Anas Yusuf

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Irjen Pol. Dr. Drs. H.
Anas Yusuf
Dipl.krim. S.H. M.H. M.M.
Gubernur Akademi Kepolisian
Petahana
Mulai menjabat
7 September 2015
Didahului oleh Irjen Pol. Pudji Hartanto Iskandar
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur
Masa jabatan
3 September 2014 – 7 September 2015
Didahului oleh Irjen Pol. Unggung Cahyono
Digantikan oleh Irjen Pol. Anton Setiadji
Wakabareskrim Polri
Masa jabatan
12 Juni 2013 – 3 September 2014
Didahului oleh Irjen Pol. Saud Usman Nasution
Digantikan oleh Irjen Pol. Johny Mangasi Samosir
Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur
Masa jabatan
2 Juli 2012 – 12 Juni 2013
Didahului oleh Irjen Pol. Bambang Widaryatmo
Digantikan oleh Irjen Pol. Dicky Daantje Atotoy
Informasi pribadi
Lahir 11 September 1960 (umur 56)
Bendera Indonesia Brebes, Jawa Tengah
Suami/istri Hj. Widhi Sri Prabandari
Alma mater Akademi Kepolisian (1984)
SMAN 1 Brebes (1981)
Agama Islam
Dinas militer
Pengabdian  Indonesia
Dinas/cabang Lambang Polri.png Kepolisian Negara Republik Indonesia
Masa dinas 1984 – Sekarang
Pangkat IRJENPOL.png Inspektur Jenderal Polisi
Unit Reserse

Irjen. Pol. Dr. Drs. H. Anas Yusuf, Dipl.krim, S.H, M.H, M.M (lahir di Brebes, Jawa Tengah, 11 September 1960; umur 56 tahun) adalah seorang perwira tinggi Polri yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Akpol.

Anas adalah alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1984 yang berpengalaman dalam bidang reserse. Ia merupakan ketua tim penjemput Muhammad Nazaruddin (buron dalam kasus suap Korupsi Wisma Atlet Hambalang) saat pelariannya ke Kolombia. Kariernya yang malang melintang di dunia Interpol membuat Polri mempercayainya sebagai ketua tim penjemput.[1] Keberhasilan memulangkan Nazaruddin ke Indonesia membuat kariernya melesat. Ia kemudian menempati posisi Staf Ahli Bidang Sosial dan Politik Kapolri. Tidak lama sebagai Sahlisospol ia pun dipromosikan sebagai Kapolda Kalimantan Timur mulai 2 Juli 2012 hingga 12 Juni 2013 dilanjutkan menjabat sebagai Wakabareskrim Polri dari 12 Juni 2013 hingga 3 September 2014, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur dan Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Gubernur Akpol.

Komisi Kepolisian Nasional juga pernah menyebut namanya sebagai calon Kapolri potensial pengganti Jend. Pol. Timur Pradopo. Dia bersama 8 jenderal lainnya diharuskan untuk melaporkan harta kekayaan (LHKPN) kepada KPK[2][3].

Riwayat Jabatan[sunting | sunting sumber]

  • Kapolres Kendal Polwiltabes Semarang Polda Jateng
  • Kapolres Pekalongan Polwil Pekalongan Polda Jateng
  • Pamen Mabes Polri
  • Karomisinter Div Hubinter Polri (Sep 2010-Feb 2011)
  • Dir Tipiter Bareskrim Mabes Polri (Feb 2011-Jan 2012)
  • Sahlisospol Kapolri (Jan 2012-Jul)
  • Kapolda Kalimantan Timur (Jul 2012-Jun 2013)
  • Wakabareskrim Polri (Jun 2013-Sep 2014)
  • Kapolda Jawa Timur (Sep 2014-Sept 2015)
  • Gubernur Akpol (Sept 2015-sekarang)

Referensi[sunting | sunting sumber]

Jabatan kepolisian
Didahului oleh:
Irjen Pol. Pudji Hartanto Iskandar
Gubernur Akademi Kepolisian
7 September 2015 - sekarang
Diteruskan oleh:
Didahului oleh:
Irjen Pol. Unggung Cahyono
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur
3 September 2014 - 7 September 2015
Diteruskan oleh:
Irjen Pol. Anton Setiadji
Didahului oleh:
Irjen Pol. Saud Usman Nasution
Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri
12 Juni 2013 - 3 September 2014
Diteruskan oleh:
Irjen Pol. Johny Mangasi Samosir
Didahului oleh:
Irjen Pol. Bambang Widaryatmo
Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur
2 Juli 2012 – 12 Juni 2013
Diteruskan oleh:
Irjen Pol. Dicky Daantje Atotoy