Hideaki Anno

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Hideaki Anno
庵野秀明
Lahir 22 Mei 1960 (umur 53)
Ube, Yamaguchi, Jepang
Kebangsaan Bendera Jepang Jepang
Pendidikan TK Wakō,
SD Unoshima,
SMP Fujiyama,
SMA Ube Prefektur Yamaguchi,
Universitas Osaka (Fakultas seni)
Pekerjaan Animator, sutradara, seniman dan penulis skenario
Dikenal karena Neon Genesis Evangelion
Dipengaruhi oleh Go Nagai,
Ken Ishikawa,
Kihachi Okamoto,
Akio Jissoji
Mempengaruhi Seiji Mizushima,
Yutaka Yamamoto,
Takamura Kazuhiro,
Tomoki Kyoda
Tinggi 180 cm
Pasangan Moyoco Anno (2002–sekarang)
Situs web
http://khara.co.jp/hideakianno/
Hideaki Anno
Aliran Daicon Film
Pendukung Hayao Miyazaki

Hideaki Anno (庵野 秀明 Anno Hideaki?, lahir pada 22 Mei 1960[1] di Ube, Yamaguchi; golongan darah A) adalah sutradara film dan animasi Jepang. Anno dikenal atas karyanya pada seri anime populer, Neon Genesis Evangelion. Gayanya dapat didefinisikan dengan adanya sentuhan postmodernisme yang ia tanamkan ke dalam karyanya, begitu pula dengan gambaran menyeluruh pikiran dan emosi para tokohnya, sering kali melalui urutan penggabungan psikoanalisis dan dekonstruksi emosional dari tokoh-tokoh tersebut yang tidak konvensional. Ia menikah dengan seorang seniman komik bernama Moyoco Anno pada 27 April 2002.[2][3][4]

Anime yang pernah disutradarai oleh Anno dan yang telah memenangkan penghargaan Animage Anime Grand Prix adalah Nadia: The Secret of Blue Water pada tahun 1990, Neon Genesis Evangelion pada tahun 1995 dan 1996, serta The End of Evangelion pada tahun 1997.

Biografi[sunting | sunting sumber]

Masa kanak-kanak[sunting | sunting sumber]

Anno lahir di Kota Ube, ia bersekolah di TK Wakō, SD Unoshima, SMP Fujiyama, dan SMA Ube Prefektur Yamaguchi di mana ia dikenal atas minatnya dalam karya seni dan membuat film pendek untuk Bunkasai (Festival Budaya Jepang).[1]

Karya awal[sunting | sunting sumber]

Anno memulai kariernya saat ia mulai kuliah di Universitas Osaka Fakultas Seni sebagai animator dalam seri anime The Super Dimension Fortress Macross (1982-1983).[5] Terikat dengan produksi Animasi Pembukaan untuk Daicon III dan IV bersama teman-teman sekolahnya, ia akhirnya dikeluarkan dari Universitas Osaka.[1]

Bagaimana pun juga, bakatnya tidak diakui sampai perilisan karyanya pada film tahun 1984 berjudul Nausicaä of the Valley of the Wind besutan Hayao Miyazaki. Kemudian, studio film yang memproduksi film tersebut mengalami kekurangan animator dan memasang iklan di sebuah majalah animasi Jepang terkenal Animage, mengumumkan bahwa mereka sangat membutuhkan lebih banyak animator. Anno, yang baru menginjak usia 20-an pada saat itu, membaca iklan dan menuju ke studio film, di mana ia bertemu dengan Miyazaki dan menunjukkan kepada Miyazaki sebagian dari gambar-gambar yang dibuatnya. Terpesona akan karya Anno, Miyazaki mempekerjakannya untuk menggambar beberapa adegan yang paling rumit di bagian akhir film,[6] dan memberikan karyanya dengan nilai tinggi.[7]

