Perbudakan di Amerika Serikat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Peter, seorang budak di Louisiana.

Perbudakan di Amerika Serikat berlangsung secara legal hingga diambilnya Amandemen Konstitusi Amerika Serikat ke-13 tahun 1865. Perbudakan sudah dimulai sejak kolonisasi Britania di Virginia tahun 1607, meskipun budak Afrika sudah dibawa ke Florida Spanyol pada tahun 1560-an.[1]

Kebanyakan orang yang menjadi budak berkulit hitam dan dimiliki orang yang berkulit putih, meskipun beberapa penduduk asli dan orang berkulit hitam juga memiliki budak. Terdapat pula budak berkulit putih, namun jumlahnya sedikit. Mayoritas pemilik budak berada di Amerika Serikat Selatan, dimana kebanyakan dijadikan "mesin" untuk pertanian.

Perbudakan di Amerika Serikat adalah perlembagaan absah mengenai perbudakan manusia yang pernah ada di Amerika Serikat pada abad ke-18 dan 19. Perbudakan pernah dilaksanakan di Amerika Utara jajahan Britania dari masa-masa awal penjajahan, dan diakui juga di Tigabelas Koloni pada saat Proklamasi Kemerdekaan tahun 1776. Ketika Amerika Serikat didirikan, meskipin beberapa orang berwarna bebas ada juga, status para budak biasanya bersamaan dengan keturunan Afrika, hal ini membuat sebuah sistem dan tradisi di mana ras memainkan peran yang sangat berpengaruh.

Setelah Perang Revolusi Kemerdekaan Amerika Serikat, undang-undang dan sentimen pro abolisionis secara bertahap meluas di negara-negara bagian utara, sementara meluasnya industri perkatunan dari tahun 1800 membuat negara-negara bagian Selatan dengan kuat mengidentifikasi diri dengan perbudakan dan bahkan ingin memperluasnya ke daerah-daerah baru di Barat. Amerika Serikat terpolarisasi dengan oleh perbudakan menjadi daerah bebas dan daerah berbudak, sepanjang Garis Mason-Dixon yang memisahkan Maryland (berbudak) dengan Pennsylvania (bebas).

Meskipun perdagangan perbudakan internasional dilarang mulai tahun 1808, perdagangan internal budak terus berlanjut dan populasi budak melonjak ke 4 juta jiwa sebelum perbudakan diabolisi.

Ketika daerah-daerah baru di bagian Barat AS dibuka, maka negara-negara bagian Selatan yakin bahwa mereka harus menjaga keseimbangan antara negara-negara bagian pro budak dan negara-negara bagian bebas sehingga bisa menjaga keseimbangan kekuasaan di Congress atau parlemen AS.

Daerah-daerah baru AS yang diperoleh dari Britania, Prancis dan Meksiko dijadikan kompromi-kompromi politik besar. Pada tahun 1850, daerah Selatan baru yang menanam katun dan kaya mengancam akan keluar dari negara kesatuan AS, dan ketegangan semakin melonjak. Para pendeta-pendeta pun ditekan untuk berkhotbah sesuai kebijakan politik, dan dengan ini aliran Baptis dan Methodis pecah menjadi organisasi kedaerahan. Ketika Abraham Lincoln terpilih menjadi Presiden AS pada tahun 1860, maka akhirnya Daerah AS Selatan memerdekakan diri, keluar dari negara kesatuan AS dan mendirikan Konfederasi. Hal ini mencetuskan pecahnya Perang Saudara AS dan mengganggu perekonomian yang berdasarkan perbudakan, dengan banyaknya budak yang melarikan diri atau dibebaskan oleh Tentara Utara. Perang Saudara ini secara efektif menghentikan perbudakan sebelum Amandemen ke-13 (Desember 1965) melarang perlembagaan ini di seluruh wilayah AS.

Daftar isi

Amerika pada masa kolonial[sunting | sunting sumber]

Pada tahun-tahun awal Permukiman Teluk Chesapeake, sungguhlah sulit untuk menarik dan mempertahankan para pekerja, apalagi tingkat kematiannya atau mortalitas cukup tinggi. Sebagian besar pekerja berasal dari Britania sebagai hamba yang terikat, yang telah menandatangani kontrak untuk membayar biaya perjalanan dengan upah pekerjaan mereka, tempat tinggal dan tempat pelatihannya, biasanya di sebuah pertanian. Sebab biasanya permukiman koloni ini bersifat agraris.

Para pekerja kontrakan ini adalah orang-orang muda yang ingin menetap di tanah perantauan. Beberapa majikan memperlakukan mereka seburuk atau sebaik mereka memperlakukan anggota famili. Dalam beberapa kasus, para narapidana yang telah dijatuhi hukuman, dikirim ke daerah koloni daripada dimasukkan ke penjara. Banyak Orang Skotlandia-Irlandia, Irlandia dan Jerman yang tiba pada abad ke-18. Para pekerja kontrakan ini bukanlah budak. Masalah utama bagi pekerja kontrakan ini ialah bahwa sebagian besar pergi setelah beberapa tahun, pas pada saat mereka telah menjadi terampil dan merupakan pekerja yang paling handal. Selain itu, ekonomi di Inggris membaik pada akhir abad ke-17 dan awal abad ke-18, sehingga pekerja kontrakan yang bertolak ke koloni menjadi semakin sedikit. Para sejarawan memperkirakan bahwa lebih dari separuh semua imigram berkulit putih yang menuju ke daerah jajahan Inggris di Amerika Utara merupakan pekerja kontrakan. Jumlah pekerja kontrakan terutama sungguh besar di Wilayah Selatan.

