Abdul Muhsin bin Hammad

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Infobox orangAbdul Muhsin bin Hammad
Nama dalam bahasa asli(ar) عبد المحسن العباد Edit the value on Wikidata
Biografi
Kelahiran10 Desember 1933 Edit the value on Wikidata (88 tahun)
Al-Zulfi (en) Terjemahkan Edit the value on Wikidata
AgamaIslam, Suni dan salafiyah Edit the value on Wikidata
Kegiatan
PekerjaanMuhaddith (en) Terjemahkan Edit the value on Wikidata
MuridRabi' bin Hadi al-Madkhali Edit the value on Wikidata
Keluarga
AnakAbdur Razaq bin Abdul Muhsin al-Abbad Edit the value on Wikidata

al-Allamah al-Muhaddits al-Faqih az-Zahid al-Wara’ asy-Syaikh Abdul Muhsin bin Hammad al-’Abbad al-Badr lahir di Zulfa (300 km dari utara Riyadh) pada 3 Ramadan tahun 1353H (10 Desember 1934. Ia adalah salah seorang pengajar di Masjid Nabawi yang mengajarkan kitab-kitab hadits seperti Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud dan saat ini dia masih memberikan pelajaran Sunan Turmudzi. Ia adalah seorang ‘Alim Robbaniy dan pernah menjabat sebagai wakil mudir (rektor) Universitas Islam Madinah yang waktu itu rektornya adalah Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Ia sangat dekat dengan al-Imam al-Allamah Abdul Aziz bin Bazz -rahimahullahu-, bahkan karena kedekatan dia dengan al-Imam, ketika Imam Bin Bazz tidak ada (tidak hadir) maka Syaikh Abdul Muhsinlah yang menggantikan dia, sehingga tak heran jika ada yang mengatakan bahwa Universitas Islam Madinah dulu adalah Universitasnya Bin Bazz dan Abdul Muhsin.

Guru-guru[sunting | sunting sumber]

Di antara guru-guru dia adalah:

  1. al-Allamah asy-Syaikh Muhammad bin Ibrahim -rahimahullahu
  2. al-Allamah Abdullah bin Abdurrahman al-Ghaits -rahimahullahu-
  3. al-Allamah asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Bazz -rahimahullahu-
  4. al-Allamah asy-Syaikh Muhammad Amin asy-Syinqithy -rahimahullahu-
  5. al-Allamah asy-Syaikh Abdurrahman al-Afriqy -rahimahullahu-
  6. al-Allamah asy-Syaikh Abdur Razaq Afifi -rahimahullahu-
  7. al-Allamah asy-Syaikh Umar Falatah -rahimahullahu-

Murid-murid[sunting | sunting sumber]

Ia memiliki seorang murid sekaligus putera dia yang juga ‘alim, bernama Syaikh Abdur Razaq bin Abdul Muhsin al-Abbad, yang produktif dan cemerlang. Selain itu ia memiliki banyak murid, di antaranya adalah:

  1. Syaikh al-Allamah Rabi’ bin Hadi al-Madkhaly
  2. Syaikh al-Allamah Ubaid al-Jabiry
  3. Syaikh al-Allamah Abdul Malik Ramadani al-Jazairy
  4. Syaikhul Asatidz Ja'far Umar Thalib Al-Indonisy.
  5. Syaikh al-Allamah Sulaiman ar-Ruhaily
  6. Syaikh al-Allamah Ibrahim ar-Ruhaily

Pujian Ulama[sunting | sunting sumber]

  1. Syaikh ‘Abdurrahman Al-Afriqi berkata tentangnya: “Dia adalah seorang pengajar yang gemar memberi nasihat, ulama besar, pengayom, pembimbing, serta panutan dalam kebaikan.[1]"
  2. Syaikh Hammad Al-Anshari berkata tentangnya: “Adapun Syaikh ‘Abdul Muhsin Al-‘Abbad, sungguh kedua mataku ini tidak pernah melihat yang seperti dia dalam ke-wara’an.[1]"

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]


  1. ^ a b "Biografi Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad Al Badr". Muslim.or.id. 2014-01-18. Diakses tanggal 2022-04-09.