Anno kemudian menjadi salah satu pendiri Gainax pada bulan Desember 1984.[5] Dia bekerja sebagai sutradara animasi dalam film tuturan (feature-length film) mereka yang pertama, Royal Space Force: The Wings of Honneamise (1987), dan akhirnya menjadi sutradara anime premier di Gainax, mengepalai sebagian besar proyek di studio tersebut seperti Gunbuster (1988) dan Nadia: The Secret of Blue Water (1990-1991).[2] Namun, Anno jatuh ke dalam depresi selama empat tahun setelah mengerjakan Nadia — seri anime yang diturunkan kepadanya dari NHK dari sebuah konsep asli oleh Hayao Miyazaki (yang merupakan sebagian konsep yang mendasari anime Castle in the Sky juga) dan dia hanya diberikan sedikit kendali dalam dunia kreatif.

Neon Genesis Evangelion[sunting | sunting sumber]

Surel tanggapan terhadap Evangelion yang memuat tulisan "Anno, akan kubunuh!!!" (庵野, 殺す!!!) yang berulang-ulang; disertakan dalam film The End of Evangelion.
Graffiti yang dituliskan di dinding depan Markas Gainax: "Pemerkosa", "Murka" (Ikari), dan "Hukuman Tuhan" (Tenchuu); gambar disertakan dalam film The End of Evangelion.

Proyek Anno yang selanjutnya adalah seri anime televisi Neon Genesis Evangelion (新世紀エヴァンゲリオン Shin Seiki Evangerion?) (1995-1996), yang kemudian diakui sebagai seri animasi yang berpengaruh, di mana ia kembali menggunakan gaya awalnya dalam penggambaran dan tema dalam animasi Jepang dan membawanya menuju ketinggian baru dalam hal presisi dan kedalaman.

Dipercayai bahwa dalam masa depresi empat tahun tersebut, telah menjadi sumber utama baginya dalam banyak unsur psikologis dalam seri anime tersebut dan juga tokoh-tokoh di dalamnya, sebagaimana yang ia tuliskan dalam kertas mengenai banyak cobaan dan kesengsaraan yang ia alami. Selama masa produksi anime ini, Anno menjadi kecewa akan gaya hidup "otaku" Jepang, menganggapnya sebagai satu bentuk autisme yang dipaksakan. Karena hal ini lah dan beberapa alasan lain (meskipun mungkin karena rancangan juga), alur Evangelion menjadi semakin gelap dan semakin psikologis seiring dengan berjalannya seri tersebut, meski pun anime ini disiarkan di televisi dalam waktu tayang/sesi untuk anak-anak. Anno merasa bahwa orang harus terpapar oleh realitas kehidupan di usia yang semuda mungkin, dan pada akhir seri, semua logika narasi tradisional ditinggalkan, dengan dua episode terakhir yang terjadi di dalam pikiran tokoh utama.

Anime ini tidak mendapatkan peringkat tinggi pada waktu tayang aslinya, meskipun anime ini segera dipindahkan kemudian, ke waktu tayang untuk yang lebih-dewasa, dan menjadi sangat populer di seluruh Jepang.

Setelah berakhirnya Evangelion, Anno menerima banyak sekali surat dan surel dari para penggemar, baik berupa ucapan selamat akan seri anime tersebut maupun kritikan akan dua episode terakhir. Di antara surat-surat tersebut, terdapat adalah ancaman pembunuhan yang ditujukan kepadanya serta pernyataan kekecewaan dari para penggemar yang berpikir bahwa Anno telah merusak seri anime mereka. Segera setelah itu, sebuah proyek diluncurkan untuk membuat sebuah film dengan akhir yang baru untuk seri tersebut pada tahun 1997, akhirnya terwujud dalam The End of Evangelion yang kontroversial. The End of Evangelion sendiri menampilkan sekitar selusin surat dari penggemar, termasuk beberapa ancaman pembunuhan, seperti yang tertera pada gambar di samping.

