang ARA yang "paling radikal" membentuk Jaringan Torch Antifa yang memiliki cabang di seluruh Amerika Serikat. Kelompok antifa lainnya merupakan bagian dari berbagai asosiasi seperti NYC Antifa atau beroperasi secara independen.

Antifa modern di Amerika Serikat adalah gerakan yang sangat terdesentralisasi. Aktivis politik Antifa adalah kelompok anti-rasis yang menggunakan taktik protes, berupaya melawan kaum fasis dan rasis seperti neo-Nazi, supremasi kulit putih, dan ekstremis sayap kanan lainnya. Hal ini dapat melibatkan aktivisme digital, pelecehan, kekerasan fisik, dan perusakan properti terhadap mereka yang mereka identifikasi sebagai anggota sayap kanan. Menurut sejarawan Antifa, Mark Bray, sebagian besar aktivitas Antifa bersifat non-kekerasan, meliputi kampanye poster dan selebaran, menyampaikan pidato, berbaris dalam protes, dan pengorganisasian komunitas atas nama gerakan anti-rasis dan nasionalis anti-kulit putih.

Ada beberapa upaya untuk mendiskreditkan kelompok Antifa melalui hoaks di media sosial, banyak di antaranya berupa serangan bendera palsu yang berasal dari pengguna alt-right dan 4chan yang menyamar sebagai pendukung Antifa di Twitter. Beberapa hoaks telah diangkat dan dilaporkan sebagai fakta oleh media yang condong ke kanan.

Selama protes George Floyd pada bulan Mei dan Juni 2020, pemerintahan Trump menyalahkan Antifa karena mendalangi protes massal tersebut. Analisis penangkapan federal tidak menemukan kaitan dengan antifa. Pemerintahan Trump telah berulang kali menyerukan agar antifa ditetapkan sebagai organisasi teroris, sebuah langkah yang menurut akademisi, pakar hukum, dan pihak lain akan melampaui kewenangan presiden dan melanggar Amandemen Pertama.

Catatan kaki

[sunting | sunting sumber]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]