Orang-orang Afrika pertama yang tiba di Koloni Inggris berjumlah sekitar 19 dan mendarat pada tahun 1619 di dekat Jamestown, Virginia. Mereka dibawa oleh para pedagang Belanda yang menyita mereka dari sebuah kapal Spanyol yang mereka rebut. Orang Spanyol biasanya membaptis mereka sebelum mereka dinaikkan ke kapal. Karena undang-undang Inggris melarang orang yang telah dibaptis dianggap sebagai budak, maka mereka bergabung dengan sekitar 1.000 pekerja kontrak Inggris yang sudah ada di koloni. Mereka dibebaskan setelah selang beberapa waktu dan diberi tanah untuk dipergunakan dan persediaan barang-barang oleh mantan majikan mereka.

Sejarawan Ira Berlin mencatat bahwa apa yang ia sebut sebagai "generasi piagam" (charter generation) kadangkala terdiri dari para pria blasteran yang merupakan pekerja kontrak dan merupakan keturunan Afrika dan Iberia. Mereka adalah keturunan wanita Afrika dan pria Portugis dan Spanyol yang bekerja di pelabuhan-pelabuhan Afrika sebagai pedagang atau perantara dalam perdagangan budak.

Sebagai contoh, seperti Anthony Johnson yang tiba pada tahun 1621 sebagai pekerja kontrak, beberapa orang Afrika bisa bebas dan bahkan memiliki properti.

Era revolusi[sunting | sunting sumber]

Orang-orang yang diperbudak di Britania[sunting | sunting sumber]

Proklamasi Lord Dunmore[sunting | sunting sumber]

Perang Revolusi dan kebebasan[sunting | sunting sumber]

Undang-Undang Dasar Amerika Serikat[sunting | sunting sumber]

1790 sampai 1850[sunting | sunting sumber]

Abolisi Wilayah Utara[sunting | sunting sumber]

Manumisi di Wilayah Selatan pasca-revolusi[sunting | sunting sumber]

Perdagangan budak internal dan transmigrasi paksa[sunting | sunting sumber]

Perlakuan terhadap budak[sunting | sunting sumber]

Kode-kode perbudakan[sunting | sunting sumber]

Gerakan abolisionis[sunting | sunting sumber]

Permintaan besar dan penyelundupan[sunting | sunting sumber]

Perang 1812[sunting | sunting sumber]

Agama[sunting | sunting sumber]

Nat Turner dan undang-undang anti kemelekan huruf[sunting | sunting sumber]

Perekonomian[sunting | sunting sumber]

Efisiensi budak[sunting | sunting sumber]

Harga budak[sunting | sunting sumber]

Efek perbudakan pada perkembangan Wilayah Selatan[sunting | sunting sumber]

Tahun 1850-an[sunting | sunting sumber]

Bleeding Kansas[sunting | sunting sumber]

Dred Scott[sunting | sunting sumber]

Perang Saudara dan emansipasi[sunting | sunting sumber]

Pemilihan presiden[sunting | sunting sumber]

Perang Saudara[sunting | sunting sumber]

Proklamasi Emansipasi[sunting | sunting sumber]

Akhir perbudakan[sunting | sunting sumber]

Era Rekonstruksi sampai sekarang[sunting | sunting sumber]

Penyewaan para narapidana[sunting | sunting sumber]

Isyu-isyu pendidikan[sunting | sunting sumber]

Permintaan maaf[sunting | sunting sumber]

Justifikasi[sunting | sunting sumber]

Sebuah keburukan yang perlu[sunting | sunting sumber]

Suatu hal yang positif[sunting | sunting sumber]

Suku Indian Amerika[sunting | sunting sumber]

Perbudakan antar-suku[sunting | sunting sumber]

Perbudakan pada masa pasca-Proklamasi Emansipasi[sunting | sunting sumber]

Para pemilik budak yang berkulit hitam sendiri[sunting | sunting sumber]

Bajak laut Barbaria[sunting | sunting sumber]

Penyabaran[sunting | sunting sumber]

Penyebaran budak[sunting | sunting sumber]

Penyebaran pemilik budak[sunting | sunting sumber]

Penulisan sejarah[sunting | sunting sumber]

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]

Studi nasional dan perbandingan[sunting | sunting sumber]

Studi dalam tingkat negara bagian dan lokal[sunting | sunting sumber]

Video=[sunting | sunting sumber]

Penulisan sejarah[sunting | sunting sumber]

Sumber primer[sunting | sunting sumber]

Bacaan selanjutnya[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ David Brion Davis, Inhuman Bondage: The Rise and Fall of Slavery in the New World. Oxford University Press. 2006. p. 124.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]