SMA Negeri 9 Bandung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

SMA Negeri (SMAN) 9 Bandung, merupakan salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri yang ada di Provinsi Jawa Barat, Indonesia.[1] Sama dengan SMA pada umumnya di Indonesia masa pendidikan sekolah di SMAN 9 Bandung ditempuh dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari Kelas X sampai Kelas XII. Didirikan pada tahun 1957.

Pada tahun 2007, sekolah ini menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan sebelumnya dengan KBK.

Sejarah

Sekitar tahun 1957 berdiri SMA Negeri VI C Bandung yang berlokasi di Jalan Belitung No 8 dipimpin oleh M .Sibarani, waktu belajarnya dilaksanakan pada siang hari. Pada tahun 1966 SMA VI C Bandung pindah ke Jalan Pasirkaliki 51 menempati gedung bekas sekolah Cina yang ditinggalkan karena adanya G 30 S PKI. Pada tahun 1967 terjadi penggantian kepala sekolah oleh Kantor Inspeksi Daerah SMA Departemen P dan K Jawa Barat dari M .Sibarani kepada Drs. Ahmad Hamid. Setelah serah terima jabatan terjadi perbedaan pendapat di antara para siswa SMA VI C karena ada sebagian siswa yang mendukung Drs Sabarani tetap sebagai kepala sekolah , sebagian lagi siswa mendukung Drs.Ahmad Hamid sebagai kepala sekolah. Akibatnya terjadi dua kubu siswa yang saling mendukung kedua kepala sekolah tersebut.Akhirnya Pihak kantor P dan K memutuskan SMA VI C menjadi dua yaitu SMA Negeri VI Jalan Pasirkaliki dipimpin oleh M.Sabarani dan SMA VI Jalan Belitung 8 dipimpin oleh Drs Ahmad Hamid.

Pada tanggal 12 april 1967 Direktur SMA Negeri VI Jl Belitung 8 diserahterimakan dari Drs.Ahmad Hamid kepada Sulaeman Tjakrawiguna, SH. Pada tahun 1969 SMA Negeri VI Jl Belitung 8 diganti menjadi SMA Negeri 8/ 22 ; delapan menunjukan jalan Belitung no 8 sedangkan 22 menunjukan nomor register sekolah. Pada tanggal 29 Januari 1972 terjadi serah terima jabatan kepala SMA Negeri 8/22 dari Sulaeman Tjakrawiguna, SH. kepada Drs. Endang Jarkasih karena Sulaeman Tjakrawiguna, SH.beralih tugas menjadi Anggota DPR - RI. Tidak lama pada tanggal 15 mei 1972 terjadi lagi serah terima jabatan kepala SMA Negeri 8/22 dari Drs Endang Jarkasih kepada Drs. Adit Rosadi. Pada tanggal 23 Maret 1975 terbentuk BP3 SMA Negeri Jalan Belitung 8/ 22 Bandung.

Pada tanggal 10 Oktober 1975 berdasarkan SK kanwil P dan K No.2553/A/1975 SMA Negeri 8/22 diganti menjadi SMA Negeri IX Bandung . Selanjutnya pada tanggal 9 Desember 1975 dibentuk Koprasi Mekar Sembilan (KMS). Pada tanggal 22 Desember 1975 dilaksanakan serahterima jabatan Kepala SMA IX Bandung dari Drs . Adit Rosadi kepada Drs. Saleh Yusupadi yang sebelumnya menjabat Kepala SMA IX Margahayu dan selanjutnya berubah menjadi SMA Negeri Margahayu Bandung. Pada tanggal 10 Oktober 1977, Drs. Saleh Yusupadi mendapat tugas rangkap sebagai kepala SMU Negeri 5 Bandung. Pada tahun 1978 terjadi serahterima jabatan kepala SMA Negeri IX Bandung dari Drs Saleh Yusupadi kepada Rd Hj Oetjoe R. Pada tahun 1982 Kepala SMA Negeri IX diganti oleh Drs M Yunus. Kemudian tahun 1983 diganti lagi oleh Drs H Sap'an Sumarja Putra . pada saat itu ia mengembangkan kesenian tradisional sunda.

Pada tahun 1984 SMA Negeri IX yang berlokasi di Jalan Belitung pindah ke Jalan Suparmin No 1 A. Pada tahun 1986 Kepala SMA Negeri 9 Bandung diganti oleh Drs, Tatang Hasli Pagih yang mengembangkan tertib administrasi dan tertib Kegiatan Belajar Mengajar di SMA Negeri 9 serta mengawali komputerisasi data . Selanjutnya Tahun 1989 diganti oleh Drs , A. Riswaya Yang mengembangkan sistem komputerisasi . Setelah Drs.A. Riswaya Pensiun pada tahun 1993 SMA Negeri 9 Bandung dijabat sementara oleh Drs Maman merangkap Kepala SMU Negeri 4. Tidak lama Drs.Maman menjabat karena tahun 1993 itu juga diganti oleh Drs H. Kusdana. Ia membangun lapangan Olah Raga Gasasanga dan bangunan kelas bertingkat . Pada waktu itu nama SMA berubah menjadi SMU, selanjutnya pada tahun 1997 Kepala SMU Negeri 9 Bandung diganti oleh Dra. Hj Hafsah Harun. Ia mengembangkan suasana pertamanan yang indah dilingkungan sekolah dan pembangunan Mesjid Al-Hidayah berikutnya Pada tahun 2000 Dra. Hj Hafsah pensiun dijabat sementara oleh Kepala Kandep Kota Bandung yaitu Drs H. Aceng Zenal M.Sc yang mengembangkan demokratisasi lingkungan sekolah melalui musyawarah guru dan karyawan. Pada tanggal 11Januari 2001 Kepala SMU Negeri 9 Bandung diserah terimakan dari Drs H. Aceng Zenal M.Sc kepada Drs. Moch Said Sediohadi sebelumnya menjabat Kepala SMU 23 Bandung. Ia mengadakan perubahan - perubahan yang signifikan di antaranya : tampilan Muka depan SMU Negeri 9 , melanjutkan pembangunan Mesjid Al - Hidayah lantai dua, sekolah menjadi satu shif pagi hari saja, dibentuknya Dewan Sekolah dan melaksanakan sistem subsidi silang SPP dan DSP kepada siswa berdasarkan tingkat kemampuan orang tua siswa .Pada saat Kepemimpinan Drs. Moch Said Sediohadi tepatnya tahun pelajaran 2000 - 2001, SMU Negeri 9 berhasil meningkat pesat dari peringkat ke 11 jurusan IPA dan ke 10 jurusan IPS tmenjadi peringkat ke 6 SMU Negeri sekota Bandung baik jurusan IPA maupun jurusan IPS. Di samping itu SMU Negeri 9 Bandung juga mulai membuka Web Site Internet .

Akreditasi

  • Nilai Akreditasi: 90.35[2]
  • Peringkat Akreditasi: A
  • Tanggal Penetapan: 03-Nov-2008

Fasilitas

Berbagai fasilitas dimiliki SMAN 9 Bandung untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Fasilitas tersebut antara lain:

Ekstrakurikuler

SMA Negeri 9 memiliki banyak kegiatan ekstrakurikuler, diantaranya,

Alumni

Pranala luar

  • Untuk lebih jelas mangenai SMAN 9 Bandung dapat di akses pada Situs resmi SMAN 9 Bandung

Referensi