Seyegan, Sleman

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Seyegan
—  Kecamatan  —
Negara  Indonesia
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Kabupaten Sleman
Pemerintahan
 • Camat Drs Ahmad Yuno Nurkaryadi MM
Luas - km²
Jumlah penduduk -
Kepadatan - jiwa/km²
Desa/kelurahan -

Seyegan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia.Kecamatan Seyegan berada di sebelah Barat Daya dari Ibukota Kabupaten Sleman. Jarak Ibukota Kecamatan ke Pusat Pemerintahan (Ibukota) Kabupaten Sleman adalah 9 Km. Lokasi ibu kota kecamatan Seyegan berada di 7.72119‘ LS dan 110.30841‘ BT. Kecamatan Seyegan mempunyai luas wilayah 2.662,99 Ha. Alamat Kantor Kecamatan Seyegan di Terwilen, Margodadi, Seyegan, Sleman.

Kecamatan Seyegan berada di dataran rendah. Ibukota Kecamatannya berada pada ketinggian 165 meter di atas permukaan laut. Suhu tertinggi yang tercatat di Kecamatan Berbah adalah 32 °C dengan suhu terendah 22 °C. Bentangan wilayah di Kecamatan Seyegan berupa tanah yang datar dan berombak serta sedikit yang berbukit.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Wilayah Kecamatan Seyegan menurut Rijksblad Kasultanan Yogyakarta Nomor 11 Tahun 1916 (Rijksblaad Van Djogyakarta No.11 bestuur Mataraman, Reorganisatie Vanhet Indlandsch der regenttschappen Sleman, Bantoel en Kalasan Pranatan Ven den Rijksbestuur der van 15 Mei 1916) terbagi dalam wilayah Onderdistrik Seyegan yang membawahi 10 kelurahan, dan wilayah Onderdistrik Watukarung yang membawahi 11 kelurahan. Kedua onderdistrik ini dipimpin oleh masing masing seorang asisten panji termasuk dalam wilayah Distrik Jumeneng, Kabupaten Sleman.

Berdasar Rijksblad Kasultanan Nomor 1/1927 Kabupaten Sleman dihilangkan, sehingga wilayah onderdistrik Seyegan menjadi bagian dari Kabupaten Yogyakarta. Pada 8 April 1945, Sri Sultan Hamengkubuwono IX kembali melakukan reorganisasi pemerintahan dengan mengeluarkan Jogjakarta Koorei No.2, yang menjadikan wilayah Kapanewon Pangreh Projo Seyegan berubah dari wilayah Kabupaten Yogyakarta kembali menjadi wilayah Kabupaten Sleman.

Kapanewon seyegan saat itu berkantor di Seyegan dan dikepalai oleh seorang Panewu (Camat), membawahi 15 kelurahan yakni, Kelurahan Watukarung, Gentan, Gerjen, Susukan, Planggok, Bokong, Ngino, Pete, Sompokan, Jomblangan, Cibuk, Barak, Klangkapan, Kadipiro, dan Kandangan. Melalui Maklumat Kasultanan Yogyakarta No.5 Tahun 1948, maka 15 kelurahan saling bergabung menjadi 4 kelurahan definitif sampai seperti sekarang.

Camat[sunting | sunting sumber]

  1. Drs. Sardjono
  2. Drs. Kuntadi
  3. Purwatno Widodo SH, CN
  4. Anggoro Aji, SH
  5. Drs Ahmad Yuno Nurkaryadi MM
  6. Drs. Budi Sutamba Saputra

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

  • Utara :Kecamatan Sleman dan Tempel
  • Timur :Kecamatan Mlati
  • Selatan:Kecamatan Godean
  • Barat :Kecamatan Minggir

Pembagian Administratif Desa[sunting | sunting sumber]

  1. Margoagung
  2. Margodadi
  3. Margokaton
  4. Margoluwih
  5. Margomulyo

Pembagian Administratif Padukuhan[sunting | sunting sumber]

  1. Margoagung
    1. Banyu Urip
    2. Barepan
    3. Beteng
    4. Dukuh
    5. Gondang
    6. Klawisan
    7. Krapyak
    8. Nganggrung
    9. Ngino
    10. Somorai
    11. Tegalgentan
    12. Watukarung
  2. Margodadi
    1. Beran
    2. Druju
    3. Grogol
    4. Jagalan
    5. Japanan
    6. Jlegongan
    7. Kadipiro
    8. Kandangan
    9. Kasuran
    10. Kurahan III
    11. Kurahan IV
    12. Mranggen
    13. Pendekan
    14. Pete
    15. Tegalweru
    16. Terwilen
  3. Margokaton
    1. Bantulan
    2. Bolu
    3. Grajegan
    4. Towangsan
    5. Ngaran
    6. Nyamplung
    7. Planggok
    8. Seyegan
    9. Somokaton
    10. Sonoharjo
    11. Susukan I
    12. Susukan II
    13. Susukan III
  4. Margoluwih
    1. Barak I
    2. Barak II
    3. Cibuk Kidul
    4. Cibuk Lor I
    5. Cibuk Lor II
    6. Klaci I
    7. Klaci II
    8. Klaci III
    9. Klangkapan I
    10. Klangkapan II
    11. Klinyo
    12. Mandungan I
    13. Mandungan II
    14. Ngentak
  5. Margomulyo
    1. Daplokan
    2. Dukuh Gerjen
    3. Jamblangan
    4. Jingin
    5. Jumeneng
    6. Kamal
    7. Kasuran
    8. Kregolan
    9. Mangsel
    10. Mriyan
    11. Ngemplak
    12. Sawahan
    13. Sompokan tediri dari 2 rukun Warga (RW) Dan 6 Rukun Tetangga (RT)