Margrethe II dari Denmark

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Margrethe II
Ratu pada saat pernikahan Putri Mahkota Victoria dari Swedia, 19 Juni 2010
Ratu pada saat pernikahan Putri Mahkota Victoria dari Swedia, 19 Juni 2010
Ratu Denmark
Memerintah 14 Januari 1972 – sekarang
42 tahun, 190 hari
Pendahulu Frederick IX
Heir apparent Frederik, Putra Mahkota Denmark
Perdana Menteri
Pasangan Henri de Laborde de Monpezat
Anak
Putra Mahkota Frederik
Pangeran Joachim
Nama lengkap
Margrethe Alexandrine Þórhildur Ingrid
Wangsa Dinasti Schleswig-Holstein-Sonderburg-Glücksburg
Ayah Frederick IX of Denmark
Ibu Ingrid of Sweden
Lahir 16 April 1940 (umur 74)
Amalienborg Palace, Kopenhagen
Agama Lutheranisme
Ratu Margrethe II

Sri Ratu Margrethe atau Margrethe Alexandrine Þórhildur Ingrid (lahir 16 April 1940; umur 74 tahun) adalah ratu dan kepala negara Denmark sejak 14 Januari 1972. Ia lahir di Istana Amalienborg (Kopenhagen) dari pasangan Frederik IX dan Puteri Ingrid Swedia. Motto resmi Ratu Margrethe II adalah "pertolongan Tuhan dan cinta rakyat adalah kekuatan Denmark". Puteri Margrethe (diucapkan Margretta) dibaptis pada 14 Mei 1940 di Gereja Angkatan Laut. Karena raja Denmark saat itu adalah juga penguasa Islandia, ia langsung diberikan nama tengah Islandia, Þórhildur (dieja dengan huruf khas Islandia, yang disederhanakan sebagai "th").

Biografi[sunting | sunting sumber]

Margrethe tidak dilahirkan menjadi ratu, meskipun dia sebagai anak sulung Pangeran Mahkota, yang belakangan menjadi raja. Pada waktu kelahirannya di Denmark, hanya pria yang dapat naik tahta, karena adanya perubahan-perubahan dalam Undang-undang Suksesi yang diberlakukan pada tahun 1850-an, ketika cabang Glücksburg dipilih sebagai pengganti raja. Karena Margrethe tidak memiliki saudara lelaki, maka pamannya, Knud, diperkirakan suatu waktu kelak akan naik takhta.

Proses perubahan konstitusi berlangsung pada tahun 1947 ketika menjadi jelas bahwa Ratu Ingrid tidak akan mempunyai anak lagi. Saat itu paman Margrethe, Arveprins Knud dianggap sebagai pewaris takhta, namun popularitas Frederik dan anak-anak perempuannya, serta peranan perempuan yang kian menonjol mendorong proses perubahan konstitusi yang tidak mudah. Usul itu harus diterima oleh dua sidang parlemen dan kemudian oleh sebuah referendum, yang diadakan pada 27 Maret 1953. Undang-undang Suksesi yang baru memungkinkan seorang perempuan naik takhta Denmark, namun laki-laki tetap lebih diutamakan, serupa dengan sistem yang dipakai di Britania Raya. Dengan demikian Putri Margrethe menjadi pewaris takhta Denmark dan mengambil gelar tambahan Tronfølgeren (Pengikut Takhta).

Margrethe dikukuhkan pada 1 April 1955 di Istana Fredensborg. Pada ulang tahunnya yang ke-18, 16 April 1958, ia mendapatkan kursi di Dewan Negara Denmark, dan sejak saat itu, Putri memimpin rapat-rapat Dewan apabila Raja berhalangan.

Ia belajar ilmu politik di Universitas Aarhus antara 1961-1962, di Sorbonne pada 1963, dan di Sekolah Ekonomi London pada 1965.

