Museum Kereta Api Sawahlunto
|
Stasiun Sawahlunto
|
|
|
Sawahlunto
+262 m
|
|
| Stasiun Sawahlunto (Kredit: M. Hanafi) |
|
| Letak | |
| Provinsi | Sumatera Barat |
| Kota | Sawahlunto |
| Kecamatan | Lembah Segar |
| Kelurahan | Pasar |
| Sejarah | |
| Informasi Lain | |
| Operator | Divisi Regional 2 Sumatera Barat |
| Kode stasiun | SWL |
| Elevasi | +262 m |
| Layanan | Wisata Danau Singkarak dan Wisata Mak Itam |
Museum Kereta Api Sawahlunto dahulunya adalah sebuah stasiun kereta api di Sawahlunto yang termasuk ke dalam Divisi Regional 2 Sumatera Barat, dan merupakan salah satu stasiun terminus yang ada di Sumatera Barat. Meseum ini terletak di kelurahan Pasar, kecamatan Lembah Segar, kota Sawahlunto.
Daftar isi |
Sejarah [sunting]
Pada tanggal 17 Desember 2005, Stasiun Sawahlunto diubah fungsinya menjadi museum, dan diresmikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Muhammad Jusuf Kalla. Dengan demikian, Indonesia memiliki 2 museum kereta api, dengan yang pertama ada di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Koleksi [sunting]
Museum ini memiliki koleksi berjumlah 106 buah yang terdiri dari gerbong (5 buah), lokomotif uap (1 buah), jam (2 buah), alat-alat sinyal atau komunikasi (34 buah), foto dokumentasi (34 buah), miniatur lokomotif (9 buah), brankas (3 buah), dongkrak rel (5 buah), label pabrik (3 buah), timbangan (3 buah), lonceng penjaga (1 buah), dan baterai lokomotif (2 buah).
Kereta api [sunting]
Pranala luar [sunting]
| Stasiun sebelumnya: Stasiun Muara Kalaban |
Stasiun berikutnya: tidak ada |