Pada bulan September 1999, Anno muncul dalam acara dokumenter televisi NHK "Welcome Back for an Extracurricular Lesson, Sempai!", menjawab beberapa pertanyaan terkait Evangelion, termasuk asal nama Evangelion, dan mengajar anak-anak mengenai produksi animasi.[8]

Karya terkini[sunting | sunting sumber]

Setelah Evangelion, Anno mensutradarai cukup banyak bagian dari seri anime Kareshi Kanojo no Jijō pada tahun 1998 — karya Gainax pertama yang secara langsung mengadaptasi materi yang sudah tertulis sebelumnya — hingga muncul perselisihan antara sponsor acara dan penulis asli manga-nya yang berujung pada pengusiran sang sutradara, menjadikan anime tersebut hanya dipegang oleh anak didiknya, Kazuya Tsurumaki. Sejak perselisihan itu, Anno bekerja bersama Hayao Miyazaki dan Studio Ghibli pada beberapa film pendek yang ditampilkan di Museum Ghibli.

Dia juga telah merampas beberapa karya ke dalam bentuk film aksi-langsung (live-action), dimulai dengan Love & Pop (1998), sebuah film bergaya cinéma vérité[catatan 1] mengenai enjo kosai[catatan 2] yang sebagian besar direkam dengan mini-cam digital sehingga aspek rasio film tersebut sering kali berubah. Ia memenangkan Penghargaan Sutradara Pendatang Baru Terbaik di Festival Film Yokohama pada tahun 1998 untuk film tersebut. Asumi Miwa yang memerankan tokoh utama memenangkan Penghargaan Bakat Baru Terbaik.

Film aksi-langsung keduanya, Shiki-Jitsu (2000) ("Hari Ritual"), adalah kisah tentang seorang mantan sutradara animasi yang membara (diperankan oleh sutradara indie populer Shunji Iwai) yang jatuh cinta dengan seorang wanita yang tidak sadar akan realita. Meskipun sama-sama karya eksperimental layaknya Love & Pop, film ini direkam menggunakan rasio aspek 2.35:1 yang lebih tradisional dan memiliki penampilan yang lebih diperbaiki secara umum, dengan menghindari keberanian cinéma vérité[catatan 1] dari film aksi-langsung Anno yang pertama. Film ini membuatnya mendapatkan Penghargaan Kontribusi Seni Terbaik di Festival Film Internasional Tokyo dan ulasan yang sangat positif.

Film aksi-langsung Anno yang ketiga adalah Cutie Honey, dirilis pada musim panas tahun 2004. Cukup kontras dengan karyanya yang sebelumnya, sebuah karya yang lebih realis, Cutie Honey adalah film fantasi/superhero ringan. Kemudian pada tahun 2004, Anno menjadi penyelia namun tidak mensutradarai OVA tiga bagian film tersebut, Re: Cutie Honey. Para sutradaranya adalah Hiroyuki Imaishi (bagian 1), Takamichi Itō (bagian 2), dan Masayuki (bagian 3). Film ini didasarkan dari manga Go Nagai (1973) dan anime Cutie Honey.

Yang juga dirilis pada tahun 2004 adalah film Funky Forest (ナイスの森 Nice no Mori?), di mana Anno mendapat beberapa bagian cameo: dalam "Home Room!" sebagai murid yang berada di barisan depan dan duduk bergurau di samping Hataru, juga dalam "Who's the Director?" sebagai animator yang merasa telah bekerja terlalu keras, serta dalam "Singles Picnic" sebagai salah satu pria yang sedang menunggu wanita yang tidak kunjung datang.[9]