Pada 10 Juni 1967, Putri Margrethe dari Denmark menikah dengan seorang diplomat Prancis, Count Henri de Laborde de Monpezat di Gereja Angkatan Laut. Henri menerima gelar “Yang Mulia Pangeran Henrik dari Denmark” karena posisi barunya sebagai pasangan pewaris takhta Denmark. Mereka mendapatkan dua orang anak, yaitu Yang Mulia Frederik Andre Henrik Christian (Pangeran Mahkota Denmark) yang lahir pada 26 Mei 1968 dan Yang Mulia Joachim Holgar Waldemar Christian (Pangeran Denmark) yang lahir pada 7 Juni 1969.

Ayahnya, Raja Frederick IX meninggal pada 1972. Pada saat naik takhta pada 14 Januari 1972, Ratu Margrethe II menjadi Penguasa Denmark pertama berdasarkan Undang-Undang Suksesi yang baru.

Peranan politik[sunting | sunting sumber]

Kerajaan Denmark adalah Kerajaan Konstitusional, yang berarti bahwa Raja atau Ratu tidak dapat melaksanakan tindakan politik secara independen. Meskipun Ratu menandatangani semua rencana undang-undang sebelum disahkan menjadi hukum, hal ini hanya berlaku bila semua RUU itu ditandatangani dan disetujui oleh seorang Menteri Kabinet. Sebagai Kepala Negara, Ratu berpartisipasi dalam pembentukan pemerintahan yang baru.

Setelah konsultasi dengan perwakilan dari partai-partai politik, pemimpin partai yang memegang jumlah kursi terbanyak di Parlemen Denmark diundang untuk membentuk pemerintahan yang baru. Setelah terbentuk, Raja atau Ratu secara resmi mengangkatnya. Selain itu, Sang Ratu adalah Kepala Pemerintahan yang sebenarnya dan oleh karenanya mengepalai Dewan Negara, di mana rancangan undang-undang yang telah disetujui oleh Parlemen ditandatangani hingga sah menjadi Undang-undang.

Perdana Menteri Denmark dan Menteri Luar Negeri Denmark melapor secara teratur kepada Sang Ratu untuk memberitahukan dan menyarankan perkembangan-perkembangan politik terbaru. Yang Mulia menerima kunjungan-kunjungan resmi oleh kepala-kepala negara asing dan melakukan kunjungan resmi kenegaraan ke luar negeri. Ratu menerima setiap duta besar negara asing yang diwakili di Denmark dan secara resmi juga mengangkat dan memberhentikan pegawai negeri.

Tugas utama ratu adalah mewakili Kerajaan di luar negeri dan menjadi tokoh pemersatu di dalam negeri. Ratu menjalankan tugas tersebut dengan menerima undangan untuk membuka pameran, menghadiri hari-hari peringatan, meresmikan jembatan, dan sebagainya. Sebagai pejabat publik yang tidak terpilih, Ratu tidak mengambil bagian dalam partai politik dan tidak mengungkapkan pendapat-pendapatnya dalam hal-hal politik. Selain peranannya di dalam negerinya sendiri, Ratu juga adalah Kolonel Kepala dari Resimen Kerajaan Putri Wales (Pasukan Ratu dan Pasukan Kerajaan), sebuah resimen infanteri dari Tentara Britania Raya.

Ratu Margrethe mempunyai reputasi sebagai salah satu monarki Eropa yang paling modern dan progresif. Ia secara terbuka menyediakan diri untuk wawancara televisi.

Ratu juga adalah seorang pelukis yang berhasil dan dipuji oleh para kritikus, dan sudah banyak mengadakan pameran lukisan selam ini. Seringkali dikatakan apabila Margrethe bukan seorang Ratu, dengan mudah ia dapat hidup dengan mencari nafkah sebagai seorang seniman profesional. Ilustrasinya digunakan untuk edisi The Lord of the Rings versi Denmark yang diterbitkan pada 1977 dan diterbitkan ulang pada 2002. Ia pun seorang penerjemah yang handal dan konon ikut serta dalam penerjemahan buku tersebut. Ia pun merancang sebagian dari pakaian-pakaiannya sendiri.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Didahului oleh:
Frederick IX
Ratu Denmark
14 Januari 1972-
Diteruskan oleh:
masih menjabat
Didahului oleh:
Carl Johan Bernadotte
Suksesi Keluarga Kerajaan Inggris
{{{years}}}
Diteruskan oleh:
Pangeran Frederik dari Denmark