Sanada Masayuki

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Sanada Masayuki
Sanada Masayuki

Sanada Masayuki (真田 昌幸, 1554-13 juli, 1611) ia adalah seorang Daimyo jepang zaman Sengoku. ia adalah putra ketiga Sanada Yukitaka, Pengikut Klan Takeda di Provinsi Shinano. ia dikenal sebagai ahli strategi. Sanada Nobuyuki dan Sanada Yukimura adalah Putra Masayuki.

Biografi[sunting | sunting sumber]

Awalnya, Masayuki mengubah namanya menjadi Muto Kihei untuk mewarisi klan Muto yang merupakan cabang klan Takeda. ia sangat disukai oleh Takeda Shingen, yang menemukan bakat Masayuki dan akhirnya mengangkat Masayuki menjadi pelayan pribadi. setelah wafatnya Shingen ia tetap melayani Takeda Katsuyori yang merupakan penerus Shingen. namun, selama pertempuran Nagashino pada tahun 1575, kedua kakak kandung masayuki, Nobutsuna dan Masateru, Tewas. Masayuki mengubah kembali namanya menjadi Sanada sehingga mengklaim kembali warisannya.

pada Tahun 1557, setelah kematian Uesugi Kenshin, Masayuki mengambil keuntungan dari kekacauan internal klan Uesugi dengan Mengambil alih Kastil Numata di provinsi Kozuke, suatu tindakan pertama yang menunjukkan kemampuannya dalam berstrategi.\

setelah jatuhnya Klan Takeda pada tahun 1582, setelah itu Masayuki menyerah kepada klan Oda. Namun, Oda Nobunaga meninggal setahun kemudian dalam Insiden Honno-ji. setelah kematian Oda Nobunaga, klan Sanada di tinggalkan sendirian di provinsi Shinano dikelilingi oleh Klan Kuat Seperti Klan Hojo, Tokugawa dan Uesugi. dengan bergabung dengan beberapa Aliansi, Klan Sanada berhasil bertahan hidup.

pada tahun 1585, Klan Sanada menentang Klan Tokugawa. Ieyasu mengirimkan 7000 prajurit dengan mengepung kastil Ueda, yang hanya dipertahankan oleh 2000 prajurit klan sanada. namun, Masayuki mampu menimbulkan 3000 korban pada klan Tokugawa dan meraih kemanangan besar.

pada 1589, pengikut sanada memiliki perselisihan dengan klan Hojo, yang akhirnya menyebabkan jatuhnya klan Hojo dalam operasi Pengepungan kastil Odawara oleh pasukan Hideyoshi.

setelah Hideyoshi wafat, pada tahun 1600, Masayuki bergabung dengan pasukan sisi barat yang dipimpin Ishida Mitsunari selama pertempuran sekigahara. Masayuki mengirim putra Sulungnya Nobuyuki untuk bergabung dengan sisi timur, sedangkan Masayuki dan putra termudanya Yukimura berjuang dengan sisi barat. sebuah langkah yang menjamin kelangsungan Hidup klan Sanada.

Namun, sisi barat yang dipimpin oleh Ishida Mitsunari kalah dalam pertempuran Sekigahara. Masayuki dan Yukimura awalnya akan dieksekusi, tapi, mengingat Nobuyuki yang berpartisipasi untuk sisi timur, Masayuki dan Yukimura malah diasingkan ke Kudoyama, provinsi Kii. kemudian Nobuyuki menjadi pewaris klan sanada.

Sanada Masayuki meninggal di Kudoyama pada tahun 1611

Warisan[sunting | sunting sumber]

meskipun Masayuki tidak pernah memperluas wilayah kekuasaannya, dia tetap dianggap Daimyo berbakat.

Dalam Budaya Populer[sunting | sunting sumber]

Lihat tokoh budaya populer dalam periode Sengoku.

Lihat Juga[sunting | sunting sumber]

Didahului oleh:
tidak ada
Penguasa Kastil Ueda
1585–1600
Diteruskan oleh:
Sanada Nobuyuki