Anas Yusuf

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Komjen Pol. Dr. Drs. H.
Anas Yusuf
Dipl.krim. S.H. M.H. M.M.
Kepala Badan Reserse Kriminal Polri
Petahana
Mulai menjabat
5 Maret 2016
Didahului oleh Komjen Pol. Anang Iskandar
Gubernur Akademi Kepolisian
Masa jabatan
7 September 2015 – 5 Maret 2016
Didahului oleh Irjen Pol. Pudji Hartanto Iskandar
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur
Masa jabatan
3 September 2014 – 7 September 2015
Didahului oleh Irjen Pol. Unggung Cahyono
Digantikan oleh Irjen Pol. Anton Setiadji
Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri
Masa jabatan
12 Juni 2013 – 3 September 2014
Didahului oleh Irjen Pol. Saud Usman Nasution
Digantikan oleh Irjen Pol. Johny Mangasi Samosir
Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur
Masa jabatan
2 Juli 2012 – 12 Juni 2013
Didahului oleh Irjen Pol. Bambang Widaryatmo
Digantikan oleh Irjen Pol. Dicky Daantje Atotoy
Informasi pribadi
Lahir 11 September 1960 (umur 55)
Bendera Indonesia Brebes, Jawa Tengah
Alma mater Akademi Kepolisian (1984)
SMAN 1 Brebes (1981)
Agama Islam
Dinas militer
Pengabdian  Indonesia
Dinas/cabang Lambang Polri.png Kepolisian Negara Republik Indonesia
Masa dinas 1984 – Sekarang
Pangkat Komisaris Jenderal Polisi
Unit Reserse

Komisaris Jenderal Polisi Dr. Drs. H. Anas Yusuf, Dipl.krim, S.H, M.H, M.M (lahir di Brebes, Jawa Tengah, 11 September 1960; umur 55 tahun) adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak tanggal 4 Maret 2016 menjabat sebagai Kabareskrim Polri pengganti Komjen Polisi Anang Iskandar.

Anas adalah alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1984 yang berpengalaman dalam bidang reserse. Ia merupakan ketua tim penjemput Muhammad Nazaruddin (buron dalam kasus suap Korupsi Wisma Atlet Hambalang) ke Kolombia. Kariernya yang malang melintang di dunia Interpol membuat Polri mempercayainya sebagai ketua tim penjemput.[1] Keberhasilan memulangkan Nazaruddin ke Indonesia membuat kariernya melesat. Ia kemudian menempati posisi Staf Ahli Bidang Sosial dan Politik Kapolri. Tidak lama sebagai Sahlisospol ia pun dipromosikan sebagai Kapolda Kalimantan Timur mulai 2 Juli 2012 hingga 12 Juni 2013 dilanjutkan menjabat sebagai Wakabareskrim Polri dari 12 Juni 2013 hingga 3 September 2014. Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur.

Komisi Kepolisian Nasional juga pernah menyebut namanya sebagai calon Kapolri potensial pengganti Jend. Pol. Timur Pradopo. Dia bersama 8 jenderal lainnya diharuskan untuk melaporkan harta kekayaan (LHKPN) kepada KPK[2][3].

Riwayat Jabatan[sunting | sunting sumber]

  • Kapolres Kendal Polwiltabes Semarang Polda Jateng
  • Kapolres Pekalongan Polwil Pekalongan Polda Jateng
  • Karomisinter Div Hubinter Polri
  • Dir Tipiter Bareskrim Mabes Polri (2011)
  • Sahlisospol Kapolri (2012)
  • Kapolda Kalimantan Timur (2012)
  • Wakabareskrim Polri (2013)[4]
  • Kapolda Jawa Timur (2014)
  • Gubernur Akpol (2015)
  • Kabareskrim Polri (2016)

Referensi[sunting | sunting sumber]

Jabatan kepolisian
Didahului oleh:
Komjen Pol. Anang Iskandar
Kepala Badan Reserse Kriminal Polri
5 Maret 2016 - Sekarang
Petahana
Didahului oleh:
Irjen Pol. Pudji Hartanto Iskandar
Gubernur Akademi Kepolisian
7 September 2015 - 5 Maret 2016
Diteruskan oleh:
Didahului oleh:
Irjen Pol. Unggung Cahyono
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur
3 September 2014 - 7 September 2015
Diteruskan oleh:
Irjen Pol. Anton Setiadji
Didahului oleh:
Irjen Pol. Saud Usman Nasution
Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri
12 Juni 2013 - 3 September 2014
Diteruskan oleh:
Irjen Pol. Johny Mangasi Samosir
Didahului oleh:
Irjen Pol. Bambang Widaryatmo
Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur
2 Juli 2012 – 12 Juni 2013
Diteruskan oleh:
Irjen Pol. Dicky Daantje Atotoy