Shanghai

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Shanghai
上海市
Munisipalitas
Munisipalitas Shanghai
Searah jarum jam dari atas: Pemandangan Pudong, Yu Garden, Paviliun Tiongkok di sepanjang Expo Axis, lampu neon di Jalan Nanjing, dan The Bund
Searah jarum jam dari atas: Pemandangan Pudong, Yu Garden, Paviliun Tiongkok di sepanjang Expo Axis, lampu neon di Jalan Nanjing, dan The Bund
Lokasi munisipalitas Shanghai di Tiongkok
Lokasi munisipalitas Shanghai di Tiongkok
Koordinat: 31°12′LU 121°30′BT / 31,2°LU 121,5°BT / 31.200; 121.500Koordinat: 31°12′LU 121°30′BT / 31,2°LU 121,5°BT / 31.200; 121.500
Negara  Tiongkok
Ditempati abad ke-5 sampai 7
Didirikan sbg
 kota kkecil

751
 - County 1292
 - Municipality 7 July 1927
Divisions
 - County-level
 - Township-
level

16 districts, 1 county
210 towns and subdistricts
Pemerintahan
 • Jenis Municipality
 • CPC Secretary Han Zheng
 • Mayor Yang Xiong
 • Congress Chairman Yin Yicui
 • Conference Chairman Wu Zhiming
Area[1][2]
 • Munisipalitas 6.340,5 km2 (24,481 mil²)
 • Air 697 km2 (269 mil²)
Ketinggian[3] 4 m (13 ft)
Populasi (2014)[5]
 • Munisipalitas 24.151.500
 • Peringkat ke-1 di Tiongkok, ke-1 di dunia
 • Kepadatan Bad rounding here380/km2 (Bad rounding here990/sq mi)
 • Kota 21.766.000[4]
Demonim Shanghainese
Zona waktu Waktu Standar Tiongkok (UTC+8)
Kode pos 200000–202100
Kode wilayah 21
GDP[6] 2014
 - Total CNY2,356 triliun
US$383,55 milyar (ke-11)
 - Per kapita CNY97.555
US$15.880 (ke-3)
 - Growth 7%
HDI (2010) 0.814[7] (ke-2) – sangat tinggi
Licence plate prefixes 沪A, B, D, E, F, G, H, J, K
沪C (outer suburbs)
Bunga kota Yulan magnolia
Situs web www.shanghai.gov.cn

Shanghai (Aksara Tionghoa: 上海 | Pinyin: Shànghǎi; Bahasa Shanghai IPA: /zɑ̃ hɛ/) adalah kota terbesar Republik Rakyat Tiongkok dan terletak di tepi delta Changjiang. Perkembangan kota ini dalam beberapa dekade terakhir telah membuatnya menjadi pusat ekonomi, perdagangan, finansial dan komunikasi terpenting Cina.

Shanghai juga merupakan salah satu pelabuhan tersibuk di dunia, beserta dengan Singapura dan Rotterdam.

Secara administratif, Shanghai adalah salah satu dari empat kotamadya Cina, yang mempunyai status provinsi.

Daerah baru Pudong

Dua karakter Tionghoa dalam nama "Shanghai" secara harafiah berarti "atas" dan "laut". Penggunaan nama ini terjadi pertama kalinya pada masa Dinasti Song, pada saat di mana sudah ada pertemuan sungai dan sebuah kota kecil bernama "Shanghai" di daerah tersebut. Tidak jelas bagaimana nama ini berasal atau bagaimana artinya harus diterangkan, meski pembacaan secara harafiah menyarankan arti "menuju laut".

Dalam bahasa Tionghoa, singkatan Shanghai adalah (滬 atau 沪) dan Shēn (申).

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Sebelum terbentuknya kota Shanghai, Shanghai adalah bagian dari kotamadya Songjiang yang diatur oleh provinsi Suzhou. Kotamadya ini dibentuk sekitar 1000 tahun yang lalu. Sejak zaman pemerintahan Dinasti Song (960-1279), Shanghai secara bertahap berkembang menjadi pelabuhan yang sibuk.

Kota Shanghai mulai dibangun sejak didirikannya tembok kota pada tahun 1553 SM. Tetapi sebelum abad ke-19, Shanghai bukanlah kota yang besar, dan bila dibandingkan dengan kota-kota besar Cina lainnya, Shanghai hanya memiliki sedikit bangunan bersejarah. Sebelum tahun 1927 Shanghai berada dibawah pemerintah provinsi Jiangsu dengan ibukota Nanjing. Sejak Shanghai menjadi Kota Administrasi Spesial pada tahun 1927, statusnya menjadi sama seperti provinsi Cina yang lain.

