Pembicaraan:Ubedilah Badrun

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Apakah tokoh ini cukup layak untuk mendapatkan artikelnya sendiri? Prestasinya memang cukup banyak, tapi sepertinya masih belum cukup "notable". Artikel ini sendiri isinya mirip resume. Hayabusa future (bicara) 13:37, 15 Agustus 2006 (UTC)

Setuju saya. Meursault2004 13:43, 15 Agustus 2006 (UTC)
Saya kira cukup notable untuk mengetahui akar sejarah FKSMJ (saya tau nama ubedilah badrun dari FKSMJ yang ada di Wikipedia ini), sebab nampaknya Ubedilah Badrun memang punya peran cukup signifikan dalam pembentukan FKSMJ.Saya meyakini artikel ini banyak manfaatnya untuk mereka yang mau riset tentang social movement atau student movement di Indonesia. Gusagung

Setuju dihapus. borgx(kirim pesan) 23:38, 15 Agustus 2006 (UTC)

Kalau dianggap oleh mayoritas tidak layak silahkan saja dihapus, meskipun saya masih menganggapnya penting. Gusagung

Tidak setuju dihapus. Saya heran. Sungguh-sungguh heran. Apa yang dimaksud dengan notable ? Mengapa setiap tokoh pergerakan mahasiswa yang muncul, meski tidak semua mengenalnya mesti dihapus. Dihapus. Dan dihapus. Otoritas macam apa itu ? Buat saya penting memuat semua tokoh mahasiswa yang ada, seberapa kecilpun perannya di negeri ini. Sejarah seseorang tidak hanya karena dia sudah mati tetapi karena dia tetap hidup dan berkarya untuk negeri ini. Soe Hok Gie yang sudah mati tidak bisa apa-apa lagi, hanya bisa dikenang. Tetapi Rama Pratama yang masih hidup atau Ubedilah Badrun yang pasti punya prestasi dan jalan hidup yang masih panjang pantas dihargai ! iwansams

Notable itu kira-kira = A topic has notability if it is known outside a narrow interest group or constituency or should be because of its particular importance or impact. Saya kira hubungan dekat Anda dengan gerakan mahasiswa mempengaruhi kenetralan Anda sehingga Anda bisa berpendapat bahwa beberapa tokoh seperti "Ubedilah Badrun" itu layak. borgx(kirim pesan) 00:47, 20 Agustus 2006 (UTC)

Saya tidak setuju dihapus. Saya orang yang pernah tau tentang Ubedilah Badrun ketika saya kuliah di Univ. Muhammadiyah dan saya ikut sejumlah poertemuan aktifis dan beberapa kali ikut seminar di sejumlah daerah, dan kalau mr.borgx hari ini menanyakan dikalangan aktifis era tahun 1995 s.d. 1999 di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, Purwokerto, Solo, Palu, Bekasi, Banten, Bogor, Palembang, Lampung, Cirebon, maka akan tau jawabannya siapa Ubedilah Badrun? Sosok sederhana, cerdas, memiliki komitmen tinggi pada idealisme gerakan, dan memiliki kemampuan menggalang mahasiswa untuk bergerak. Jadi menurut saya Ubedilah Badrun memiliki syarat untuk memenuhi standar notable yang dimaksud mr.borgx(A topic has notability if it is known outside a narrow interest group or constituency or should be because of its particular importance or impact). Saya berharap segera saja dimasukkan ! Toh kita ingin memiliki sosok aktifis yang masih menjaga idealismenya kini dan mendatang.Raidhilfathan

Saya belum pernah dengar namanya. Kalo dia masuk, semua yg mengaku aktifis saat itu juga perlu masuk. Mungkin perlu satu artikel yg melist semua aktifis mahasiswa yang pernah ada, terbagi dalam periode2x. Cukup masuk situ aja nama-namanya. ~

