Nirwan Dewanto
| Nirwan Dewanto | |
|---|---|
Nirwan, 2011 |
|
| Lahir | 28 September 1961 (umur 51) Surabaya, Jawa Timur, Indonesia |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Almamater | Institut Teknologi Bandung |
| Pekerjaan | Penyair |
| Dikenal karena | Menulis |
| Agama | Muslim[1] |
Nirwan Dewanto (lahir di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, 28 September 1961; umur 51 tahun) adalah seorang penyair Indonesia. Dia juga dikenal karena perannya sebagai Albertus Soegijapranata dalam film biopik Soegija yang keluar pada tahun 2012 .
Riwayat hidup[sunting]
Nirwan dilahirkan di Surabaya, Jawa Timur, pada tanggal 28 September 1961. Saat masih di SMA dia sudah menulis puisi; karya ini diterbitkan dalam majalah seperti Kuncung dan Kartini. Nirwan kuliah di Institut Teknologi Bandung di Bandung, Jawa Barat, dari tahun 1980 sampai 1987. Dia mendapatkan gelar Sarjana Geologi, lalu berpindah ke Jakarta.[2][3]
Pada tahun 1991 Nirwan menjadi pembicara di Konferensi Budaya Nasional. Dia kemudian dikenal untuk banyak membicarakan soal budaya.[3] Nirwan menjadi redaktur majalah Kalam saat diluncurkan pada bulan Februari 1994, bersama penyair Goenawan Mohamad.[4] Pada tahun 1996 Nirwan menerbitkan koleksi esai yang diberi judul Senjakala Kebudayaan.[2]
Nirwan menduduki dewan juri pada Penghargaan Khatulistiwa pertama, pada tahun 2001. Di kemudian hari Nirwan menyatakan bahwa proses seleksi kurang baik, sampai-sampai dewan juri sering tidak memahami karya yang dinilai dan kadang-kadang menilai karya secara sembarangan.[5] Pada tahun yang sama dia menghasilkan antologi puisi Buku Cacing.[2]
Nirwan menang Penghargaan Khatulistiwa pada tahun 2008 untuk antologi puisi Jantung Ratu Lebah; penghargaan ini juga termasuk honorarium senilai Rp 100 juta. Penulis cerita pendek Seno Gumira Ajidarma, seorang juri, menyatakan bahwa antologi tersebut merupakan karya monumental.[6] Pada tahun 2010 Nirwan menghasilkan antologi puisi yang berjudul Buli-Buli Lima Kaki. Tahun berikutnya beberapa karyanya ditampilkan bersama musik oleh Dian HP dan istri Nirwan, penyanyi Nya Ina Raseuki; Nirwan juga membaca puisi pada kegiatan tersebut.[7][3]
Pada tahun 2012 Nirwan berperan sebagai Uskup Agung Semarang, Albertus Soegijapranata, dalam film biopik Soegija yang disutradarai Garin Nugroho.[8] Garin menyatakan bahwa dia pilih Nirwan sebab penyair itu mirip Soegijapranata secara fisik, biarpun Nirwan bukan orang Katolik.[9] Sementara, Nirwan menyatakan bahwa dia "dipaksa" untuk main film.[1] Indah Setiawati, yang menulis dalam The Jakarta Post, menyatakan bahwa peran Nirwan cukup bagus, biarpun dia kelihatan kurang nyaman dalam beberapa adegan.[8]
Rujukan[sunting]
- Catatan kaki
- Bibliografi
- "Aktor Romo Soegija Seorang Muslim". Tribun. 21 May 2012. Diarsipkan dari aslinya tanggal 6 July 2012. Diakses 6 July 2012.
- Eneste, Pamusuk (2001). Buku Pintar Sastra Indonesia (ed. 3rd). Jakarta: Kompas. ISBN 978-979-9251-78-8 Check
|isbn=value (help). - Hamdani, Sylvia (2 June 2011). "Making Poetry Sing, In the Name Of Love" [Membuat Puisi Bernyanyi, Demi Cinta]. Jakarta Globe (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari aslinya tanggal 2 January 2012. Diakses 2 January 2012.
- Haryanto, Ign.; Kuswardono, Arief; Dhyatmika, Wahyu (3 December 2001). "Sebuah Panggung Bernama Khatulistiwa". Tempo. Diarsipkan dari aslinya tanggal 6 July 2012. Diakses 6 July 2012.
- Hermawan, Ary; Messakh, Matheos (15 November 2008). "Ayu Utami, Nirwan Dewanto win Khatulistiwa literary prize" [Ayu Utami, Nirwan Dewanto menang penghargaan sastra Khatulistiwa]. The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris) (Jakarta). Diarsipkan dari aslinya tanggal 6 July 2012. Diakses 6 July 2012.
- "Jurnal Angker dapat Populer?". Tempo. 19 February 1994. Diarsipkan dari aslinya tanggal 6 July 2012. Diakses 6 July 2012.
- Setiawati, Indah (3 June 2012). "'Soegija' sends a message of humanity" ['Soegija' mengirim pesan berperikemanusiaan]. The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris) (Jakarta). Diarsipkan dari aslinya tanggal 29 June 2012. Diakses 29 June 2012.
- Siregar, Lisa (29 May 2012). "'Soegija' More Than a War Film" ['Soegija' Lebih dari Sekedar Film Perang]. Jakarta Globe (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari aslinya tanggal 6 July 2012. Diakses 6 July 2012.
- Wisanggeni, Aryo; Sartono, Frans; Arcana, Putu Fajar (3 June 2012). "Nirwan Dewanto dalam Tikungan Kehidupan". Kompas. Diarsipkan dari aslinya tanggal 6 July 2012. Diakses 6 July 2012.
