Rita Sugiarto

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Rita Sugiarto
Rita Sugiarto.jpg
Lahir 19 September 1965 (umur 49)
Bendera Indonesia Indonesia
Pekerjaan aktris
penyanyi
Tahun aktif 1976 - sekarang
Pasangan Jacky Zimah (bercerai)
Anak Jerry Zimah (1985-2008)

Rita Sugiarto (lahir di Demak, Indonesia, 19 September 1965; umur 49 tahun) seorang penyanyi dangdut dan pencipta lagu dangdut legendaris. Namanya mulai dikenal sejak ia berduet dan mengisi suara dalam film-film Rhoma Irama, seperti "Gitar Tua" ,"Berkelana", dan "Darah Muda".

Karier[sunting | sunting sumber]

Bakat besar sebagai penyanyi sudah ditunjukkan Rita Sugiarto sejak masih duduk di bangku SD. Ia berhasil menjuarai beberapa festival musik pop mulai dari tingkat kodya Semarang hingga tingkat provinsi. Di usianya yang sangat belia, 13 tahun ia memutuskan untuk hijrah ke Jakarta. Nasib baik pun menghampiri wanita bersuara dahsyat ini. Ia ditawari untuk berduet dengan Rhoma Irama menyanyikan lagu-lagu berirama dangdut. Hasilnya semua album duet yang dirilinsya bersama “Sang Raja Dangdut” laris manis dipasaran dan selalu meraih platinum.

Sejak bergabung dengan Soneta pada tahun 1976 hingga 1981 sedikitnya 20 album telah dirilis. Antara lain: Darah Muda, Begadang II, dan Gitar Tua. Album terakhirnya bersama Rhoma Irama berjudul “Pemilu”, yang dirilis pada tahun 1981. Kemudian ia memutuskan untuk memisahan diri dengan sang guru Rhoma Irama yang sudah membesarkan namanya. Pada tahun 1981 ia menikah dengan Jacky Zimah. Bersama sang suami ia kemudian mendirikan Orkes Melayu Jackta Group, dengan merilis debut pertamanya yang berjudul “Vol.1”. Single pertama di album ini berjudul “Jacky”. Lagu ini diciptakan sendiri oleh Rita. Bercerita tentang kecintaanya pada sang suami. Tak disangka lagu ini meledak luar biasa di pasaran. Kasetnya terjual hingga mencapai 2 juta keping. Ini adalah rekor penjualan album dangdut terlaris sepanjang masa. Lagu “Jacky” pun mengudara dimana-mana. Konon album ini juga diedarkan di Jepang dan video klipnya wara wiri di televisi Tokyo. Hingga sekarang sudah puluhan album dan ratusan lagu yang diciptakan Rita Sugiarto, namun tak ada yang sefenomenal “Jacky”.

Dalam sebuah wawancara di awal tahun 80-an, Rhoma Irama pernah mengatakan, bahwa "Rita itu langka", karena selain memililiki suara yang prima, Rita juga mampu menciptakan lagu-lagu untuk dinyanyikan sendiri, dan sebagian besar menjadi hits. Statement Rhoma tersebut barangkali tidak berlebihan, karena meski sudah tiga dasawarsa menekuni dunia dangdut, Rita tetap eksis,sementara penyanyi-penyanyi seangkatannya banyak yang sudah pensiun. Ditengah menjamurnya penyanyi-penyanyi dangdut muda yang lebih mengedepankan goyang, Rita tetap laris sebagai penyanyi rekaman dan panggung, karena ia lebih mengedepankan kualitas vokal.

Lagu-lagu yang dinyanyikan dan dipopulerkan Rita Sugiarto, sampai saat ini masih sering dinyanyikan di panggung-panggung dangdut. Hal ini bisa dimaklumi, karena Rita Sugiarto masih menjadi kiblat bagi penyanyi dangdut perempuan, disamping Elvi Sukaesih. Itulah sebabnya dikalangan pecinta musik dangdut Rita Sugiarto disebut sebagai Diva Dangdut, sementara Elvy Sukaesih disebut sebagai Ratu Dangdut.

Sebagai penyanyi dangdut senior, Rita Sugiarto dikenal sebagai sosok low profile, yang mau berbagi ilmu kepada yuniornya. Tak heran saat Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI) menghujat penampilan Inul Daratista di awal tahun 2000-an, Rita tidak terlalu mempermasalahkan penampilan Inul. Bahkan Rita bersedia tampil satu panggung dengan penyanyi asal Pasuruan yang mengidolakan dirinya itu. Hal itu sempat membuat Raja Dangdut Rhoma Irama marah besar kepada Rita Sugiarto.

Di tengah jadwal manggungnya yang padat, Rita pernah menjadikan komedian dan presenter Olga Syahputra sebagai asisten pribadinya.

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Menikah dengan Zacky Zimah pada tahun 1981, Rita dikarunia 3 orang anak. Rita telah bercerai dengan suaminya dan anak sulungnya telah meninggal. Perceraian itu membuat Rita kecewa. Kekecewaan itu dituangkan dalam lagu-lagunya antara lain : Makan Hati, Pacar Dunia Akhirat,dan Serigala berbulu domba. [1]

Diskografi[sunting | sunting sumber]

  • Syahdu " - duet Rhoma Irama
  • Piano " - duet Rhoma Irama
  • Menunggu - duet dengan Rhoma Irama
  • Zaenal
  • Jacky
  • Kuingin
  • Pacar Dunia Akherat
  • Cinta Setengah Mati
  • Biarlah Merana
  • Biduan
  • Idaman Hati
  • Lukaku
  • Bukan yang Kupinta
  • Buaya
  • Siksa Kubur
  • Permata Biru
  • Cinta Berawan
  • Ampunilah
  • Air Bunga
  • Cinta Putih
  • Cinta Setengah Mati
  • Kupu Kupu
  • Haram - duet bersama Rhoma Irama
  • Sejuta Luka
  • Makan Darah
  • Mati Lampu
  • Mati Aku
  • Rindu Menanti
  • Khusus malam Ini
  • Dua Kursi
  • Abang Kumis
  • Abang Romi
  • Pria Idaman
  • Kau Campakkan Diriku
  • Janji
  • Jangan Rayu-rayu
  • Jangan marah
  • Cemburu Buta
  • Iming iming
  • Kuping panas
  • Semakin Sayang Semakin Kejam
  • Joget - feat rhoma irama
  • Si kecil
  • Kupu kupu
  • Tersisih
  • Iklas

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Anak Meninggal Mendadak, Rita Sugiarto Shock". Diakses February 26, 2014.