Guizhou

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
贵州省
Guìzhōu Shěng
Singkatan: 黔 or 贵 (pinyin: Qián or Guì)
Guizhou ditandai di peta ini
Asal nama 贵 guì - Gunung Gui
州 zhōu - karesidenan kuno
Tipe administrasi Provinsi
Ibu kota Guiyang
Kota terbesar Guiyang
Sekretaris PKT Shi Zongyuan
Gubernur Shi Xiushi
Wilayah 176.100 km² (ke-16)
Populasi (Tahun)
 - Kepadatan
39.040.000 (ke-15)
222/km² (ke-18)
PDB (2004)
 - per kapita
CNY 159,2 milyar (ke-26)
CNY 4010 (ke-31)
Suku-suku utama (2000) Han - 62%
Miao - 12%
Buyi - 8%
Dong - 5%
Tujia - 4%
Yi - 2%
suku tak terkenal - 2%
Gelao - 2%
Shui - 1%
Jumlah kota 9
Jumlah kabupaten 88
Jumlah kecamatan
(31 Desember 2004)
1539
ISO 3166-2 CN-52
Situs web resmi:
http://www.gzgov.gov.cn
(Hanzi sederhana)

Guizhou (Tionghoa: 贵州; Hanzi tradisional: 貴州; Tionghoa: Gùizhōu; Wade-Giles: Kuei-chou; juga dieja Kweichow) ialah provinsi di RRT terletak di bagian barat daya negeri ini. Ibu kota provinsinya ialah Guiyang.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pakaian tradisional gadis suku Buyi yang berdiam di Zhenfeng.
Bou Yei, desa minoritas, barat Gui Zhou (dekat gua Long Gong), Cina.
Pakaian tradisional suku Hmong yang bermukim di Zhenfeng, provinsi Guizhou.

Guizhou banyak dikenal orang-orang Tiong Hoa selama ribuan tahun namun tidak sampai masa Dinasti Ming yang berada di bawah dominasi Cina selama masih menjadi provinsi. Ini mendorong migrasi besar-besaran dari Sichuan, Hunan dan provinsi sekitarnya ke Guizhou. Banyaknya pemberontakan oleh penduduk Miao sebagai penduduk asli terjadi sepanjang Dinasti Qing. Konon , di mana dinasti Qing dynasty tiap 30 tahun akan ada pemberontakan kecil dan tiap 60 tahun akan ada pemberontakan besar. Semua pemberontakan itu bisa dipadamkan kekaisaran.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Guizhou berdekatan Provinsi Sichuan dan Kotamadya Chongqing di utara, Provinsi Yunnan di barat, Provinsi Guangxi di selatan dan Provinsi Hunan di timur. Seluruh Guizhou ialah provinsi bergunung namun lebih banyak bukit di bagian barat sedangkan bagian timur dan selatan relatif datar. Bagian barat provinsi ini membentuk bagian Plato Yunnan-Guizhou

Kota lain termasuk: Anshun, Kaili, Zunyi, dan Qingzhen.

Guizhou memiliki iklim lembap subtropis. Ada sedikit perubahan musim. Suhu rata-rata tahunannya sekitar 10-20 °C, dengan suhu bulan Januari yang berkisar antara 1-10 °C dan suhu bulan Juli yang berkisar antara 17-28 °C.

Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Guizhou ialah provinsi yang relatif miskin dan tak berkembang. Memiliki ekonomi yang sederhana dibandingkan dengan provinsi pesisir. PDB nominalnya pada 2004 ialah 159,2 milyar yuan (19,75 milyar dolar AS). Per kapitanya 3568 RMB (470 USD) ialah yang terkecil di seluruh Republik Rakyat Tiongkok.

Industri alaminya termasuk kayu dan kehutanan. Industri penting lain di provinsi ini termasuk energi (pembangkit listrik) dan pertambangan, khususnya batu bara, batu kapur, arsenikum, gips, dan serpih minyak. Jumlah pengeluaran batu bara Guizhou ialah 110 juta ton pada 2005, berkembang 12% dari tahun sebelumnya. [1]

Demografi[sunting | sunting sumber]

Guizhou ialah salah satu provinsi yang mengandung banyak kelompok minoritas. Jumlah kelompok minoritas lebih dari 37% dari keseluruhan penduduk dan meliputi Yao, Miao, Yi, Qiang, Dong, Zhuang, Buyi, Bai, Tujia, Gelao dan Shui. 55,5% wilayah provinsi diatur sebagai daerah otonomi buat mereka.

Budaya[sunting | sunting sumber]

Suku tanduk panjang, salah satu cabang kecil Miao yang tinggal di 12 desa dekat Kabupaten Zhijing (织金), Provinsi Guizhou. Tanduk dari kayu masih menjadi pakaian harian sebagian besar wanita

Guizhou ialah asal dari Tempat Penyulingan Moutai, penyuling Maotai, produk alkohol terkenal dari Cina. Nama Tionghoa untuk tempat penyulingan ini ialah Zhongguo Guizhou Maotai Jiuchang.

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Provinsi ini memiliki jembatan bertutup, disebut Jembatan Angin dan Hujan. Dibangun oleh suku minoritas Dong.

Air Terjun Huangguoshu ialah air terjun terbesar di Republik Rakyat Tiongkok.

Bagian selatan provinsi ini dikenal karena budaya suku minoritas Dong. Kota seperti Rongjiang, Liping, Diping dan Zhaoxing tersebar di antara bukit-bukit sepanjang perbatasan dengan Guangxi.

Topik terkait[sunting | sunting sumber]

Perguruan tinggi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]