Ada rujukan eksternal untuk tokoh ini tidak? Meursault2004 10:50, 20 Agustus 2006 (UTC)

Yang membuat saya berharap artikel tentang Ubedilah Badrun ini tetap ada (tidak dihapus),dia bukan sekedar aktifis, tetapi punya kontribusi besar (aktor kunci) bagi lahirnya sebuah organisasi (FKSMJ) yang kemudian menjadi motor utama gerakan pendudukan DPR/MPR menjelang jatuhnya Soeharto. Uniknya lagi dia kini tidak mengambil jalan pintas masuk Senayan (DPR) tetapi justru menjadi guru dan penulis. Entah beberapa tahun kedepan dia akan jadi apa? Di bawah ini antara lain beberapa rujukan eksternal yang saya dapatkan dari searching di internet :

[[1]]
[[2]]
[[3]]
[[4]]
[[5]]
[[6]]
[[7]]
[[8]]
Salam hangat, Raidhilfathan

Sebetul-nya gakpapa juga kl dimuat, tapi alangkah lebih baik-nya kalau tidak hanya sebagai biografi singkat beliau saja, tapi melibatkan juga aspek-aspek yang lain, seperti 'event' reformasi dimana beliau terlibat (saya tidak membaca ada-nya keyword reformasi disana), atau sumbangan-sumbangan pemikiran yang signifikan untuk juga dikembangkan di sini, karena toh ini adalah ensiklopedi? jadi kalau memang diantara teman-teman ada yang punya informasi yang lebih mendalam dan bisa dikembangkan, mohon sumbangannya -- nggieng

Wah, diskusinya jadi seru nih, saya sudah menambahkan beberapa hal merujuk pada sumber ini [[9]]. Saya makin meyakini bahwa ubedilah badrun memang punya idealisme sebagai aktifis dan unik. Gusagung

Terus terang aja, saya baru dengar nama tokoh ini, mungkin karena saya yang kurang gaul atau beliau yang kurang menonjolkan dirinya (wallahualam). Tapi kalau memang tokoh ini pernah ikut mengubah sejarah negaranya dan —bukan sekedar ikut— bahkan merupakan tokoh penting, menurut saya tidak ada salahnya beliau mendapat tempat tersendiri di Wikipedia, asal tetap menjaga sudut pandang netral Wikipedia, dan tidak untuk 'mempromosikan' tokoh tersebut. Wikipedia bukan tempat jualan obat! --LouCypher 06:15, 22 Agustus 2006 (UTC)

Tidak perlu dihapus, cukup diperbaiki format & isinya agar memenuhi standar Wikipedia. Untuk para kontributornya, jangan lupa memuat sumber rujukannya (yang valid) yah... --kandar 06:25, 23 Agustus 2006 (UTC)

(Komentar Andri Novi di milis wiki-id) Sudah lama saya mengikuti mail-list, dan baru sekarang saya punya kesempatan menanggapi topik yang sesuai. Mengenai artikel UB (saya tidak mengenal ybs), seandainya wiki memiliki space yang cukup, saya rasa tidak perlu dihapus. Tetapi kalau ternyata tidak cukup, apakah tdk mungkin disusun mekanisme yg lebih transparan menyangkut penghapusan tersebut. Misalnya dengan mekanisme rating. Ini utk mencegah wiki sekedar jadi papan iklan. Saya yakin setiap orang pasti berguna untuk lingkungannya, tetapi kalau sumber daya memang terbatas maka pilihan yang sedemokratis mungkin harus dibuat. --22 Agustus 2006

Tidak perlu dihapus. Tokoh aktifis ini memarik untuk diikuti perkembangannya, sebab memang kita memerlukan sosok sederhana, yang memiliki visi yang jelas bagi bangsanya(saya mengamati pemikiranya dari tulisan-tulisannya melalui "googleing"). Kontribusinya sampai saat ini patut diperhitungkan. Kemaludin

