Ajian Ratu Laut Kidul
| Ajian Ratu Laut Kidul | |
|---|---|
| Sutradara | Sisworo Gautama Putra |
| Produser | Franz Pontoh |
| Ditulis oleh | Naryono Prayitno |
| Pemeran | Suzanna Clift Sangra Johny Indo Karsiman Gada Rita Sheba Tino Karno Ratu Denok Simon PS |
| Penata musik | Chossy Pratama |
| Sinematografer | Partogi Simatupang |
| Penyunting | Muryadi |
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 80 menit |
| Negara | |
Ajian Ratu Laut Kidul adalah film horror Indonesia tahun 1992 yang disutradarai oleh Sisworo Gautama Putra, dan dibintangi oleh Suzzanna, Clift Sangra, dan Johny Indo. Dirilis pada tahun 1992, film ini menjadi film terakhir Suzanna sampai kemudian ia comeback melalui film Hantu Ambulance pada 2008.
Sinopsis
[sunting | sunting sumber]Karena kalah dalam persaingan yang seharusnya berlangsung secara adil, Anggoro (Johny Indo) merebut jabatan lurah yang dipegang oleh Lestari (Suzanna) dengan menggunakan praktik perdukunan. Akibat perbuatannya, Lestari tidak hanya tersingkir dari jabatannya, tetapi juga terusir dan hidup terasing di dalam hutan setelah tubuhnya mengalami kerusakan akibat ilmu hitam. Kondisi tersebut semakin diperparah oleh kematian adiknya serta calon adik iparnya, yang mendorong Lestari berada pada titik keputusasaan. Pada saat kritis tersebut, muncul Ki Jagasatru (Clift Sangra), seorang tokoh yang diutus oleh penguasa alam gaib Laut Selatan untuk menolong Lestari. Ki Jagasatru berhasil menyelamatkan Lestari serta memulihkan kondisi fisiknya. Dengan bantuannya, praktik kecurangan Anggoro akhirnya terbongkar dan Anggoro disingkirkan dari kekuasaan. Lestari kemudian kembali menduduki jabatan lurah.[1]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Laman Ajian Ratu Laut Kidul[pranala nonaktif permanen], diakses pada 3 Juni 2010
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- (Indonesia) Resensi@Perfilmanjibis.pnri[pranala nonaktif permanen]