Sumowono, Semarang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Sumowono
Kecamatan
Locator Kecamatan Sumawana di Kabupaten Semarang.png
Peta lokasi Kecamatan SumowonoKantorcamatsumowono.jpg
Kantor Camat Sumowono
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Semarang
Pemerintahan
 • Camat Gunadi,SH.
Luas - km²
Jumlah penduduk 31.728 jiwa (2006)
Kepadatan - jiwa/km²
Desa/kelurahan 16

Sumowono adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Indonesia.

Asal mula nama Sumowono[sunting | sunting sumber]

Dari bahasa Kawi (sumo=bunga, wono=hutan). Sumowono berarti "bunga yang tumbuh di hutan" atau "hutan yang di dalamnya tumbuh bunga-bunga". Dalam bahasa Jawa, kata "sumowono" berarti "apalagi" atau "lagi pula".

Lokasi Sumowono[sunting | sunting sumber]

Terletak di lereng selatan Gunung Ungaran dengan ketinggian 850 mt di atas permukaan laut. Bisa dicapai dari arah timur melalui desa wisata Bandungan. Dari arah barat melalui desa Boja dan Limbangan. Dari arah selatan melalui desa Kaloran, Temanggung. Di arah timur laut sekitar 5 km berdiri dengan megah Candi Gedongsongo, yang merupakan peninggalan Wangsa Syima. Candi ini terdiri atas 9 kelompok candi dan kesemuanya berjumlah 45 candi. Di arah barat laut sekitar 15 km terdapat kawasan perkebunan teh Medini dengan fasilitas pengolahan daun teh basah menjadi daun teh kering siap ekspor.

Batas Wilayah Sumowono[sunting | sunting sumber]

  1. Utara : Hutan lindung Gunung Ungaran
  2. Timur : Kecamatan Bandungan
  3. Selatan : Kecamatan Kaloran
  4. Barat : Kecamatan Boja

Keterkenalan Sumowono[sunting | sunting sumber]

Sumowono dikenal luas di kalangan penduduk Jawa Tengah karena merupakan kawasan penghasil sayur mayur, bunga-bungaan, buah-buahan, dan aneka hasil perkebunan seperti kopi, vanili, dan pala. Di bagian selatan tanahnya bukan hanya cocok untuk tanaman perkebunan, tetapi juga cocok untuk tanaman singkong (cassave) yang terkenal enak (mempur, gempi, pulen), dan merupakan bahan baku pembuatan gethuk, entho, cethot, sawut, tiwul, gathot, opak, lemet, sentiling, dan aneka macam penganan khas lokal. Udaranya dikenal sejuk dan nyaman. Selain itu terdapat 2 orang Jenderal yang dilahirkan di Sumowono, yakni berasal dari desa Jubelan dan desa Lanjan.