Kabupaten Batanghari
Lambang Kabupaten Batanghari Moto: Serentak Bak Regam |
|
Peta lokasi Kabupaten Batanghari Koordinat: 1°15'-2°2' LS 102°30'-104°30' BT |
|
| Provinsi | Jambi |
| Dasar hukum | Peraturan Komisaris Pemerintah Pusat di Bukit Tinggi Nomor 81/Kom/U |
| Tanggal | 1 Desember 1948 |
| Ibu kota | Muara Bulian |
| Pemerintahan | |
| - Bupati | H. Abdul Fattah, SH |
| - DAU | Rp. 507.478.487.000.-(2013)[1] |
| Luas | 5.180,35 km2 |
| Populasi | |
| - Total | 247.386 jiwa (2011) |
| - Kepadatan | 47,75 jiwa/km2 |
| Demografi | |
| Pembagian administratif | |
| - Kecamatan | 10 |
| - Kelurahan | 96 / 13 |
| - Situs web | http://www.batangharikab.go.id/ http://www.batanghari.go.id/ |
Kabupaten Batanghari adalah salah satu kabupaten di bagian timur Provinsi Jambi, Indonesia. Ibu kotanya ialah Muara Bulian.
Daftar isi |
Geografi [sunting]
Batas-batas wilayah [sunting]
Topografi [sunting]
Secara topografis Kabupaten Batanghari merupakan wilayah dataran rendah dan rawa yang dibelah Sungai Batanghari dan sepanjang tahun tergenang air, di mana menurut elevasinya daerah ini terdiri dari:
- 0-10 meter dari permukaan laut (11,80 %),
- 11-100 meter dari permukaan laut (83,70 %),
- 4,50 % wilayahnya berada pada ketinggian 101-500 meter dari permukaan laut.
Sejarah [sunting]
Kabupaten Batanghari dibentuk pada 1 Desember 1948 melalui Peraturan Komisaris Pemerintah Pusat di Bukit Tinggi Nomor 81/Kom/U, tanggal 30 Nopember 1948 dengan pusat pemerintahannya di Kota Jambi. Pada tahun 1963, pusat pemerintahan daerah ini dipindahkan ke Kenali Asam, 10 km dari Kota Jambi. Kemudian pada tahun 1979, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 1979, ibu kota kabupaten yang terkenal kaya akan hasil tambang ini pindah dari Kenali Asam ke Muara Bulian, 64 km dari Kota Jambi sampai saat ini.
Pemekaran pertama [sunting]
Batanghari yang ada sekarang mengalami dua kali pemekaran, awalnya kabupaten yang berada di Sumatera Bagian Tengah ini berdasarkan UU No. 7 Tahun 1965 dimekarkan menjadi dua daerah Tingkat II yaitu Kabupaten Batanghari yang saat itu ibukotanya Kenali Asam dan Kabupaten Tanjung Jabung beribukota Kuala Tungkal.
Pemekaran kedua [sunting]
Dalam perkembangannya, sejalan dengan era reformasi dan tuntutan Otonomi Daerah, kabupaten yang dibelah sungai Batanghari ini sesuai dengan UU No. 54 Tahun 1999, kembali dimekarkan menjadi dua kabupaten yaitu Batanghari dengan Ibukota Muara Bulian dan Muaro Jambi ibukotanya di Sengeti.
Lihat pula [sunting]
Referensi [sunting]
- ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses 2013-02-15.
|
|||||||
|
||||||||||||||||||
