Kabupaten Kaur

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kabupaten Kaur
Lambang kabupaten Kaur
Lambang Kabupaten Kaur
Moto: Sease Seijean


Peta Kaur.png
Peta lokasi Kabupaten Kaur
Koordinat: 4°35′21″LS 103°25′00″BT / 4,589298°LS 103,4167585°BT / -4.589298; 103.4167585
Provinsi Bengkulu
Dasar hukum UU No. 3 Tahun 2003
Ibu kota Bintuhan
Pemerintahan
 - Bupati Dr. Ir. H. Hermen Malik, M.Sc.
 - DAU Rp. 329.881.353.000.-(2013)[1]
Luas 2.369,05 km2
Populasi
 - Total 296.178 jiwa (2010)
 - Kepadatan 125,02 jiwa/km2
Demografi
Pembagian administratif
 - Situs web www.kaurkab.go.id

Kaur adalah sebuah kabupaten di provinsi Bengkulu, Indonesia. Terletak sekitar 250 km dari kota Bengkulu, Kaur mempunyai luas sebesar 2.369,05 km² dan dihuni sedikitnya 298.176 jiwa. Mereka mengandalkan hidup pada sektor pertanian, perkebunan dan perikanan. Warga Kaur tersebar di 15 Kecamatan, 191 desa dan 4 kelurahan.

Kabupaten Kaur dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2003 pada tahun 2003 bersama-sama dengan Kabupaten Seluma dan Kabupaten Mukomuko. Kaur sebelumnya merupakan bagian dari Kabupaten Bengkulu Selatan.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Secara astronomis, kabupaten Kaur terletak antara 103°4’8,76” – 103°46’50,12” Bujur Timur dan 4°15’8,21” – 4°55’27,77” Lintang Selatan. Wilayah kabupaten ini berada paling selatan dari wilayah Provinsi Bengkulu, berbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Lampung. Berdasarkan UU No.3 tahun 2003, secara administrasi kabupaten Kaur berbatasan dengan:

Utara Kabupaten Bengkulu Selatan dan kabupaten Lahat
Selatan Kabupaten Lampung Barat
Barat Samudera Hindia
Timur Kabupaten Muara Enim, kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, dan kota Pagar Alam

Informasi topografi digunakan sebagai bahan dalam melihat gambaran kondisi fisik dalam kerentanan terhadap bencana longosr, dan banjir. Faktor topografi yang menjadi indikator penentuan kerawanan bencana adalah kemiringan lahan, dan ketinggian wilayah. Kermiringan lahan dapat pula diturunkan menjadi relief atau bentuk permukaan lahan. Kemiringan lahan semakin tinggi mengunjukkan bahwa relief semakin bergelombang.

Kabupaten Kaur secara relief termasuk bergelombang dengan kemiringan tanah yang bervariasi wilayah kabupaten Kaur berdasarkan kemiringan wilayah dapat dibagi dua jenis yaitu kemiringan wilayah kawasan budidaya dengan kecenderungan menempati kemiringan relative landai sedangkan kemiringan pada kawasan non budidaya sebagian besar menempati kawasan dengan lereng miring sampai curam. Pada kawasan non budidaya kemiringan diatas 15% mendominasi kawasan ini.

Berdasarkan klasifikasi tanah menurut USDA, kabupaten Kaur didominasi oleh ordo tanah inseptisol/ultisol 42,20%, inseptisol 39,06%, ultisol/inseptisol 9,07%, inseptisol/entisol 5,34%, entisol/inseptisol 3,78% entisol 0,34 % dan inseptisol/histosol 0,20%. Tanah inseptisol/ultisol merupakan tanah dengan tekstur halus sehingga mudah mengalami erosi jika terjadi hujan. Erosi semakin besar dapat menurunkan produktivitas lahan karena unsur hara top soil larut oleh limpasan permukaan.

Sumber daya alam[sunting | sunting sumber]

Kaur sejak tahun 2005 mulai memproduksi fermentasi alami minyak kelapa sawit yang diekspor ke luar negeri, pertanian (swasembada), batubara, pasir besi, batu, dan pasir tambang, karet, cengkeh, lada, kopra, palawija (kacang hijau, ubi kayu, dan ubi jalar yang cukup luas), jahe gajah, perikanan laut, perikanan air tawar, lobster, dan lain-lain.

Kabupaten ini sedang merencanakan peningkatan mutu kualitas wilayahnya. Pemkab Kaur berencana membuat saluran irigasi yang juga terletak di kecamatan Kaur Utara, yang nantinya mampu mengairi lahan sawah hingga 8.000 hektare. Selain itu, pembuatan jalan tembus sepanjang 150 kilometer yang menghubungkan wilayah Kaur Utara hingga perbatasan provinsi Lampung, juga sedang diupayakan.

Wisata kabupaten Kaur[sunting | sunting sumber]

Pantai Linau[sunting | sunting sumber]

Obyek wisata ini terdapat di Maje. Pantai ini sangat indah dengan pemandangan di sekitarnya dikelilingi hutan yang masih sangat alami. Sangat baik untuk mandi di pantai ini. Selain airnya yang jernih, airnya juga sejuk, sehingga membuat kita tidak mudah melupakan momen ini dan akan selalu ingin kembali mengunjunginya.

Pantai Way Hawang[sunting | sunting sumber]

Terletak di Maje.

Air Terjun Nunung[sunting | sunting sumber]

Air terjun ini berada di Muara Sahung.

Pantai Manungla[sunting | sunting sumber]

Pantai yang terletak di Nasal. Pantai berbentuk seperti pulau kecil yang ditumbuhi rumput.

Pantai Bunga Karang[sunting | sunting sumber]

Pantai Bunga Karang ini terletak di Maje.

Air Terjun Tiga Panggung[sunting | sunting sumber]

Air Terjun Tiga Panggung ini terletak di Muara Sahung.

Air Terjun Curug Perpah[sunting | sunting sumber]

Air terjun yang terletak di Nasal.

Kepala daerah[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati Kaur[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah daftar bupati Kaur sejak pembentukan kabupaten Kaur hingga saat ini.

No. Foto Nama Periode Keterangan
1. Nophotocolor.jpg Ir. Syaukani Saleh 20032005 Penjabat bupati
2. Nophotocolor.jpg Drs. Syaiful Emran Ali Mei 2005–Agustus 2005 Penjabat bupati
3. Nophotocolor.jpg Ir. Syaukani Saleh 20052006 meninggal dunia pada 11 April 2006
4. Nophotocolor.jpg Drs. H. Warman Suwardi, M.M. 20062010 menjadi bupati Kaur pada tanggal 20 Mei 2006 menggantikan bupati terdahulu yang meninggal
5. Nophotocolor.jpg Dr. Ir. H. Hermen Malik, M.Sc. 2011–sekarang Bupati

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses 2013-02-15. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Koordinat: 4°35′21″LS 103°25′00″BT / 4,589298°LS 103,4167585°BT / -4.589298; 103.4167585