Mungkin kontributornya perlu menambahkan "pengantar" terlebih dahulu, sehingga siapa pun yang membacanya tidak mengerutkan dahi seperti saya dan bertanya "Siapa sih nih?" Soalnya, "kita sebagai pembaca" akan berbeda (dalam menanggapi suatu artikel tentang tokoh) dengan "kita sebagai penulisnya" ataupun "kita sebagai orang yang kenal".
Siapa sih Ubedilah Badrun? Itu pertanyaan pertama saya begitu membaca artikel ini. Wong kalimat pertamanya saja "Ubedilah Badrun lahir di ..." dilanjutkan dengan "pernah kuliah di ... ...", "menyelesaikan S2 di ..." Kesannya Ubedilah Badrun ini adalah seorang yang sudah sangat terkenal, sehingga tidak perlu lagi dijelaskan pada awal artikel tentang siapa dia.
Kalau kita lihat tokoh internasional, Paus Benediktus XVI yang belakangan ini lagi jadi sorotan saja, dijelaskan kalau dia adalah "Paus Gereja Katolik Roma sejak 19 April 2005" pada awal kalimat. George W. Bush juga dijelaskan sebagai "Presiden Amerika Serikat yang ke-43".
Beberapa gulungan ke bawah di daftar tokoh Indonesia, saya ketemu nama Pong Tiku. "Siapa nih? Tokoh Indonesia, tapi nggak pernah dengar namanya." Ternyata di artikelnya dijelaskan bahwa dia adalah pahlawan nasional Indonesia. --- Enak dibacanya, dan di paragraf pertama saya sudah ada gambaran awal tentang siapa orang ini.
Jadi, Ubedilah Badrun ini siapa sih? Kok di awal paragraf saya dijejali informasi lahir, kuliah, serta segudang informasi lainnya yang saya tidak tahu apakah perlu saya ketahui? Ujung-ujungnya, saya malas untuk membaca lanjutannya. (Mohon dimengerti, konteks kalimat saya ini adalah "saya di sisi pembaca artikel yang tidak pernah dengar nama ini"). :D
Kesimpulannya, setelah berpanjang lebar (maaf loh untuk yang keberatan. *No heart feeling*), saya setuju dengan pendapat agar artikel ini dihapus saja. ^^
Leo 09:32, 2 Oktober 2006 (UTC)

Aktifis vs aktivis[sunting | sunting sumber]

Kata aktifis dan aktifitas rasanya lebih tepat dengan "v" ketimbang "f" (saya sedang tidak pegang kamus, tapi kalau saya cari di kamus Indonesia-Inggris di program komputer saya, memang menggunakan kata aktivis (untuk menerjemahkan activist) dan aktivitas (untuk activity). Kalau saya salah, abaikan saja. ^^ Leo 03:40, 5 Oktober 2006 (UTC)

Iya betul, di kamus saya "aktivis". borgx(kirim pesan) 04:38, 5 Oktober 2006 (UTC)
Seingat saya:
  • activ --> aktif (tidak ada v di akhir kata dalam bahasa Indonesia)
  • activist --> aktivis
  • activity --> activitas
Mungkin kesalah terjadi dalam peng-Indonesia-an kata activ baru dibendakan. Sebaiknya dibendakan dulu dalam bahasa aslinya baru diterjemahkan. Moga-moga membuat makin bingung :-p N/A 13:52, 6 Oktober 2006 (UTC)

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]

Untuk bung2 penulis artikel ini, saya usulkan agar Pranala Luarnya diexpand dengan memberikan keterangan tambahan, jadi tidak cuma kelihatan angka-angka footnote begitu saja (jadi seperti mengklik kucing dalam karung) :D. Lihat saja contohnya di artikel lainnya yang juga rata-rata memiliki pranala luar. Leo 15:13, 6 Oktober 2006 (UTC)

Sudah saya tambahkan Bung Leo, semoga bermanfaat Raidhilfathan