Pada tanggal 1 Agustus 2006, situs resmi Hideaki Anno itu diperbarui dengan lowongan pekerjaan sebagai animator kunci dan staf produksi di perusahaan yang ia dirikan, Studio Khara.[10] Hal ini dilaporkan dalam majalah animasi Jepang Newtype edisi Oktober.[11] Pada tanggal 9 September 2006, situs resmi Gainax menegaskan bahwa empat film baru Evangelion sedang dikerjakan. Tiga film pertama merupakan alternatif dalam menceritakan kembali seri TV tersebut (termasuk banyak adegan, latar, latar belakang, dan tokoh baru), dan film yang keempat akan menjadi kesimpulan yang benar-benar baru bagi cerita tersebut. Kazuya Tsurumaki dan Masayuki akan mensutradarai film sementara Yoshiyuki Sadamoto akan menyediakan perancangan tokoh dan Ikuto Yamashita akan memberikan perancangan mekanis. Shinji Higuchi akan menyediakan alur cerita untuk film pertama. Film yang pertama diluncurkan pada musim panas tahun 2007, sedangkan yang kedua dan yang ketiga direncanakan akan diluncurkan pada tahun 2008, namun kenyataannya film kedua tersebut dirilis pada tanggal 27 Juni 2009. Film yang ketiga sekarang diharapkan dapat dirilis bersamaan dengan yang keempat. Pada tanggal 17 Februari 2007, Anno menerbitkan sebuah pernyataan resmi[12] di Yahoo! Portal Jepang atas film-film tersebut mengenai keterlibatan pribadinya dan tujuannya dalam produksi mereka.[13]

Pada bulan Oktober 2007, Hideaki Anno mengundurkan diri dari Gainax.[1] Pada tahun 2011, diumumkan Anno sedang memproduseri film dari Koinobori Pictures berjudul Kantoku Shikkaku ("Sutradara yang Gagal"), yang akan disutradarai oleh Katsuyuki Hirano dan dibintangi artis JAV Yumika Hayashi.[14][15][16][17][18]

Pada tahun 2012, Anno juga ditugaskan untuk merancang animasi pembuka dari seri TV anime fiksi ilmiah Space Battleship Yamato 2199 yang akan datang.[19]

Daftar film[sunting | sunting sumber]

God Warrior dari Nausicaä of the Valley of the Wind, dianimasikan oleh Anno.

Sutradara[sunting | sunting sumber]

  • Gunbuster (1988)
  • Nadia: The Secret of Blue Water (1990–1991)
  • Neon Genesis Evangelion (1995–1996)
  • Evangelion: Death and Rebirth (1997)
  • The End of Evangelion (1997)
  • Karekano (1998)
  • Love & Pop (1998)
  • Shiki-Jitsu (2000)
  • Anime Tenchou (2002)[20]
  • Cutie Honey (2004)
  • Rebuild of Evangelion (2007–)

Jalan cerita[sunting | sunting sumber]

Animator[sunting | sunting sumber]

  • Macross (1982–1983)
  • Nausicaä of the Valley of the Wind (1984)
  • Birth (1984)
  • Urusei Yatsura (Episode 133) (1984)
  • Cream Lemon (Episode 4) (1985)
  • Royal Space Force: The Wings of Honneamise (1987)
  • Crystal Triangle (1987)
  • Dangaioh (1987)
  • Grave of the Fireflies (1988)
  • Gunbuster (1988)
  • Madox-01 (1988)
  • Crimson Wolf (1993)
  • Macross Plus (1994)
  • Macross Plus Movie Edition (1995)
  • Sugar Sugar Rune (2005–2006)

Pemeran[sunting | sunting sumber]

  • Return of Ultraman (Parody) (1983), (Ultraman)
  • FLCL (2000), (pengisi suara Miyu-Miyu, tidak diberi kredit)
  • Magical Shopping Arcade Abenobashi (2002), (peran cameo dalam episode 12, tidak diberi kredit)
  • Cutie Honey (2004), (pekerja kantoran)
  • The Taste of Tea (2004), (cameo, sutradara anime)
  • Koi no Mon (2004), (cameo)
  • Funky Forest (2004), (pemeran)
  • Nihon Chinbotsu (2006), (pemeran)
  • Welcome to the Quiet Room (Quiet room ni yôkoso) (2007), (dokter)

Lainnya[sunting | sunting sumber]

  • Kantoku Shikkaku (2011), produser

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Cinéma vérité: gaya pembuatan film dokumenter yang memadukan teknik-teknik natural
  2. ^ Enjo kosai: (lit. "kencan dengan imbalan") sebuah bentuk prostitusi remaja di Jepang

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]