Peranan kota Shanghai berubah secara drastis pada abad ke-19, dengan posisi yang strategis di mulut sungai Yangtze menjadikannya lokasi yang ideal untuk perdagangan dengan dunia barat.

Pada saat Perang Opium Pertama di awal abad ke-19, pasukan Inggris ditempatkan sementara di Shanghai. Perang tersebut berakhir dengan ditandatanganinya Perjanjian Nanjing pada tahun 1842, yang membuka beberapa pelabuhan-pelabuhan tertentu, termasuk Shanghai, untuk perdagangan internasional. Perjanjian Bogue yang ditandatangani pada tahun 1843 bersama dengan Perjanjian Sino-Amerika di Wangsia pada tahun 1844 memberi hak luar biasa kepada negara-negara asing untuk menguasai tanah-tanah di Tiongkok.

Peta Shanghai, 1933

Pemberontakan Taiping pecah pada tahun 1850, dan Shanghai dikuasai oleh kelompok pecahan dari pemberontak tersebut bernama Perkumpulan Pedang-pedang Kecil. Pertikaian tersebut menghancurkan daerah pinggiran tetapi tidak menyentuh daerah-daerah pendudukan asing hingga masyarakat Tionghoa lari dan mencari pengungsian ke sana. Meskipun masyarakat Tionghoa dilarang untuk tinggal di daerah pendudukan asing, peraturan baru yang dibuat tahun 1854 membolehkan masyarakat Tionghoa untuk memilikinya dan berakibat harga tanah melesat tinggi. Tahun tersebut juga diadakan pertemuan pertama Perwalian Kota Shanghai, yang diperbantukan untuk mengatur daerah kekuasaan asing. Daerah kekuasaan Inggris dan Amerika disatukan pada tanun 1863 untuk membentuk daerah Pendudukan Internasional.

Perang antara Cina-Jepang (1894-1895) memperebutkan kuasa atas Korea diakhiri dengan Perjanjian Shimonoseki, dimana Jepang bangkit sebagai penguasa asing baru di Shanghai. Jepang mendirikan pabrik pertama di Shanghai yang segera diikuti oleh penguasa-penguasa asing lainnya hingga membangkitkan kegiatan industri di sana.

Shanghai pada waktu itu adalah pusat keuangan terbesar di Asia Timur. Di bawah Republik Rakyat Tiongkok, Shanghai menjadi kota spesial pada tahun 1927 dan ditingkatkan menjadi kotamadya pada bulan Mei tahun 1930. Angkatan Laut Jepang mengebom Shanghai pada tanggal 28 Januari 1932, dalam usahanya untuk menekan protes mahasiswa Cina atas Insiden Manchuria beserta pendudukan Jepang. Shanghai direbut Jepang pada Pergulatan Shanghai tahun 1937 hingga kekalahan mereka pada tahun 1945. Pada masa Perang Dunia II, Shanghai adalah pusat pengungsian dari pengungsi-pengungsi Eropa. Shanghai juga merupakan satu-satunya kota di dunia yang menerima orang-orang Yahudi tanpa syarat pada waktu itu.

Peta tahun 1888 milik Jerman yang menggambarkan Shanghai.

Pada tanggal 27 Mei 1949, Shanghai dikuasai Partai Komunis Tiongkok dan merupakan salah satu dari dua bekas kotamadya Republik Rakyat Tiongkok yang tidak segera digabung dengan provinsi tetangganya (yang lainnya Beijing). Selanjutnya, Shanghai melewati beberapa proses perubahan perbatasan beserta bagian-bagiannya, terutama pada dekade berikutnya.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Lihat Juga[sunting | sunting sumber]

Beijing

SNH48

  1. ^ "Land Area". Basic Facts. Shanghai Municipal Government. Diakses 19 July 2011. 
  2. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama waterresources
  3. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama topo
  4. ^ "Demographia World Urban Areas PDF (March 2013)". Demographia. Diakses 24 November 2013. 
  5. ^ Shanghai's permanent population exceeds 24 million
  6. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama GDP
  7. ^ (PDF) (dalam bahasa zh). United Nations Development Programme China. 2013 http://www.cn.undp.org/content/dam/china/docs/Publications/UNDP-CH-HD-Publication-NHDR_2013_EN_final.pdf. Diakses 5 January 2014.  Unknown parameter |script-title= ignored (help); Missing or empty |title= (help)