Moyudan, Sleman

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Moyudan
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Kabupaten Sleman
Pemerintahan
 • Camat Joni Suhartana, SH
Luas 2.762 Ha
Jumlah penduduk 33.595 jiwa
Kepadatan 1.216 jiwa/km²
Desa/kelurahan 4

Moyudan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Kecamatan Moyudan berada di sebelah Barat daya dari Ibukota Kabupaten Sleman. Jarak Ibukota Kecamatan ke Pusat Pemerintahan (Ibukota) Kabupaten Sleman adalah 16 Km. Lokasi ibu kota kecamatan Moyudan berada di Ngentak, Sumberagung pada 7.77306‘ LS dan 110.25373‘ BT. Sejarah nama Moyudan diambil nama seorang bangsawan Kraton Yogyakarta yang bernama Kusumoyudo yang berdomisili didaerah itu dan berjasa terhadap wilayah tersebut. Dari kata Moyudo, bagian dari nama beliau kemudian diabadikan untuk memberi nama wilayah ini.

Sudah sejak tahun 1920an daerah Moyudan merupakan daerah industri perkebunan gula. Sebagian sawah untuk pertanian disewakan untuk perkebunan tebu. Wilayah Moyudan merupakan wilayah penopang tersedianya tebu bagi pabrik gula Madukismo, Kasihan, Bantul. Wilayah Moyudan merupakan daerah pertanian yang subur karena mendapatkan irigasi yang dialirkan dari sungai Progo yang dibangun pada tahun 1914. Saluran tersebut dikenal dengan saluran irigasi Van der Wijck yang masih berfungsi baik sampai sekarang.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Wilayah Kecamatan Moyudan menurut Rijksblad Kasultanan Yogyakarta Nomor 11 Tahun 1916 (Rijksblaad Van Djogyakarta No.11 bestuur Mataraman, Reorganisatie Vanhet Indlandsch der regenttschappen Sleman, Bantoel en Kalasan Pranatan Ven den Rijksbestuur der van 15 Mei 1916) merupakan Onderdistrik yang dipimpin oleh seorang asisten panji dan membawahi 11 kelurahan. Onderdistrik Moyudan termasuk dalam wilayah Distrik Godean, Kabupaten Sleman.

Berdasar Rijksblad Kasultanan Nomor 1/1927 Kabupaten Sleman dihilangkan, sehingga wilayah onderdistrik Moyudan yang termasuk dalam wilayah Kawedanan Godean menjadi bagian dari Kabupaten Yogyakarta. Pada tahun 1942, Sri Sultan Hamengkubuwono IX mengadakan reorganisasi dengan mengeluarkan Jogjakarta Kooti, yang menjadikan wilayah Onderdistrik Moyudan berubah menjadi wilayah Kabupaten Bantul.

Pada 8 April 1945, Sri Sultan Hamengkubuwono IX kembali melakukan reorganisasi pemerintahan dengan mengeluarkan Jogjakarta Koorei No.2, yang menjadikan wilayah Kapanewon Pangreh Projo Moyudan yang merupakan bagian Kawedanan Godean berubah dari wilayah Kabupaten Bantul kembali menjadi wilayah Kabupaten Sleman.

Kapanewon Moyudan saat itu berkantor di Delingsari dan dikepalai oleh seorang Panewu (Camat), membawahi 14 kelurahan yakni, Kelurahan Kruwet, Pucanganom, Puluhan, Jitardukuh, Sremo, Sejatipasar, Semingin, Nglahar, Tumut, Gamplong, Moyudan, Kembangan, Kaliduren, dan Nulisan. Melalui Maklumat Kasultanan Yogyakarta No.5 Tahun 1948, maka 15 kelurahan saling bergabung menjadi 4 kelurahan definitif sampai seperti sekarang.

Camat[sunting | sunting sumber]

  1. Drs. Fadjar Gunawan
  2. Drs. Supriyadi
  3. Drs. Joko Supriyanto
  4. Rusmanto Wijoyo
  5. Pujo
  6. R Bambang Tjondro Waskito, SH.
  7. Supardi, SH.
  8. Drs. Kuntadi (2005-2006)
  9. Drs. Syaiful Hamid (2006-2008)
  10. Drs. Budi Sutamba Saputra(2008-2011) (NIP. 19640821 199203 1 006)
  11. Joni Suhartana, SH (NIP. 19600410 198302 1 005)

Batas-Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

  1. Barat : Kecamatan Nanggulan (Kabupaten Kulonprogo)
  2. Utara : Kecamatan Minggir
  3. Timur : Kecamatan Godean
  4. Selatan : Kecamatan Sedayu (Kabupaten Bantul)

Pembagian Administratif Desa[sunting | sunting sumber]

  1. Sumberagung
  2. Sumberarum
  3. Sumberrahayu
  4. Sumbersari

Pembagian Administratif Padukuhan[sunting | sunting sumber]

  1. Sumberagung
    1. Celungan
    2. Gatak
    3. Gedongan
    4. Jowahan
    5. Kaliduren I
    6. Kaliduren II
    7. Kaliduren III
    8. Kaliurang
    9. Karang
    10. Kedung Banteng
    11. Kruwet
    12. Malangan
    13. Mergan
    14. Ngento-ento
    15. Nulisan
    16. Pajangan
    17. Pendulan
    18. Ponggok
    19. Pucanganom
    20. Sumberan
    21. Turgenen
  2. Sumberarum
    1. Donon
    2. Jetis
    3. Jitar
    4. Jitar Dukuh
    5. Jitar Ngemplak
    6. Karanganjir
    7. Pakelan
    8. Pingitan
    9. Puluhan
    10. Sejati Deso
    11. Sejati Dukuh
    12. Sejati Pasar
    13. Sermo
    14. Setran
    15. Tegal Donon
    16. Trukan Dukuh
  3. Sumberrahayu
    1. Barepan
    2. Betakan
    3. Dagen
    4. Gamplong I
    5. Gamplong II
    6. Gamplong III
    7. Gamplong IV
    8. Gamplong V
    9. Goser
    10. Kembangan I
    11. Kembangan II
    12. Klampis
    13. Moyudan
    14. Sangubanyu
    15. Saren
  4. Sumbersari
    1. Tegalrejo / Patran (1 Padukuhan)
    2. Klisat
    3. Nasri
    4. Semingin
    5. Tumut
    6. Menulis
    7. Tiwir
    8. Blendung
    9. Bendosari
    10. Ngaglik
    11. Gesikan
    12. Nglahar
    13. Sombangan